- Update Gempa M 7,7 di NTT: Meninggal Dunia 103 Orang, 1.666 Luka-luka
- Komisi VIII DPR Tinjau KRI dr. Soeharso-990, Lihat Langsung Pengobatan Korban Gempa NTT
- KRI dr. Soeharso-990, Rumah Sakit Darurat Layani Korban Gempa Bumi NTT
- Sidak Malam, Komut Pertamina Pastikan Pasokan Bio Solar dan Pertalite Lancar
- Kapal Perang KRI Teluk Parigi-539 Angkut Genset, Beras hingga Rendang, Bantuan untuk Korban Gempa NTT
- Relawan Bakti BUMN Batch IX, Pelindo Semai Harapan di Langowan
- Forum ASEAN di Bangkok, Menaker Bawa Agenda Penguatan Keterampilan dan Perlindungan Pekerja
- KKP Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Bencana Gempa Bumi di NTT
- Pelindo Regional 2 dan BNN Jakut Edukasi Bahaya Narkoba di SMAN 13 Jakarta
- Cegah Karhutla, Presiden Prabowo Tekankan Tindakan Dini, Edukasi, dan Penegakan Hukum
Kapal Nelayan Bawa 5 ABK Mati Mesin, Ditemukan Tentera Laut Diraja Malaysia, Diselamatkan TNI AL

Keterangan Gambar : Kapal Nelayan Bawa 5 ABK Mati Mesin, Ditemukan Tentera Laut Diraja Malaysia, Diselamatkan TNI AL. Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), SELAT MALAKA: TNI Angkatan Laut kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga keselamatan pelaut dan nelayan Indonesia. Kali ini kapal nelayan KM Sehla asal Deli Serdang dengan lima awak berhasil diselamatkan KRI Bubara-868, jajaran Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) IV.
Dalam siaran resmi TNI AL, Senin (15/9/2025) disebutkan kapal tersebut mengalami kerusakan mesin di perairan Selat Malaka. Sebelumnya, KM Sehla yang berbobot 5 GT ditemukan oleh unsur Tentera Laut Diraja Malaysia (TLDM) KD Mahamiru-11.
Kapal tersebut kemudian ditarik (towing) menuju titik penjemputan (RV) dan diserahkan kepada KRI Bubara-868. Setelah proses serah terima, prajurit KRI Bubara-868 langsung melakukan pengecekan kondisi para awak kapal, memberikan dukungan logistik, serta menarik KM Sehla menuju perairan Belawan.
Baca Lainnya :
- Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih Dimulai, Tahap I Sasar 65 Desa Pesisir, Anggaran Rp1,34 T0
- KKP Dorong Percepatan Legalisasi Rencana Zona KSNT, Ini 17 Lokasinya0
- Kawasan Sigitiga Karang, Indonesia Dorong Pendanaan Berkelanjutan0
- Kembangkan Kampus Cerdas Kelautan Perikanan, KKP Gandeng Korea Selatan0
- KKP Siapkan IndiGeo, Ini Fungsinya0
Selanjutnya kapal nelayan tersebut diserahkan kepada pihak keluarga di perairan Paluhsibaji, dengan seluruh ABK dalam kondisi sehat dan selamat.
Langkah cepat TNI AL bersama TLDM ini menjadi bukti nyata sinergi antar Angkatan Laut kedua negara dalam menjaga keamanan maritim di kawasan perbatasan sekaligus memastikan perlindungan terhadap nelayan Indonesia, sesuai dengan perintah Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali. (Arry/Oryza)











