- Upacara HUT ke-81 RI di Istana, Ini Rekayasa Lalu Lintas di Kawasan Monas-Dukuh Atas
- Pasukan Katak TNI AL dan US Navy Seal Team One Adu Kemampuan
- KRI Bung Hatta-370 Kirim Bantuan Logistik ke Lokasi Gempa NTT
- PELNI Buka Posko Logistik Bantuan Korban Gempa NTT Bebas Biaya Kirim, Ini Syaratnya
- Pray for NTT, TNI AL Kerahkan 3 KRI dan Helikopter
- Gempa di NTT, Prajurit TNI AL Evakuasi Ribuan Warga Mengungsi
- TNI AL dan Tim Gabungan Terjun di Lokasi Terdampak Gempa di Pelabuhan Say Maumere NTT
- BMKG: 235 Kali Aktivitas Gempa Susulan di NTT
- Terminal Kijing PTP Nonpetikemas Bukukan Total Throughput 3,27 juta ton, Tumbuh 88,25%
- IPC TPK Salurkan Gerobak Sampah, Perkuat Kebersihan Palembang
Kapal Tenggelam di Buton, 15 Nyawa Penumpang Melayang

Keterangan Gambar : Tim Basarnas Kendari melakukan pecarian korban kapal tenggelam. Foto: Basarnas Kendari
Indonesiamaritimenews.com (IMN), KENDARI: Tak kurang dari 15 nyawa penumpang melayang akibat kapal penyeberangan tenggelam di Teluk Kecamatan Mawasangka, Kabupaten Buton Tengah, Sulawesi Tenggara, Senin (24/07) dinihari. Sebanyak 33 penumpang lainnya selamat.
Basarnas Kendari menyatakan kapal penyeberangan antar desa tersebut ditumpangi 48 orang. Kapal tersebut membawa warga yang baru pulang dari menonton acara HUT Kabupaten Buton yang berlangsung di Kecamatan Mawasangka Tengah.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KKP) Basarnas Kendari, Muhammad Arafah menjelaskan pada Senin (24/7/2023) dinihari sekitar pukul 02.30 WITA pihaknya memberangkatkan tim rescue beranggota 4 personel.
Baca Lainnya :
- Nyaris Tenggelam, Kapal Pembawa Sembako dievakuasi Prajurit Posal Paloh0
- 1 Tewas, 3 Diselamatkan, Badai Terjang Kapal Ikan Sri Lanka di Samudera Hindia0
- Astaga! Pria Berbobot 300 Kg, Warga Ciledug, Dievakuasi Pakai Forklift dan Truk Damkar0
- TNI AL Turun Tangan, 17 Pekerja Migran Ilegal Gagal Diselundupkan ke Malaysia0
- 2 Hari Terombang-ambing di Laut, Ayah dan Anak Diselamatkan KRI Malahayati-3620
"Pukul 04.50 kembali memberangkatkan tim rescue 210 dari Pelabuhan Murhum Bau Bau dengan peralatan lengkap dan 14 orang penyelam ke lokasi tenggelam kapal di Teluk Mawasangka Tengah," jelas Muhammad Arafah kepada wartawan.
Para korban baik yang selamat maupun meninggal dunia dievakuasi oleh Tim SAR. Tercatat 33 penumpang selamat, sedangkan 15 lainnya meningal dunia. Penyebab kecelakaan masih diselidiki. Para korban dibawa ke Puskesmas Mawasangka Timur.
Informasi yang dihimpun indonesiameritimenews.com sebanyak 48 orang warga Desa Lagili, Kecamatan Mawasangka Timur, naik kapal kecil atau 'perahu ketinting' menuju Kecamatan Mawasangka Tengah. Mereka menonton acara hiburan HUT Kabupaten Buton Tengah di Lapangan Lakorua. Pulangnya mereka kembali naik kapal yang sama.
Dalam pelayaran, sekitar 500 meter dari pelabuhan Desa Lagili, kapal itu miring dan oleng diduga akibat bocor. Kapal sarat penumpang tersebut akhirnya terbalik menumpahkan penumpang di dalamnya. Para penumpang pun tenggelam karena merekantidak mengenakan pelampung.
Sementara itu Kapolres Buton Tengah, AKBP Yanna Nurhandiana mengatakan diduga kapal tersebut over kapasitas. Guna megetahui penyebab pasti kecelakaan ini, nakhoda kapal telah diamankan. (Ari/Oryza)











