- Upaya Penyelundupan Benih Bening Lobster Rp1,6 M di Bandara Juanda Digagalkan
- Navy Fair 2026 di Monas: Kopaska, Marinir hingga Dapur Lapangan Makan Gratis Dipadati Pengunjung
- Komisi V DPR RI Cek Kualitas Pelayanan dan Keamanan Pelabuhan Makassar
- Kasal Tinjau Kegiatan Kemaritiman di Tanjung Pinang, Marathon Layar Kasal Cup 2026 hingga Surya Bhaskara Jaya
- Ikan Bersertifikat KKP Dorong Peningkatan Ekspor ke Negara Tetangga
- Workshop Safety Training PT PELNI, Kemenhub Bekali Keselamatan Awak Kapal Hadapi Situasi Darurat
- Syukuran 100 Tahun Perjalanan Gontor, Presiden Prabowo Cium Mushaf Al-Quran Gontor
- Menaker: KBJI 2026 Jadi Acuan Bersama Dunia Kerja
- Lampung Dipilih Jadi Pangkalan Kapal Induk KRI Sriwijaya-100, Kasal Ungkap Alasannya
- Kinerja 2025 Tumbuh, Pelindo Naik Tiga Peringkat di Fortune Indonesia 100
Latma Orruda 2026 di Rusia Dimulai, Uji Ketangguhan dan Kesiapan Tempur Prajurit Jalasena

Keterangan Gambar : Kasal Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali bersama Panglima Armada Pasifik Rusia Admiral Viktor Nikolayevich Liina resmi membuka Latihan Bersama (Latma) Orruda 2026 yang kedua di Vladivostok, Rusia, Jumat (24/07/2026). Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), RUSIA: Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali bersama Panglima Armada Pasifik Rusia Admiral Viktor Nikolayevich Liina resmi membuka Latihan Bersama (Latma) Orruda 2026 yang kedua di Vladivostok, Rusia, pada Jumat (24/07/2026).
Meski dilaksanakan di tengah guyuran hujan, upacara pembukaan Latma Orruda 2026 berlangsung khidmat dan penuh semangat. Nantinya, latihan ini akan terbagi ke dalam dua tahap utama, yakni Harbour Phase (fase pelabuhan) dan Sea Phase (fase laut) yang dirancang untuk menguji kesiapan tempur dan profesionalisme prajurit.
Dalam Latihan Orruda 2026 kali ini, TNI AL melibatkan sebanyak 145 prajurit, lalu satu KRI yaitu KRI I Gusti Ngurah Rai, satu Heli jenis Panther dan satu tim Kopaska.
Baca Lainnya :
- Perkuat Diplomasi Maritim, Kasal Tinjau Exercise Orruda 2026 di Rusia0
- 3 Warga Sipil Jadi Korban Kekejian di Yahukimo, Koops TNI Habema Perkuat Pengamanan0
- Lembayung Merah Jadi Saksi Pengukuhan Komandan Baru KRI Todak-6310
- Ekspedisi Rupiah Berdaulat TNI AL dan BI Berlayar Lagi, Negara Hadir di Pulau 3T0
- Tiba di Vladivostok, Kapal Perang KRI GNR-322 dan Angkatan Laut Rusia Siap Adu Ketangguhan0
Dalam sambutnya Kasal menyampaikan bahwa latihan bersama ini akan menguji ketangguhan dan profesionalitas prajurit TNI AL sebagai duta diplomasi, sekaligus memperkuat daya tangkal (deterrence effect) serta mempererat hubungan antar kedua negara.
Disela-sela pembukaaan, sebelumnya
kedua pimpinan Angkatan Laut tersebur telah melakukan pertemuan bilateral dan menegaskan kuatnya hubungan historis yang telah terjalin lama antara Indonesia dan Rusia. Melalui penguatan kemitraan ini, TNI AL terus berkomitmen mengembalikan dan memperkuat postur pertahanan laut Indonesia agar semakin tangguh dan disegani.
Dalam pertemuan strategis tersebut turut membahas sejumlah skema kerja sama jangka panjang, diantaranya Passing Exercise (Passex), perluasan skala latihan bersama, pertukaran prajurit ahli (expert exchange) dalam domain peperangan kapal selam (underwater warfare) serta berbagai bentuk kerja sama strategis lainnya.
Latihan ini menjadi wujud konkret implementasi Politik Luar Negeri Bebas Aktif Republik Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden RI Jenderal TNI (Purn) Prabowo Subianto, yang ditindaklanjuti secara konsisten oleh pimpinan TNI AL untuk terus memperkuat kemitraan maritim yang saling menguntungkan. (Riz/Mar)











