- Diikuti 12.128 Peserta, Kemnaker Mulai Gelar Pelatihan Vokasi Nasional Batch 4
- Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026 di Pulau Damer: Kas Keliling, Edukasi Kebangsaan dan Bakti Kesehatan
- TNI AL Gelar Kompetisi Menembak Fun Shooting Diikuti 29 Negara, Ini Juaranya
- Apel Saka Bahari 2026, Membentuk Generasi Muda Bervisi Maritim, Tangguh, Siap Hadapi Disrupsi
- Perkuat Konektivitas Antarpulau, Pelindo dan AMANAIR Jajaki Layanan Seaplane
- KKP Jemput Bola Bantu Urus Izin Usaha Perikanan Tangkap di Kampung Nelayan Merah Putih
- Lanal Lampung Bekali Materi Bela Negara, Tanamkan Displin Siswa SMAN 11 Bandar Lampung
- TPK Koja Pastikan Operasional dan Pelayanan Terminal Tetap Lancar dan Terjaga Saat Pekerja Sampaikan Aspirasi
- 13 Hari Hilang di Laut, Rachmad Ditemukan Terdampar di Pulau Republik Palau
- Menteri Trenggono Pastikan 6 Program Prioritas Bawa Manfaat bagi Masyarakat, Apa Saja ?
Kapal Tenggelam di Buton, 15 Nyawa Penumpang Melayang

Keterangan Gambar : Tim Basarnas Kendari melakukan pecarian korban kapal tenggelam. Foto: Basarnas Kendari
Indonesiamaritimenews.com (IMN), KENDARI: Tak kurang dari 15 nyawa penumpang melayang akibat kapal penyeberangan tenggelam di Teluk Kecamatan Mawasangka, Kabupaten Buton Tengah, Sulawesi Tenggara, Senin (24/07) dinihari. Sebanyak 33 penumpang lainnya selamat.
Basarnas Kendari menyatakan kapal penyeberangan antar desa tersebut ditumpangi 48 orang. Kapal tersebut membawa warga yang baru pulang dari menonton acara HUT Kabupaten Buton yang berlangsung di Kecamatan Mawasangka Tengah.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KKP) Basarnas Kendari, Muhammad Arafah menjelaskan pada Senin (24/7/2023) dinihari sekitar pukul 02.30 WITA pihaknya memberangkatkan tim rescue beranggota 4 personel.
Baca Lainnya :
- Nyaris Tenggelam, Kapal Pembawa Sembako dievakuasi Prajurit Posal Paloh0
- 1 Tewas, 3 Diselamatkan, Badai Terjang Kapal Ikan Sri Lanka di Samudera Hindia0
- Astaga! Pria Berbobot 300 Kg, Warga Ciledug, Dievakuasi Pakai Forklift dan Truk Damkar0
- TNI AL Turun Tangan, 17 Pekerja Migran Ilegal Gagal Diselundupkan ke Malaysia0
- 2 Hari Terombang-ambing di Laut, Ayah dan Anak Diselamatkan KRI Malahayati-3620
"Pukul 04.50 kembali memberangkatkan tim rescue 210 dari Pelabuhan Murhum Bau Bau dengan peralatan lengkap dan 14 orang penyelam ke lokasi tenggelam kapal di Teluk Mawasangka Tengah," jelas Muhammad Arafah kepada wartawan.
Para korban baik yang selamat maupun meninggal dunia dievakuasi oleh Tim SAR. Tercatat 33 penumpang selamat, sedangkan 15 lainnya meningal dunia. Penyebab kecelakaan masih diselidiki. Para korban dibawa ke Puskesmas Mawasangka Timur.
Informasi yang dihimpun indonesiameritimenews.com sebanyak 48 orang warga Desa Lagili, Kecamatan Mawasangka Timur, naik kapal kecil atau 'perahu ketinting' menuju Kecamatan Mawasangka Tengah. Mereka menonton acara hiburan HUT Kabupaten Buton Tengah di Lapangan Lakorua. Pulangnya mereka kembali naik kapal yang sama.
Dalam pelayaran, sekitar 500 meter dari pelabuhan Desa Lagili, kapal itu miring dan oleng diduga akibat bocor. Kapal sarat penumpang tersebut akhirnya terbalik menumpahkan penumpang di dalamnya. Para penumpang pun tenggelam karena merekantidak mengenakan pelampung.
Sementara itu Kapolres Buton Tengah, AKBP Yanna Nurhandiana mengatakan diduga kapal tersebut over kapasitas. Guna megetahui penyebab pasti kecelakaan ini, nakhoda kapal telah diamankan. (Ari/Oryza)











