- Upaya Penyelundupan Benih Bening Lobster Rp1,6 M di Bandara Juanda Digagalkan
- Navy Fair 2026 di Monas: Kopaska, Marinir hingga Dapur Lapangan Makan Gratis Dipadati Pengunjung
- Komisi V DPR RI Cek Kualitas Pelayanan dan Keamanan Pelabuhan Makassar
- Kasal Tinjau Kegiatan Kemaritiman di Tanjung Pinang, Marathon Layar Kasal Cup 2026 hingga Surya Bhaskara Jaya
- Ikan Bersertifikat KKP Dorong Peningkatan Ekspor ke Negara Tetangga
- Workshop Safety Training PT PELNI, Kemenhub Bekali Keselamatan Awak Kapal Hadapi Situasi Darurat
- Syukuran 100 Tahun Perjalanan Gontor, Presiden Prabowo Cium Mushaf Al-Quran Gontor
- Menaker: KBJI 2026 Jadi Acuan Bersama Dunia Kerja
- Lampung Dipilih Jadi Pangkalan Kapal Induk KRI Sriwijaya-100, Kasal Ungkap Alasannya
- Kinerja 2025 Tumbuh, Pelindo Naik Tiga Peringkat di Fortune Indonesia 100
KRI Bung Hatta-370 dan KRI Panah-626 Amankan Kapal Tanker Terobos Masuk Imdonesia

Keterangan Gambar : Dua kapal perang TNI AL, yaitu KRI Bung Hatta-370 dan KRI Panah-626 mendukung pelaksanaan Latihan Integrasi TNI 2025. Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), MOROWALI: Dua kapal perang TNI AL, yaitu KRI Bung Hatta-370 dan KRI Panah-626 berhasil menghentikan dan mengamankan kapal tanker yang akan menerobos masuk wilayah teritorial Indonesia.
Kapal penggangu tersebut, MV Jefry-88 akhirnya berhasil dihentikan, diamankan, dan dikuasai oleh Tim VBSS melalui tahapan clearing area hingga boarding. Tindakan ini dilakukan dua KRI tersebut dalam simulasi yang digelar di perairan Morowali, Kamis (20/11/2025).
Latihan Integrasi TNI yang digelar di perairan Morowali tersebut sebagai wujud kesiapsiagaan dan profesionalisme TNI dalam menghadapi dinamika keamanan maritim serta ancaman di wilayah perairan strategis Indonesia. TNI AL mengerahkan dua unsur kapal perang, yaitu KRI Bung Hatta-370 dan KRI Panah-626, untuk mendukung pelaksanaan Latihan Integrasi TNI.
Baca Lainnya :
- Prajurit TNI AL Siap Tempur, Siaga Tanggulangi Kejahatan di Lautan0
- Kolaborasi TNI-Angkatan Bersenjata Yordania, dari Merpati Putih hingga Drone Kamikaze0
- Lanal Banten Kawal Tim Jetski Anggota Dewan Seberangi Selat Sunda Pakai Jetski0
- KRI Spica-934 dan Kapal Australia HMAS Leeuwin A-245 Gelar Ship Visit Exchange di Kupang0
- Tiga Hari Kunjungi Indonesia, Kapal AL Singapura MV Mentor Dilepas Kodaeral III: Selamat Jalan..0
Latihan ini ditinjau langsung oleh Menteri Pertahanan RI Jenderal TNI (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin; Jaksa Agung ST. Burhanuddin; Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto; beberapa Menteri Kabinet Merah Putih; Kepala BPKP Dr. Muhammad Yusuf Ateh; serta sejumlah Pejabat Tinggi TNI termasuk Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Wakasal) Laksdya TNI Erwin S. Aldedharma.
Dalam latihan ini TNI AL berfokus pada operasi maritim, khususnya penyekatan, pengejaran, pemeriksaan, dan penggeledahan kapal sasaran. Dalam skenarionya, KRI Bung Hatta-370 dan KRI Panah-626 berperan sebagai unsur sekat yang menempati sektor operasi untuk menghadapi simulasi pergerakan kapal MV Jefry-88 yang digambarkan melakukan manuver berbahaya dan berupaya menerobos blokade.
Kedua kapal TNI AL tersebut melaksanakan sejumlah prosedur penting, mulai dari commcheck, penempatan sektor, aksi komunikasi terhadap kapal target, hingga pelaksanaan Peran Tempur Bahaya Permukaan dan pengerahan Tim VBSS (Visit, Board, Search, and Seizure).
Dalam simulasi, MV Jefry-88 akhirnya berhasil dihentikan, diamankan, dan dikuasai oleh Tim VBSS melalui tahapan clearing area hingga boarding.
Melalui keterlibatan dua kapal perangnya dalam latihan terpadu ini, TNI AL menegaskan komitmennya dalam menjaga kedaulatan laut Indonesia, meningkatkan interoperabilitas antar matra, serta memperkuat kemampuan prajurit dalam melaksanakan operasi laut yang bersifat cepat, tepat, dan terintegrasi.
Dalam kesempatan terpisah, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali menyampaikan kepada seluruh prajurit Jalasena agar senantiasa meningkatkan kemampuannya guna mewujudkan prajurit yang profesional, modern, dan berdaya saing global, serta dapat menjadi inspirasi dan motivasi bagi prajurit lainnya. (Arry/Mar)











