- Ini Langkah IPC TPK Kenalkan Industri Petikemas ke Generasi Muda Jakarta Utara
- Buka Maritime Expo 2026, Wamenhub Suntana Apresiasi Pengabdian Pelaut Indonesia
- Bangun Proyek Dermaga Tanpa Izin, Dua Perusahaan di Riau Disegel KKP
- Puluhan Ekor Hiu Bambu Hasil Penangkaran Dilepas KKP di Laut Kepulauan Seribu
- Libur Sekolah, Penjualan Tiket Diskon Kapal PELNI Tembus 214 Ribu Penumpang
- Kapal Perang Inggris HMS Tamar (P233) Merapat di Jakarta, Ada Apa ?
- Pelindo Regional 2 Priok Gandeng Kejaksaan Tangani Kepastian Hukum Penyelenggaraan Kegiatan Kepelabuhanan
- Ini Hasil RUPS Pelindo 2025: Kinerja Tumbuh, Setor ke Negara Rp7,81 Triliun
- Latma Malindo Jaya 28AB-26, Indonesia dan Malaysia Himpun Kekuatan Laut Hadapi Tantangan Maritim
- Operasi Senyap TNI AL di Tengah Malam, Gagalkan Penyelundupan Pasir Timah 4,25 Ton Miliaran Rupiah
Kapal Baru KRI Canopus-936 Tiba dari Jerman, Disambut Pesud Wing Udara 1, Siap Jelajahi Laut Dalam

Keterangan Gambar : Kapal Baru KRI Canopus-936 Tiba dari Jerman, Disambut Pesud Wing Udara 1. Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: Kapal perang yang baru dipesan dari Jerman, KRI Canopus-936 memasuki wilayah Indonesia tepatnya perairan Selat Sunda, Rabu (6/5/2026). Kedatangan kapal canggih ini disambut oleh unsur kekuatan TNI AL baik laut maupun udara.
Unsur Pesawat Udara Wing Udara 1, Casa 212-200 MPA P-8202, turut menyambut kedatangan Kapal Perang Indonesia Canopus-936 saat memasuki wilayah perairan Indonesia, Rabu (6/5/2026). Pesud yang diawaki Mayor Laut (P) Musmuliadi tersebut melakukan flypass atau terbang rendah, Photex (photo exercise) dan komunikasi udara sebagai bentuk penghormatan atas kedatangan kapal Bantu Hidro-Oseanografi (BHO) tercanggih milik TNI AL.
KRI Canopus-936 merupakan kapal BHO Ocean Going buatan galangan Abeking & Rasmussen, Jerman, yang difungsikan untuk riset laut dalam. Kapal sepanjang 105 meter ini mampu beroperasi hingga 60 hari tanpa henti dan dilengkapi teknologi AUV serta ROV canggih untuk memetakan dasar laut hingga kedalaman 11.000 meter. Kapal bertolak dari Jerman sejak awal April 2026 dan resmi memasuki perairan Indonesia hari selasa 6 april 2026.
Baca Lainnya :
- Gagalkan Penyelundupan Sisik Trenggiling, Danlanal Banten Raih Penghargaan dari Kasal0
- Kolinlamil Sahabat Masyarakat, Kerahkan KRI Youtefa-552 Bakti Sosial untuk Warga Timika0
- Tinggalkan Singapura, KRI Bima Suci Lanjut Pelayaran KJK 2026 Etape 5 ke Vietnam0
- Mantap! Lanal Lampung Panen Raya Padi di Pesawaran, Dukung Ketahanan Pangan0
- Pasukan Katak TNI AL Siaga Objek Vital, Antisipasi Serangan Pembajak Pesawat0
Komandan Wing Udara 1 Kolonel Laut (P) Dani Widjanarka, M.Tr.Opsla., menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas keterlibatan Pesud P-8202 dalam penyambutan alutsista strategis TNI AL tersebut. “Terima kasih atas pelaksanaan giat tersebut. Tetap perhatikan keselamatan terbang selama di daerah operasi,” tegas Danwing.
Selain disambut Pesud P-8202 Wing Udara 1, KRI Canopus-936 juga disambut KRI Bung Tomo-357 di perairan Selat Sunda. Kehadiran KRI Canopus-936 akan memperkuat kemampuan survei dan pemetaan hidro-oseanografi TNI AL guna mendukung kepentingan pertahanan, keselamatan pelayaran, serta penelitian sumber daya kelautan nasional.
Pelaksanaan penyambutan oleh unsur udara Wing Udara 1 berjalan aman dan lancar. Momen ini menjadi bukti sinergi unsur laut dan udara TNI AL dalam mengamankan wilayah yurisdiksi sekaligus menyambut kedatangan alutsista baru yang akan memperkuat diplomasi maritim Indonesia. (Arry/Mar)











