- KM Inti Mariana VII Terbakar di Selat Sunda, TNI AL Evakuasi 28 Penumpang, 1 Tewas, 2 Hilang
- Kemenhub dan BRIN Dorong SBNP Lewat Smart Buoy, Tekan Risiko Kecelakaan Kapal
- Lonjakan Arus Barang Ramadan, IPC Terminal Petikemas, Optimalkan Fasilitas dan Layanan Terminal
- Presiden Trump Puji Presiden Prabowo Pemimpin Tangguh dan Dihormati Dunia: Saya Tidak Ingin Berhadap
- Pidato di Amerika: Presiden Prabowo Tegaskan Stabilitas, Kepastian Hukum, dan Reformasi SDM
- KRI Bung Tomo-357 Harumkan Indonesia di International Fleet Review Latma Milan 2026
- Pelindo Gandeng Perwira TNI AL Perkuat Jajaran Pandu Laut
- PTP Nonpetikemas Raih The Best Terminal HSSE Risk Control and Strengthening & Recognition 2025
- IPC TPK Dorong Kampung Kopi Salipayak Jokoh Jadi Destinasi Unggulan Sumatera Selatan
- IPC TPK Peringati Bulan K3 Nasional, Dorong Penerapan Defensive Driving di Lingkungan Pelabuhan
KRI Bima Suci Otewe ke Jakarta, Bakal Meriahkan HUT Ke-80 TNI

Keterangan Gambar : KRI Bima Suci yang sedang melaksanakan kegiatan Operasi Pelayaran Muhibah Diplomasi Duta Bangsa sekaligus Latihan dan Praktek (Lattek) Kartika Jala Krida (KJK) Taruna Akademi Angkatan Laut (AAL) Tingkat III Angkatan ke-72 Korps Pelaut Tahun 2025, bertolak dari Makassar, Sulsel, menuju Jakarta untuk memeriahkan HUT ke-80 TNI. Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), MAKASSAR: Kapal layar latih kebanggaan Indonesia, KRI Bima Suci resmi bertolak dari Dermaga Hatta Selatan, Makassar pada Selasa (23/9/2025).
Kapal ini telah menyelesaikan rangkaian Operasi Pelayaran Muhibah Diplomasi Duta Bangsa sekaligus Latihan dan Praktek (Lattek) Kartika Jala Krida (KJK) Taruna Akademi Angkatan Laut (AAL) Tingkat III Angkatan ke-72 Korps Pelaut Tahun 2025.
Makassar menjadi kota terakhir persinggahan dalam pelayaran muhibah diplomasi yang telah membawa nama Indonesia ke berbagai perairan tanah air dan mancanegara. Selanjutnya, KRI Bima Suci akan melanjutkan pelayaran menuju Jakarta, untuk turut serta dalam perayaan Hari Ulang Tahun TNI ke-80.
Baca Lainnya :
- Aslog Kasal Pimpin Sertijab dan Pelepasan Perwira Slogal0
- KRI Mandau-621 Sambangi Masyarakat Pesisir Pulau Sebatik, Merajut Kebersamaan Lewat Baksos0
- KRI Sultan Thaha Syaifuddin-376 dan KRI Sutedi Senoputra-378 Asah Kemampuan Tempur di Laut Natuna 0
- Berlabuh di Tarakan, KRI Bima Suci Disambut Adat Melayu Tepung Tawar0
- Patroli Sejuk di Rimba Mangrove Kawasan Perbatasan Bersama Wadan Pasmar 30
Keberangkatan ini menandai babak akhir perjalanan panjang Satuan Tugas (Satgas) KJK 2025 yang telah menempuh berbagai etape, mulai dari Surabaya, Jakarta, Padang, Malaysia, Thailand, Brunei Darussalam, Tarakan, hingga Makassar.
KRI Bima Suci dipimpin langsung oleh Komandan KRI, Letkol Laut (P) Sugeng Hariyanto, dengan membawa 97 Taruna AAL Tingkat III Angkatan ke-72, didampingi Palaklat Mayor Laut (P) Sopian Nurdin, serta para pelatih dan pendamping.
Hadir dalam acara pelepasan tersebut, Komandan Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) VI Laksda TNI Andi Abdul Aziz, didampingi jajaran Forkopimda Sulawesi Selatan. Dalam sambutannya, Dankodaeral VI menyampaikan apresiasi tinggi atas semangat dan dedikasi para Taruna AAL serta seluruh prajurit KRI Bima Suci.
“KRI Bima Suci bukan sekadar kapal latih, tetapi simbol diplomasi dan persaudaraan bangsa di laut. Dari Makassar, para Taruna akan membawa pulang pengalaman berharga, sekaligus mengibarkan nama Indonesia di kancah dunia,” ujar Laksda TNI Andi Abdul Aziz.
Pelayaran muhibah diplomasi ini selaras dengan kebijakan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali bahwa kegiatan ini menjadi bukti konkret komitmen Indonesia dalam memperkuat diplomasi pertahanan regional, menjalin persahabatan, dan mencetak generasi pemimpin maritim yang siap menghadapi tantangan ke depan yang semakin kompleks. (Arry/Oryza)











