Mudik Lebaran 2026, Jumlah Kendaraan Tinggalkan Jakarta Tertinggi Sepanjang Sejarah

By Indonesia Maritime News 21 Mar 2026, 11:48:29 WIB Ekspose
Mudik Lebaran 2026, Jumlah Kendaraan Tinggalkan Jakarta Tertinggi Sepanjang Sejarah

Keterangan Gambar : Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho dan Asisten Utama Kapolri bidang Operasi Komjen Fadil Imran. Foto: Polri



Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: Volume kendaraan yang meninggalkan Jakarta selama arus mudik Lebaran 2026 disebut tertinggi selama sejarah. Hal ini berdasarkan pantauan Operasi Ketupat 2026 yang digelar Polri.

Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho, mengungkapkan bahwa Operasi Ketupat 2026 mengalami peningkatan arus mudik yang signifikan ketimbang tahun sebelumnya. Volume arus kendaraan yang meninggalkan Jakarta disebut tertinggi selama sejarah.

Baca Lainnya :

Hal tersebut disampaikan Agus saat mengikuti video conference (vicon) malam takbiran dalam rangka Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriyah di Gedung Promoter Polda Metro Jaya, Jumat (20/3/2026).

"Pada Jumat (20/3) malam tadi kami juga mendapat arahan dari Bapak Kapolri dan sekalian kami melaporkan bahwa arus mudik sudah berlangsung, dan puncak arus mudik adalah tanggal 18 (Maret), di mana puncak arus mudik sejumlah 270.000," jelas Agus.

"Bila dibandingkan dengan tahun lalu, Operasi Ketupat 2025, ada peningkatan 4,26 persen,” sambung dia. Manajemen rekayasa lalu lintas dinilai berjalan optimal melalui penerapan contraflow, one way sepenggal, hingga one way nasional.

“One way nasional atas petunjuk Bapak Kapolri dan Pak Asops, kami melaporkan bahwa Jumat (20/3) siang kami dengan Pak Dirjen juga, atas hasil evaluasi karena traffic-nya sudah landai, sehingga one way nasional arus mudik sudah kita laksanakan pembersihan pada Jumat (20/3) pukul 14.22 WIB,” jelas Agus.

Ia menegaskan, capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh personel di lapangan, termasuk di Pos Pengamanan, Pos Pelayanan, dan Pos Terpadu. Ia berharap kondisi ini dapat terus dipertahankan, sehingga seluruh rangkaian mudik hingga arus balik dapat berjalan aman, tertib, dan lancar.

“Ini tentunya berkat kita semuanya untuk hadir di lapangan, Pospam, Pos Pengamanan, Pos Terpadu. Tentunya ini perlu kita semuanya untuk dipertahankan ke depan,” ucap Agus.

Operasi Ketupat menurut Agus adalah bagaimana petugas hadir di lapangan untuk memastikan bahwa semua perjalanan adalah bahagia. "Semua perjalanan adalah rindu. Rindu pada kampung halaman, rindu pada keluarga, dan kembalinya selamat,” tandas Agus. (Bow/Mar)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook