- Presiden Prabowo Cek Langsung Karhutla di Kubu Raya, Pastikan Penanganan Optimal
- Penyelundupan 30.789 Ekor Benih Bening Lobster Digagalkan di Bandara Juanda, Pelaku Kabur
- Kampung Nelayan Merah Putih Mulai Menggeliat, Sudah Pasarkan 273 Ton Ikan
- Kemenhub Perkuat Budaya Keselamatan Pelayaran, Safety Training di Atas Kapal PELNI
- Pendaftaran Mitra Penyelenggara MagangHub Batch 2 Angkatan II Mulai Dibuka, Ini Syaratnya
- Patah Tulang Dioperasi di KRI dr. Soeharso, Petani Korban Gempa NTT Kini Punya Secercah Harapan
- Update Data Gempa Bumi di NTT: 87 Meninggal Dunia, 150.576 Jiwa Mengungsi
- Cetak Atlet Layar Berprestasi Dunia, Komitmen TNI AL Majukan Olahraga Air
- Bak Oase di Tengah Gurun, Rumah Sakit Apung KRI dr.Soeharso-990 Dinanti Korban Gempa NTT
- Kapal Rumah Sakit KRI dr. Soeharso-990 Sandar di Manggarai, Layani Warga Korban Gempa NTT
KKP Dukung Pengembangan Benih Nila Banjarnegara, Bisa Buat Program Budidaya di Pantura

Keterangan Gambar : Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono bertemu Bupati Banjarnegara Amalia Desiana di Kantor KKP, Jakarta Pusat, Kamis (17/7/2025). Foto: KKP
Indonesiamaritimenews.com (IMN), BANJARNEGARA: Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) siap mendukung pengembangan produksi benih ikan nila yang dilakukan oleh para pembudidaya di Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah.
Benih yang dihasilkan nantinya dapat dipakai untuk mendukung kegiatan budidaya ikan nila di pantai utara (Pantura) Jawa yang saat ini dalam tahap revitalisasi oleh KKP. Tahun lalu, para pembudidaya di Banjarnegara mampu memproduksi 2,5 miliar ekor benih.
Baca Lainnya :
- Serbuan Maritim Prajurit TNI AL di Muara Angke, Menata Lingkungan Pesisir0
- Sukseskan Program Penangkapan Ikan Terukur, KKP Gandeng Unhas0
- Pelaku Usaha Urus Izin Pemanfaatan Pulau Kecil, KKP Jemput Bola0
- Investasi Tembus Rp2,38 Triliun, Ini Langkah KKP Promosikan Sektor Kelautan Perikanan0
- Lewat Kopdeskel Merah Putih, KKP Perkuat Kelembagaan Nelayan0
“Benih itu sangat penting sekali untuk untuk mendukung kegiatan budidaya pembesaran setempat. Selain itu (potensial) juga untuk memenuhi kepentingan (budidaya) Pantura yang sedang kita revitalisasi,” ungkap Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono usai bertemu dengan Bupati Banjarnegara Amalia Desiana di Kantor KKP, Jakarta Pusat, Kamis (17/7/2025).
Tahun lalu KKP menggelontorkan sejumlah bantuan pemerintah untuk menyokong kegiatan produksi budidaya di Banjarnegara. Bantuan tersebut di antaranya satu unit mesin dan bahan baku pakan ikan, ratusan ekor calon induk, hingga paket bioflok.
Menurut Trenggono, KKP juga akan melihat potensi lain yang bisa dikembangkan di Banjarnegara, juga wilayah lain di Jawa Tengah. Tapi dia meminta pembenihan yang dilakukan harus menjadi kekuatan ekonomi kerakyatan yang bisa dijaga produktivitasnya.
Bupati Banjarnegara, Amalia Desiana mengungkapkan kegiatan budidaya perikanan menjadi sumber mata pencarian bagi 20 persen warga Banjarnegara. Data pemerintah daerah menyebutkan terdapat lebih dari 48 ribu rumah tangga yang terjun di bidang ini.
Jumlah produksi benih menurutnya masih bisa ditingkatkan mengingat potensi lahan yang tersedia cukup luas. Total luasan kolam pembenihan oleh masyarakat saat ini di angka 68,93 hektare, sedangkan lahan potensialnya lebih dari 1.600 hektare.
Adapun dukungan yang dibutuhkan masyarakat untuk meningkatkan produksi benih di antaranya ketersediaan pasokan air, pakan, hingga perbaikan sarana prasarana budidaya.
“Mudah-mudahan (dukungan dari KKP) bisa meningkatkan produksi sehingga manfaat ekonomi yang dirasakan masyarakat semakin besar,” ungkap Amalia. (Arry/Oryza)











