- KRI dr. Soeharso-990, Rumah Sakit Darurat Layani Korban Gempa Bumi NTT
- Sidak Malam, Komut Pertamina Pastikan Pasokan Bio Solar dan Pertalite Lancar
- Kapal Perang KRI Teluk Parigi-539 Angkut Genset, Beras hingga Rendang, Bantuan untuk Korban Gempa NTT
- Relawan Bakti BUMN Batch IX, Pelindo Semai Harapan di Langowan
- Forum ASEAN di Bangkok, Menaker Bawa Agenda Penguatan Keterampilan dan Perlindungan Pekerja
- KKP Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Bencana Gempa Bumi di NTT
- Pelindo Regional 2 dan BNN Jakut Edukasi Bahaya Narkoba di SMAN 13 Jakarta
- Cegah Karhutla, Presiden Prabowo Tekankan Tindakan Dini, Edukasi, dan Penegakan Hukum
- Presiden Prabowo Cek Langsung Karhutla di Kubu Raya, Pastikan Penanganan Optimal
- Penyelundupan 30.789 Ekor Benih Bening Lobster Digagalkan di Bandara Juanda, Pelaku Kabur
KRI dr. Soeharso-990, Rumah Sakit Darurat Layani Korban Gempa Bumi NTT
Rawat Pasien hingga Suplai Oksigen

Keterangan Gambar : Prajurit TNI AL yang juga tim medis KRI dr. Soeharso-990 mengobati pasien warga Nusa Tenggara Timur (NTT) korban gempa bumi. Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), FLORES: Kehadiran KRI dr. Soeharso-990 yang berperan strategis sebagai rumah sakit darurat di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) sangat membantu masyarakat korban bencana gempa bumi.
Kapal perang jenis bantu rumah sakit tersebut menjadi salah satu unsur TNI AL dalam mendukung operasi kemanusiaan dan pemulihan masyarakat terdampak bencana.
Sepanjang operasi kemanusiaan di NTT, KRI dr. Soeharso-990 melaksanakan pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang membutuhkan. Masyarakat yang terdampak bencana mendapatkan pemeriksaan dan perawatan medis, sekaligus dukungan obat-obatan serta kebutuhan kesehatan lainnya.
Baca Lainnya :
- Kapal Perang KRI Teluk Parigi-539 Angkut Genset, Beras hingga Rendang, Bantuan untuk Korban Gempa NTT0
- KKP Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Bencana Gempa Bumi di NTT0
- Patah Tulang Dioperasi di KRI dr. Soeharso, Petani Korban Gempa NTT Kini Punya Secercah Harapan0
- Update Data Gempa Bumi di NTT: 87 Meninggal Dunia, 150.576 Jiwa Mengungsi0
- Bak Oase di Tengah Gurun, Rumah Sakit Apung KRI dr.Soeharso-990 Dinanti Korban Gempa NTT0
Selain memberikan pelayanan kepada pasien, KRI dr. Soeharso-990 juga berperan dalam mendukung kebutuhan medis di wilayah terdampak melalui suplai oksigen. Ketersediaan oksigen menjadi bagian penting dalam penanganan pasien, khususnya bagi korban yang mengalami gangguan pernapasan maupun kondisi yang membutuhkan oksigen darurat.
Sebagai kapal bantu rumah sakit, KRI dr. Soeharso selain didukung dengan dokter dan tim medis profesional, juga memiliki fasilitas kesehatan yang lengkap. Di dalamnya terdapat ruang Instalasi Gawat Darurat, ruang Intensif, ruang operasi, poliklinik, apotek, laboratorium, serta ruang perawatan. Kapal sepanjang 122 meter ini juga dilengkapi geladak untuk pendaratan helikopter, sehingga mendukung proses evakuasi medis dari daerah terpencil.
Pengoperasian KRI dr. Soeharso-990 sebagai rumah sakit darurat merupakan wujud nyata komitmen TNI AL dalam membantu pemerintah dan masyarakat menghadapi situasi bencana. Kehadiran unsur kesehatan TNI AL diharapkan dapat memperkuat kapasitas pelayanan medis sekaligus mempercepat penanganan korban di daerah terdampak.
TNI AL akan terus mengoptimalkan kemampuan dan sumber daya yang dimiliki dalam mendukung operasi kemanusiaan. Melalui pelayanan kesehatan, perawatan pasien, serta dukungan logistik medis, TNI AL berupaya hadir di tengah masyarakat untuk membantu meringankan beban para korban bencana. (Arry/Mar)











