- 1.286 Telur Penyu Diselamatkan di Sambas, KKP: Dukung Kelestarian Ekosistem Laut
- FIFA ASEAN Cup 2026, Polri Siapkan Pengamanan Ketat
- Jalasenastri Run 2026, Ribuan Peserta Disuguhi Pemandangan Kapal Perang Koarmada II
- 46.160 Peserta MagangHub Angkatan II Batch 1 Mulai Bekerja
- Program Pelindo Peduli, 100 Lansia dan 100 Balita Cek Kesehatan Gratis
- Didukung PELNI, 105 Siswa dari Pedalaman Papua Menuju Jakarta Melanjutkan Pendidikan
- HUT ke-I Kodaeral 2026, Bersama Rakyat Mengawal Samudera Nusantara
- Menaker Yassierli: Budaya Inovasi Penting untuk Tingkatkan Kualitas Layanan
- Arus Petikemas IPC TPK Tembus 2,17 Juta TEUs per-Juli 2026, Naik 8%
- Pulau Tanjung Kiaok, Titik Terakhir KRI-Terapang-648 Tuntaskan Ekspedisi Rupiah Berdaulat
FIFA ASEAN Cup 2026, Polri Siapkan Pengamanan Ketat
Sejarah, Indonesia Jadi Tuan Rumah

Keterangan Gambar : Astama Ops Polri Komjen Pol. Fadil Imran dan Menpora Erick Thohir Erick menjelaskan kesiapan Indonesia menjadi tuan rumah FIFA ASEAN Cup 2026. Foto: Polri
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: Indonesia menjadi tuan rumah FIFA ASEAN Cup 2026. Polri mulai menyiapkan skema pengamanan guna memastikan seluruh rangkaian pertandingan sepak bola internasional tersebut berlangsung aman dan lancar.
Persiapan pengamanan tidak hanya difokuskan pada lokasi pertandingan, melainkan juga dukungan terhadap kelancaran mobilitas tim, termasuk perjalanan dari dan menuju tempat latihan.
Hal ini dikatakan Astama Ops Polri Komjen Pol. Fadil Imran saat menghadiri Rapat Koordinasi Dukungan Pemerintah Penyelenggaraan FIFA ASEAN Cup 2026 di Gedung Kemenpora, Jakarta, Senin (10/8/2026). Komjen Pol. Fadil Imran didampingi oleh Kakorlantas Polri Irjen Pol. Wibowo.
Baca Lainnya :
- Jalasenastri Run 2026, Ribuan Peserta Disuguhi Pemandangan Kapal Perang Koarmada II0
- POR Angkatan Laut 2026 Ditutup, Ini Juaranya Masing-masing Cabor0
- Kasal Buka PORAL 2026, Jaring Bibit Atlet TNI AL dan Perkuat Sportivitas0
- Pekan Olahraga Angkatan Laut 2026, Seskoal Tuan Rumah Cabor Bola Voli0
- Menuju Pekan Olahraga Angkatan Laut 2026, Kontingen Seskoal Siap Berlaga0
Rapat tersebut dipimpin langsung Menpora Erick Thohir dan dihadiri sejumlah kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah yang terlibat dalam persiapan penyelenggaraan FIFA ASEAN Cup 2026.
Fadil mengatakan, Polri akan mengoptimalkan pengamanan dengan mengacu pada pengalaman dalam mengamankan berbagai event olahraga sebelumnya.
“Kami dari Kepolisian tentu akan mengoptimalkan pengamanan. Sport industry, sport tourism ini menjadi sebuah ekosistem yang harus dipahami oleh kepolisian juga. Ini harus kita dukung sepenuhnya,” ujar Fadil.
Mantan Kapolda Metro Jaya ini juga menegaskan, Polri juga akan melakukan evaluasi serta perbaikan terhadap sejumlah aspek pengamanan. Sejumlah stadion yang akan digunakan untuk pertandingan juga telah menjalani asesmen.
Stadion-stadion tersebut yakni Si Jalak Harupat, Jawa Barat, dan Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, disebut telah memenuhi persyaratan untuk digunakan sebagai lokasi pertandingan. “Hampir semua pertandingan di lapangan sepak bola yang sering dipakai oleh PSSI kita sudah lakukan asesmen,” sambung Fadil.
Selain pengamanan pertandingan, Polri juga menyiapkan dukungan terhadap kelancaran perjalanan tim dari dan menuju tempat latihan. Salah satunya melalui dukungan penggunaan Lapangan PTIK sebagai lokasi latihan Timnas Indonesia.
“Kami akan terus memperbaiki hal-hal lain terkait dengan kelancaran aktivitas dari dan ke tempat latihan, termasuk dukungan Polri untuk penggunaan Lapangan PTIK untuk tempat latihan Timnas,” kata Fadil.
Momentum Bersejarah
Sementara itu dalam rapat, Menpora Erick Thohir Erick mengatakan pemerintah memberikan dukungan penuh terhadap Indonesia sebagai tuan rumah. Presiden juga telah mengeluarkan Government Guarantee yang kemudian dikirimkan kepada FIFA.
“Alhamdulillah Bapak Presiden sudah mengeluarkan surat Government Guarantee yang langsung dikirimkan kepada FIFA dan FIFA sendiri alhamdulillah sudah menjawab bahwa kita menjadi tuan rumah,” ujar Erick.
Erick mengatakan saat ini masih terdapat proses negosiasi terkait host contract. Menurutnya, isi kontrak tersebut tidak jauh berbeda dengan penyelenggaraan Piala Dunia U-17 yang sebelumnya digelar di Indonesia.
Penyelenggaraan FIFA ASEAN Cup 2026 menjadi momentum bersejarah karena untuk pertama kalinya ajang tersebut digelar di Indonesia.
Pemerintah berharap kompetisi ini tidak hanya menjadi ajang pertandingan sepak bola, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkenalkan Indonesia kepada masyarakat dunia.
“Presiden percaya olahraga ini tidak hanya sebagai alat pemersatu bangsa, juga bagaimana menjadi alat kita menyiarkan kebaikan bangsa kita ke mancanegara," tandas mantan Menteri BUMN ini. (Riz/Mar)











