- Update Gempa M 7,7 di NTT: Meninggal Dunia 103 Orang, 1.666 Luka-luka
- Komisi VIII DPR Tinjau KRI dr. Soeharso-990, Lihat Langsung Pengobatan Korban Gempa NTT
- KRI dr. Soeharso-990, Rumah Sakit Darurat Layani Korban Gempa Bumi NTT
- Sidak Malam, Komut Pertamina Pastikan Pasokan Bio Solar dan Pertalite Lancar
- Kapal Perang KRI Teluk Parigi-539 Angkut Genset, Beras hingga Rendang, Bantuan untuk Korban Gempa NTT
- Relawan Bakti BUMN Batch IX, Pelindo Semai Harapan di Langowan
- Forum ASEAN di Bangkok, Menaker Bawa Agenda Penguatan Keterampilan dan Perlindungan Pekerja
- KKP Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Bencana Gempa Bumi di NTT
- Pelindo Regional 2 dan BNN Jakut Edukasi Bahaya Narkoba di SMAN 13 Jakarta
- Cegah Karhutla, Presiden Prabowo Tekankan Tindakan Dini, Edukasi, dan Penegakan Hukum
Latma Super Garuda Shiled 2025, Ini Peran Aktif Kapal Perang TNI AL

Keterangan Gambar : Kapal Perang TNI AL KRI John Lie-358 dari Satkor Koarmada I terlibat dalam Photo Exercise (Photex) Sea Phase di Perairan Dabo Singkep, Kepulauan Riau. Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), KEPRI: Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Super Garuda Shield (SGS) 2025 baru berakhir. Pada kegiatan ini Kapal Perang TNI AL KRI John Lie-358 dari Satkor Koarmada I terlibat dalam Photo Exercise (Photex) Sea Phase di Perairan Dabo Singkep, Kepulauan Riau.
Latihan multinasional tahunan ini diikuti 6.501 personel dari TNI dan 12 negara sahabat, serta menghadirkan pengamat dari 12 negara lain mulai dari 25 Agustus hingga 4 September 2025. Kegiatan ini digelar di sejumlah lokasi, mulai dari Jakarta, Baturaja (Sumatera Selatan), hingga Dabo Singkep (Kepulauan Riau).
Dalam siaran resmi TNI AL Minggu (7/9/2025) disebutkan, latihan multinasional yang melibatkan TNI bersama negara sahabat ini merupakan agenda strategis untuk memperkuat interoperabilitas, soliditas, dan sinergi dalam menjaga stabilitas kawasan serta meningkatkan kemampuan tempur prajurit TNI di berbagai matra.
Baca Lainnya :
- Kartika Jala Krida 2025, KRI Bima Suci dan KRI Semarang-594 Singgah di Brunei Darussalam0
- Tinjau Kesiapan Prajurit TNI AL di Lapangan, Kasal: Kebanggaan Rakyat Indonesia0
- Pasukan Elite Marinir TNI AL Unjuk Kekuatan Tempur di Yordania0
- Manuver KRI Sultan Iskandar Muda-367, Pimpin Miscex di Laut Mediterania0
- Kapal Perang Amerika USS Jhon Finn Sandar di Tanjung Priok0
Dalam kegiatan tersebut, KRI John Lie-358 turut berpartisipasi sebagai Officer Conducting Serial (OCS) pada serial Divtac yang menguji kemampuan manuver kapal dalam berbagai formasi. Selain itu, digelar serial latihan Commcheck, Photex dengan helikopter AS-565 Panther, serta berbagai manuver gabungan. Seluruh rangkaian ditutup dengan Farewell Speech antar Komandan unsur yang menegaskan pentingnya kerja sama maritim multinasional.
Menteri Pertahanan RI Jenderal TNI (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin menyampaikan apresiasi atas profesionalisme prajurit TNI dan dukungan dari negara-negara sahabat yang berpartisipasi dalam Latgabma Super Garuda Shield 2025.
Menhan menegaskan bahwa kerja sama pertahanan yang terjalin bukan hanya untuk memperkuat kesiapan tempur, tetapi juga untuk mempererat persahabatan antarbangsa dalam menjaga perdamaian dan keamanan regional.
Menhan didampingi oleh Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto dan Kepala Staf Angkatan meninjau langsung pelaksanaan Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Super Garuda Shield (SGS) 2025 di Pusat Latihan Tempur (Puslatpur) Kodiklatad, Baturaja, Sumatera Selatan, pada Rabu (3/9/2025).
Latgabma Super Garuda Shield 2025 diharapkan semakin memperkokoh hubungan militer internasional, meningkatkan profesionalisme prajurit, dan mendukung tercapainya visi TNI sebagai angkatan bersenjata yang tangguh, modern, dan berkelas dunia.
Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali dalam berbagai kesempatan menekankan kepada seluruh prajurit TNI AL agar selalu meningkatkan kesiapan dan kesiapsiagaan tempurnya. Salah satunya keikutsertaan TNI AL dalam Latma Super Garuda Shield 2025. (Arry/Oryza)











