- Kejurnas Karate Kasal Cup V-2026 Digelar, TNI AL Ajak Petarung dan Karateka Muda Daftar
- Terminal Teluk Lamong Tingkatkan Daya Saing Industri Nasional dan Global, Segini Target 2026
- PELNI Rampungkan SisKomKap di 25 Kapal Penumpang, Konektivitas Pelayaran Lebih Optimal
- Disergap TNI AL, Kapal Penyelundup Balpress dan Rokok Bodong Tak Berkutik
- KNMP di NTT-NTB Mampu Dongkrak Ekonomi Daerah Rp29,2 Miliar Tiap Tahun
- Angkutan Lebaran 2026, Menhub Cek Kesiapan Armada Kapal dan Pelabuhan di Maluku Utara
- Menteri Trenggono Dorong Pengembangan Budidaya Kerang Mutiara di Pulau Bungin
- PTP Nonpetikemas Cabang Banten, Ekspor Perdana Wind Mill Tower ke Kanada
- Sertifikasi Kompetensi Digital, IPC TPK Dorong Generasi Muda Pesisir Mandiri
- Arus Logistik Meningkat, Merauke Butuh Depo Peti Kemas di Luar Pelabuhan
Luar Biasa! Prajurit TNI AL Upacara HUT ke-78 RI di Tengah Laut Samudra Atlantik Utara

Keterangan Gambar : Seluruh prajurit Satuan Tugas Misi Diplomasi dan Duta Bangsa Kartika Jala Krida Tahun 2023 (Satgas KJK 2023) menyelenggarakan upacara HUT ke-78 RI di atas geladak utama KRI Bima Suci di Samudra Atlantik. Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), SAMUDRA ATLANTIK: Berada di lautan di tengah samudra tidak membuat prajurit TNI AL melupakan Hari Proklamasi. Seluruh prajurit Satuan Tugas Misi Diplomasi dan Duta Bangsa Kartika Jala Krida Tahun 2023 (Satgas KJK 2023) menyelenggarakan upacara HUT ke-78 RI di atas geladak utama KRI Bima Suci.
Tepat pada Hari Kemerdekaan RI, Kamis (27/8/2023) kapal layar latih tiang tinggi kebanggaan TNI Angkatan Laut (TNI AL), KRI Bima Suci tengah melaksanakan pelayarannya menuju Spanyol di Samudra Atlantik Utara.
Baca Lainnya :
- Peringatan Hari Pramuka Tabur Bunga di Laut Naik Kapal Perang Kolinlamil 0
- Pimpin Sertijab Kadispotmaral dan Kadiskesal, Kasal: Rotasi Bagian dari Proses Pembinaan0
- Kasal Terima Kunjungan Dubes Malaysia0
- Kasal Resmikan 2 Kapal Perang Baru Pemburu Ranjau, Ini Spesifikasinya0
- Top! Prajurit TNI AL Sabet Puluhan Medali di Ajang Karate Championship 2023 Yogyakarta0
Upacara dipimpin oleh Komandan KRI Bima Suci, Letkol Laut (P) M. Sati Lubis juga selaku Dansatgas KJK 2023, dan diikuti oleh seluruh prajurit Satgas KJK 2023. Pada pelaksanaan upacara yang diikuti seluruh prajurit TNI AL ini, KRI Bima Suci membawa 96 prajurit yang telah memulai pelayarannya sejak (2/4/2023). Kapal ini rencananya akan tiba di tanah air pada (2/11/2023) mendatang dengan menempuh jarak 25.871 Nm.

Pelayaran dalam misi diplomasi dan duta bangsa ini akan berlangsung selama 214 hari, memulai perjalannya dengan rute: Surabaya – Batam – Colombo (Srilanka) - Salalah (Oman) - Jeddah (Arab Saudi) - Alexandria (Mesir) - Algeir (Algeria) - Rouen (Prancis) - Brest (Prancis) - Den Helder (Belanda) - Hartlepool (Inggris) - Fredrikstad (Norwegia) - Aberdeen (Skotlandia) - Lerwick (Skotlandia) - Arendal (Skotlandia) - Rostock (Jerman) - Vigo (Spanyol) - Tunis (Tunisia) - Port Said (Mesir) - Jeddah (Arab Saudi) - Muscat (Oman) - Colombo (Srilanka) - Belawan dan Surabaya sebagai tujuan akhir pelayaran.
Dalam sambutannya, Dansatgas KJK 2023 membacakan amanat Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali mengatakan bahwa tema peringatan HUT RI ke-78 yaitu "Terus Melaju Untuk Indonesia Maju". Tema ini merefleksikan semangat bangsa Indonesia untuk senantiasa melanjutkan perjuangan dalam pembangunan, serta saling bersinergi dan berkolaborasi untuk mewujudkan Indonesia yang semakin maju dan sejahtera.
Lebih lanjut disampaikan sebagai bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), TNI AL memiliki tugas dan tanggung jawab moral maupun konstitusional untuk melaksanakan pembangunan nasional dibidang pertahanan matra laut.
"Untuk itu, program pembangunan kekuatan dan pembinaan kemampuan TNI AL diarahkan untuk mendukung terwujudnya pertahanan maritim yang dapat, mengatasi segala bentuk ancaman, sehingga program pembangunan dapat terwujud dengan aman dan lancar", jelas Kasal dalam amanatnya yang dibacakan Komandan KRI Bima Suci.
Mengakhiri sambutannya, Kasal memberikan penekanan agar selalu meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa sebagai landasan pengabdian kepada bangsa dan negara; mengembangkan kualitas diri sebagai prajurit TNI AL yang profesional serta pedomani Sumpah Prajurit, Sapta Marga, Delapan Wajib TNI serta Trisila TNI AL; jalin semangat persatuan dan kesatuan dengan semua lapisan masyarakat dalam rangka memperkokoh persatuan bangsa dan aktualisasi nilai-nilai perjuangan dalam mengisi kemerdekaan menuju Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur. (Riz/Oryza,)











