- Lancarkan Logistik dan Transparansi, IPC TPK Operasikan Alat Pemindai Peti Kemas Ekspor
- KRI dr. Wahidin Sudirohusodo-991 Sukses Dukung Pelayaran 3MD
- PT Terminal Teluk Lamong Datangkan E-RTG Perkuat TPK Nilam dan Ramah Lingkungan
- Kepulauan Seribu Sabet Dukcapil Prima Award, Peringkat Pertama Aktivasi IKD Terbaik Nasional
- Waah.. Kemarau Membawa Berkah, Hasil Panen Nelayan Jakarta Melimpah
- Kunjungan Hangat Komandan KRI -GNR 332 ke Pejabat Pemerintah dan Militer di Yokosuka Jepang
- Arus Barang Pelindo Bengkulu Tumbuh 35,6 Persen, Menguatkan Peran Pelabuhan bagi Perekonomian Daerah
- Modus Keramba Apung, Penyelundupan 1,6 Ton Pasir Timah Digagalkan TNI AL
- Munas FSP, Menaker: Pemerintah, Pengusaha dan Pekerja Terus Bangun Dialog
- Menaker: Penyandang Disabilitas Harus Mendapat Kesempatan Kerja Setara
Kasal: Negara Kepulauan, Kekuatan Armada Laut Kebutuhan Mutlak

Keterangan Gambar : Kasal: Negara Kepulauan, Kekuatan Armada Laut Kebutuhan Mutlak
Indonesiamaritimenews.com( (IMN),JAKARTA: Bagi negara kepulauan besar seperti Indonesia, kekuatan armada laut yang tangguh bukanlah sebuah kemewahan. Tetapi kebutuhan mutlak untuk menegakkan kedaulatan dan hukum di seluruh penjuru teritori dan yurisdiksi.
Hal ini diungkapkan oleh Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali saat acara serah terima dan pengukuhan pesawat udara serta helikopter latih milik TNI Angkatan Laut (TNI AL) di Juanda, Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis (19/1/2023).
Sejumlah Alutsista kembali menambah kekuatan udara TNI AL di bawah Pusat Penerbangan Angkatan Laut (Puspenerbal). Alutsista tersebut terdiri dari satu unit helikopter latih Single Engine Bell-505, tiga unit pesawat latih Piper Archer, dan satu unit pesawat CN 235-220 MPA akan memperkokoh satuan yang dikenal sebagai Rajawali Laut.
Baca Lainnya :
- Likupang Sambut Kunjungan Wisatawan, Presiden: Destinasi Wisata Segera Pulih Kembali0
- Bareskrim Polri Bongkar Kasus Penipuan Modus APK Android, 13 Orang Diciduk0
- Erick Thohir: Kontribusi Pelindo Kepada Negara Meningkat Signifikan0
- Silaturahmi PPAL Bandung, Pensiunan Jangan Merasa Tua0
- Luar Biasa! Gelaran Wayang Orang Pandawa Boyong Dapat Apresiasi UNESCO0
Lebih lanjut menurut Kasal, dalam menyelenggarakan operasi laut yang efektif, unsur udara memiliki peran yang sangat vital, yaitu sebagai kepanjangan mata dan tangan dari armada kapal perang. “Dengan memanfaatkan keunggulan yang dimiliki berupa kemampuan dalam hal kecepatan dan manuver akan memberikan efek yang menguntungkan bagi pelaksanaan operasi,” kata Kasal.
Kasal telah menempatkan pemenuhan kebutuhan Alutsista sebagai Program Prioritas dengan memfokuskan diri untuk mencapai kekuatan yang siap dioperasionalkan dalam bentuk kesiagaan dan kesiapan yang tinggi. Pemenuhan tersebut juga didukung dengan modernisasi sesuai perkembangan teknologi.
Termasuk di dalamnya kekuatan udara sebagai imbas dari semakin kompleks dan bervariasinya bentuk-bentuk kerawanan yang dapat mengancam kedaulatan negara. Hal ini sebagai dampak dari perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang sangat pesat.
Di sisi lain, membangun kemampuan tempur TNI AL yang tangguh, juga diperlukan pengawak yang militan dan profesional. "Pembangunan alutsista dan Sumber Daya Manusia (SDM) senantiasa berjalan beriringan, oleh karena itu diperlukan integrasi antar keduanya. “Pesawat dan heli latih mempunyai nilai penting dalam keselarasan antara pembangunan Alutsista dan personel pengawaknya,” tegas Kasal. (Ted/Oryza)











