- PELNI Rampungkan SisKomKap di 25 Kapal Penumpang, Konektivitas Pelayaran Lebih Optimal
- Disergap TNI AL, Kapal Penyelundup Balpress dan Rokok Bodong Tak Berkutik
- KNMP di NTT-NTB Mampu Dongkrak Ekonomi Daerah Rp29,2 Miliar Tiap Tahun
- Angkutan Lebaran 2026, Menhub Cek Kesiapan Armada Kapal dan Pelabuhan di Maluku Utara
- Menteri Trenggono Dorong Pengembangan Budidaya Kerang Mutiara di Pulau Bungin
- PTP Nonpetikemas Cabang Banten, Ekspor Perdana Wind Mill Tower ke Kanada
- Sertifikasi Kompetensi Digital, IPC TPK Dorong Generasi Muda Pesisir Mandiri
- Arus Logistik Meningkat, Merauke Butuh Depo Peti Kemas di Luar Pelabuhan
- Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Indonesia Timur, KKP Terjunkan 87 Surveyor
- Perkuat Layanan Petikemas Teluk Bayur, IPC TPK Tambah Reach Stacker
Menunggu Investigasi Komnas HAM, Masalah SP Koja Belum Mengarah Solusi

Keterangan Gambar : Serikat Pekerja TPK Koja terus mengumandangkan perjuangan .Foto: Ist
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: Serikat Pekerja TPK Koja terus mengumandangkan perjuangan untuk mendapatkan hak mereka,Jasa Produksi (Jaspro) , sesuai ketententuan PKB sementara di sisi lain manajemen berpegang pada PB.
Permasalahan ke dua belah pihak SP TPK Koja dengan manajemen belum ada titik temu, " Hingga kini belum mengarah pada solusi. Para Pekerja dan SP TPK Koja berharap adanya empati dan keseriusan dari para stakeholder,khususnya Manjemen TPK Koja untuk memastikan adanya pemenuhan hak-hak pekerja dan peraturan perundang -undangan yang berlaku," ungkap Farudi Ketum SP Koja, Jumat (16/6/2023) di Jakarta.
Proses yang sedang berjalan di KOMNAS HAM saat ini menjadi harapan, tambahnya, untuk melakukan investigasi lebih lanjut dan mendalam." Atas hal ini patut diduga terindikasi adanya pelanggaran atas hak asasi pekerja," jelas Farudi.
Baca Lainnya :
- Suasana Haru, SP TPK Koja Lepas 5 Pensiunan,Farudi: Terimakasih Dukungan Moril Selama ini0
- Pelabuhan Hadapi Persaingan Global, ini Kunci yang Harus Dilakukan0
- Dorong Kinerja BUP, INAMPA Gelar Seminar Nasional Mendigitalisasi Pelabuhan0
- Dorong Transformasi Bisnis, Kreatif dan Inovasi SPSL Pacu Pekerja Lewat SPRINT 20230
- Keren! Subholding Pelindo Solusi Logistik Raih Penghargaan CSR Award 20230
Hal pahit yang tak diinginkan ,apakah terjadi pemogokan? Farudi (Ketum SP TPK Koja dan Ketua Forum Peti Kemas Seluruh Indonesia) tentang hal ini pada kesempatan lain menyatakan, "SP TPK Koja sedari awal berkomitmen untuk berjuang sesuai dengan koridornya dan tetap menjaga kondusifitas serta dialog sosial yang bermakna," tandasnya.
Kami sadar,lanjut Farudi, "Perjuangan tidak mudah,upaya-upaya union busting mungkin saja akan hadir,insyallah kami siap dan solid,karena perjuangan ini tidak hanya untuk hari ini tetapi untuk ke depannya"
Farudi menyampaikan harapannya, "Kami berharap kepada pemilik modal agar bisa membantu menyelesaikan dengan bijaksana dan berkeadilan agar terus bisa memastikan layanan pelabuhan dapat terus terjaga dengan baik dan memastikan tidak adanya gangguan dalam bentuk apapun," katanya mengakhiri.(Arry/Oryza)











