- Pelaut Meninggal Dunia di Singapura, Kemenhub Fasilitasi Penyerahan Asuransi ke Ahli Waris
- KKP Pamerkan Kampung Nelayan Merah Putih Lateng ke Delegasi ASEAN-ID Blue
- Perayaan Hari Puisi Indonesia 2026 Dimeriahkan Tokoh Lintas Generasi dan Negeri, Menteri Kebudayaan Fadli Zon Siap Orasi Budaya
- Pelindo Regional 2 Banten Catat Tren Pertumbuhan Operasional Positif Sepanjang Semester I 2026
- Pelabuhan Patimban Layani Impor Peti Kemas Internasional Perdana, Terima Bongkar Muat MV. MSC CARLA III
- KPK Suvervisi Tata Kelola BBM PELNI, Pastikan Transparansi dan Cegah Korupsi
- 3 Warga Sipil Jadi Korban Kekejian di Yahukimo, Koops TNI Habema Perkuat Pengamanan
- Kemenhub dan Pelindo Kerja Sama Modernisasi Layanan Kapal E-Pilotage Perairan Wajib Pandu
- Lembayung Merah Jadi Saksi Pengukuhan Komandan Baru KRI Todak-631
- Ekspedisi Rupiah Berdaulat TNI AL dan BI Berlayar Lagi, Negara Hadir di Pulau 3T
KKP Pamerkan Kampung Nelayan Merah Putih Lateng ke Delegasi ASEAN-ID Blue

Keterangan Gambar : Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memamerkan keberhasilan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Lateng, Banyuwangi ke delegasi ASEAN-ID Blue. Foto: KKP
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memamerkan keberhasilan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Lateng, Banyuwangi ke delegasi ASEAN-ID Blue.
Program KNMP merupakan turunan dari kebijakan Ekonomi Biru sektor kelautan perikanan yang selama ini digaungkan pemerintah Indonesia pada forum-forum internasional.
Kunjungan delegasi ASEAN-ID Blue ke KNMP Lateng pada 17-18 Juli lalu merupakan rangkaian forum yang digelar Kementerian Luar Negeri bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, serta Kementerian Luar Negeri dan Perdagangan Selandia Baru. Forum tersebut mengusung tema Community-Led Blue Economy: Advancing Coastal Conservation, Sustainable Livelihoods and Tourism Cooperation.
Baca Lainnya :
- AHY Percepat Transformasi Bali Maritime Turism Hub Jadi Gerbang Wisata Bahari Internasional0
- Budidaya Kepiting Soka Binaan Pelindo di Pesisir Indramayu Tembus 958 Kg, Peluang Raup Cuan 0
- Paus Bungkuk Terdampar di Pantai Perancak Bali, Tak Kuat Bertahan Hidup0
- Peduli Lingkungan Laut, Pelindo Regional 2 Banten Gelar Konservasi Terumbu Karang di Pulau Merak Besar0
- Indonesia dan Inggris Luncurkan 3 Instrumen Teknis Ekosistem Maritim Rendah Karbon0
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP), Erwin Dwiyana mengatakan KNMP Lateng dipilih menjadi tempat kunjungan karena di lokasi ini tergambar rantai nilai perikanan, kegiatan ekonomi berbasis koperasi, pengembangan UMKM, kewirausahaan kuliner, dan partisipasi masyarakat dalam mendukung peningkatan mata pencaharian dan penciptaan nilai lokal.
"KNMP Lateng merupakan salah satu program prioritas nasional Presiden, yang bertujuan untuk memperkuat komunitas pesisir melalui pembangunan ekonomi berbasis perikanan," kata Erwin melalui keterangan tertulisnya di Jakarta, Jumat (24/7/2026).
Sedangkan Direktur Pemberdayaan Usaha Ditjen PDSPKP, Ali Rahmat Iman Santoso menjabarkan, pembangunan KNMP bertujuan untuk meningkatakan ekonomi nelayan melalui penguatan kapasitas dalam mengelola usaha perikanan secara lebih professional sehingga dapat meningkatkan nilai tambah dan daya saing. Dikatakannya, KNMP Lateng berbeda dengan lainnya karena mengedepankan sentra kuliner dengan konsep bangunan ikonik.
"Konsepnya mengadopsi arsitektur rumah adat suku Osing untuk menarik wisatawan dan ini yang membuat KNMP Lateng berbeda," jelas Ali.
Selama kunjungan tersebut, Ali mengajak para peserta ASEAN-ID Blue berkeliling melihat fasilitas yang ada di KNMP Lateng seperti kios perbekalan, bale nelayan, pabrik es, mobil berpendingin, dan sentra kuliner. Selain itu, para peserta juga berkesempatan melihat pameran produk hasil dari Unit Pengolahan Ikan skala Besar dan UKM Binaan Dinas Perikanan Kabupaten Banyuwangi.
"Kami berharap para peserta terkesan dengan implementasi ekonomi biru di KNMP Lateng sekaligus mengingat produk khas daerah tersebut. Dengan begitu, tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan dapat tercapai," ujar Ali.
Sebagai informasi, ASEAN-ID Blue merupakan wadah pembelajaran dan pertukaran pengalaman yang menggabungkan policy dialogue, site visit, dan pelibatan para pemangku kepentingan. Kegiatan ini bertujuan membumikan ASEAN dengan menampilkan praktik baik mengenai konservasi pesisir, penghidupan berkelanjutan, dan pariwisata berbasis masyarakat sebagai implementasi ASEAN Blue Economy Framework dan ASEAN Outlook on the Indo-Pacific (AOIP).
Kegiatan yang telah dilaksanakan beberapa waktu lalu diharapkan dapat memperkuat pertukaran antara ASEAN, negara peserta East Asia Summit (EAS) dan anggota Pacific Island Forum (PIF). (Riz/Mar)











