- Update Gempa M 7,7 di NTT: Meninggal Dunia 103 Orang, 1.666 Luka-luka
- Komisi VIII DPR Tinjau KRI dr. Soeharso-990, Lihat Langsung Pengobatan Korban Gempa NTT
- KRI dr. Soeharso-990, Rumah Sakit Darurat Layani Korban Gempa Bumi NTT
- Sidak Malam, Komut Pertamina Pastikan Pasokan Bio Solar dan Pertalite Lancar
- Kapal Perang KRI Teluk Parigi-539 Angkut Genset, Beras hingga Rendang, Bantuan untuk Korban Gempa NTT
- Relawan Bakti BUMN Batch IX, Pelindo Semai Harapan di Langowan
- Forum ASEAN di Bangkok, Menaker Bawa Agenda Penguatan Keterampilan dan Perlindungan Pekerja
- KKP Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Bencana Gempa Bumi di NTT
- Pelindo Regional 2 dan BNN Jakut Edukasi Bahaya Narkoba di SMAN 13 Jakarta
- Cegah Karhutla, Presiden Prabowo Tekankan Tindakan Dini, Edukasi, dan Penegakan Hukum
Manuver KRI Sultan Iskandar Muda-367, Pimpin Miscex di Laut Mediterania

Keterangan Gambar : KRI Sultan Iskandar Muda-367 (KRI SIM-367) yang merupakan unsur Satgas MTF TNI Konga XXVIII-P/UNIFIL, dipercaya memimpin pelaksanaan Miscellenous Exercise (Miscex) dengan kapal-kapal seluruh unsur MTF. Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: KRI Sultan Iskandar Muda-367 (KRI SIM-367) yang merupakan unsur Satgas MTF TNI Konga XXVIII-P/UNIFIL, dipercaya memimpin pelaksanaan Miscellenous Exercise (Miscex) dengan kapal-kapal seluruh unsur MTF.
Manuver kapal perang Indonesia dan kapal-kapal dari negara lain berlangsung di Area of Maritime Operation, Laut Mediterania, Lebanon, Selasa (26/8/2025).
Baca Lainnya :
- Kapal Perang Amerika USS Jhon Finn Sandar di Tanjung Priok0
- Kasal Hadiri Deck Reception di Kapal Perang Jepang JS Osumi di Dermaga Tanjung Priok0
- Unik! Taruna Pelayaran Satgas KJK 2025 Mandi Khatulistiwa di Atas KRI Semarang-5940
- KRI Bung Tomo-357 Sea Phase 3rd AMNEX 2025 di Selat Malaka0
- Bakti Sosial TNI AL di Sukabumi: Pengobatan Gratis, Makan Bergizi, Warga Gembira0
Dalam latihan manuver bersama seluruh unsur MTF lengkap ini dipimpin oleh MTF Commander baru RADM Stephan Plath (Jerman) didampingi Commander Sector West BG Nicola Mandolesi (Italia), Commander Sector East BG Fernando Ruiz Gomes (Spanyol) dan DMTF COS Kolonel Laut (P) Indra Dharma onboard di kapal FGS Brandenburg F-215. Mereka meninjau langsung kehandalan manuver, interoperabilitas, profesionalitas dan kesigapan seluruh unsur MTF.
Latihan manuver bersama ini untuk ketiga kalinya semenjak KRI SIM-367 bergabung dalam unsur MTF UNIFIL pada Januari lalu. Latihan ini melibatkan seluruh unsur MTF dan LAF Navy meliputi BNS Sangram F-113, FGS Brandenburg F-215, HS Adrias F-459, TCG Bafra F-505 dan LNS Saida PB 6 serta helikopter AS 565 Mbe Panther HS-1306.
Seluruh kapal berlayar dalam formasi dan saling menunjukkan kemampuan di tengah kondisi Laut Mediterania yang bergelombang. Manuver kapal-kapal perang membentuk formasi untuk menghadapi simulasi ancaman multidomain pada peperangan laut yang kompleks.
Sedangkan dari unsur udara, heli HS-1306 yang dipiloti Mayor Laut (P) Arif Heri dan copilot Lettu Laut (P) M. Langgeng Prakoso melaksanakan Photo Exercise (Photex) selama latihan berlangsung.
Komandan KRI SIM-367 selaku Dansatgas MTF TNI Konga XXVIII-P/UNIFIL, Letkol Laut (P) Anugerah Annurullah menjelaskan bahwa latihan yang telah dirancang ini memiliki peran sentral dalam arsitektur mandat Resolusi PBB 1701 yang dimaksudkan untuk mengasah kemampuan manuver dan interoperabilitas unsur MTF.
"Latihan ini juga merupakan implementasi dari upaya confidence building measure. Kepercayaan untuk memimpin pelaksanaan manuver dalam operasi dan latihan bersama unsur multinasional memiliki arti penting bagi diplomasi angkatan laut," ujar Letkol Laut (P) Anugerah Annurullah.
Pada kesempatan terpisah, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali sangat mengapresiasi atas pencapaian yang telah diraih oleh Satgas MTF TNI Konga XXVIII-P/UNIFIL dan senantiasa menyampaikan kepada seluruh prajurit Jalasena yang tengah melaksanakan misi perdamaian dunia untuk selalu memberikan yang terbaik dalam setiap tugas yang diamanahkan serta menjaga nama baik TNI AL, bangsa dan negara agar tetap harum di dunia internasional. (Arry/Oryza)











