- Pray for NTT, Helikopter Wing Udara 2 Puspenerbal Antar Bantuan Logistik Menembus Daerah Terisolir
- Ambon Manise.. Serunya Lomba 17-an Prajurit dan Keluarga Kodaeral IX
- Cegah Kecelakaan Kerja Berbasis Risiko, Kemnaker Perkuat Peran Balai K3
- ASDP Salurkan Logistik ke Lokasi Gempa, KMP Ile Ipe Kembali Angkut 5 Ton Bantuan dan 74 Penumpang ke Palue NTT
- Pascagempa Flores, ASDP Perkuat Keselamatan Kapal dan Pelabuhan
- Dorong UMKM dan Ekonomi Berkelanjutan, Ketum PWI Pusat: Modal Ventura Harus Diperkuat
- Menembus Lokasi Terisolasi di NTT, Lanal Maumere Kerahkan Rigid Buoyancy Boat
- KRI Bung Hatta-370 Salurkan 1,3 Ton Paket Bantuan untuk Korban Gempa NTT
- Rumput Laut dan Agar-agar Indonesia Bebas Tarif Tambahan Section 3 di AS
- Kampung Nelayan Merah Putih di Konawe Mulai Produktif, Kirim 8 Ton Ikan Kualitas Ekspor
Luar Biasa, TNI AL Pimpin Seluruh Kekuatan Maritime Task Force Latihan di Lebanon

Keterangan Gambar : TNI AL dipercaya memimpin kekuatan MTF latihan bersama di Lebanon. Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN),JAKARTA: Ada hal yang tak biasa di Laut Mediterania pekan ini. Tak seperti biasanya, kali ini seluruh unsur Maritime Task Force (MTF)-United Nations Interim Force In Lebanon (UNIFIL) berlayar dalam formasi mengarungi Laut Mediterania.
Maritime Task Force Commander RADM Michael Busse yang berkebangsaan Jerman, on board di KRI Frans Kaisiepo-368. Ia menyaksikan langsung kemampuan manuver, interoperabilitas, profesionalitas, dan kesiapsiagaan operasional kekuatan penjaga perdamaian tersebut.
Kehadiran pimpinan MTF di kapal perang TNI AL menandai dimulainya latihan bersama seluruh unsur MTF yang mencakup maritime picture compilation, maritime interdiction operation, advanced maneuver, photo exercise, dan farewell sail past.
Baca Lainnya :
- Kontribusi Indonesia di Sidang IMO MSC ke 107, Intervensi Keselamatan dan Keamanan Pelayaran0
- TNI AL Beri Kesan Mendalam di Permainan Tradisional Fun Games The 4th MNEK 2023 0
- Keren! Prajurit TNI AL Bikin Karya Monumen Maritime Task Force UNIFIL Lebanon0
- Hadiri Forum APHoMSA di Australia, Indonesia Paparkan Sistem I-Motion0
- Gunakan KRI Bung Karno 369 Panglima TNI Pimpin International Fleet Review The 4th MNEK 20230
“Latihan kali ini sangat luar biasa karena melibatkan seluruh kekuatan MTF yang ada di wilayah misi perdamaian UNIFIL, selain itu latihan ini juga sangat berkesan bagi saya yang akan melaksanakan transfer of authority kepada RADM Dirk Gurtner dari Jerman”, ungkap Michael Busse dilansir Dispenal, Sabtu (16/6/2023).
Hal senada disampaikan oleh Komandan Satuan Tugas MTF TNI Konga XXVIII-N Unifil Letkol Laut (P) John David Nalasakti Sondakh. Kepercayaan untuk memimpin latihan ini merupakan pengakuan terhadap kapabilitas TNI AL dalam operasi secara multinasional sejajar dengan angkatan laut negara-negara maju dunia.
Pada akhir latihan dilaksanakan farewell sail past yang diikuti dengan penyampaian farewell speech oleh MTF Commander RADM Michael Busse yang akan menyerahkan tugas dan tanggung jawabnya sebagai MTF Commander kepada RADM Dirk Gurtner.
BERI KEJUTAN
Dalam kesempatan ini prajurit TNI AL KRI Frans Kaisiepo-368 memberikan kejutan kepada RADM Michael Busse dengan menyerahkan cinderamata. “Hadiah ini sangat unik dan artistik, sangat bermakna dan baru pertama kalinya saya menerima hadiah dengan kesan yang mendalam seperti sekarang ini setelah 46 tahun berdinas”, tandas Michael Busse.
Tidak itu saja, rasa bangga dan terhormat semakin bertambah dengan penyematan brevet kehormatan dan penyerahan sertifikat Kontingen Garuda oleh COS MTF, Kolonel Laut (P) Ludfy kepada RADM Michael Busse. “What an occasion, what a day. As I’m sure every one can’t imagine that the significance of what I have privilege experience today is very hard to put into word", terang MTF Commander saat memberikan arahan kepada seluruh prajurit.
Dalam berbagai kesempatan, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali menyampaikan kepada seluruh prajurit Jalasena yang tengah dalam pelaksanaan misi perdamaian untuk memberikan yang terbaik dalam setiap tugas yang diamanahkan.
"Jaga nama baik TNI AL dan Indonesia, serta pelihara hubungan dengan negara-negara yang juga tergabung dalam UNIFIL, sehingga nama baik bangsa maupun TNI AL tetap harum di dunia internasional", ungkap Kasal. (Arry/Oryza)











