- Siaga Hadapi Ancaman Udara, KRI Teluk Sibolga-536 Satfib Koarmada I Asah Kemampuan Tempur
- Tingkatkan Pelayanan dan Pendapatan Negara di Sektor Maritim, Kemenhub Tandatangani Perjanjian Konsesi Strategis dengan Pelindo
- Kapal Baru KRI Canopus-936 Tiba dari Jerman, Disambut Pesud Wing Udara 1, Siap Jelajahi Laut Dalam
- Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026, Warga Negeri Tumalehu Pulau Manipa Berbondong-bondong Ikuti Baksos
- Dor! Tembakan Peringatan TNI AL Gagalkan Upaya Penyelundupan 125.000 Benih Bening Lobster di Perairan Jambi
- Ratusan Liter Miras Sopi Nyaris Diselundupkan Lewat Pelabuhan Tual, Pelaku Diringkus Aparat TNI dan Polri
- Menaker: Pemerintah Perkuat Perlindungan Pekerja melalui Regulasi Pembatasan Outsourcing
- Teken MoU, Kemnaker–Transjakarta Buka Akses Kerja di Sektor Transportasi
- IPC TPK Membangun Fasilitas Air Bersih bagi Masyarakat Muaro Jambi
- Safety Prioritas Utama , IPC TPK Perkuat Budaya Kerja Aman
Kapal Baru KRI Canopus-936 Tiba dari Jerman, Disambut Pesud Wing Udara 1, Siap Jelajahi Laut Dalam

Keterangan Gambar : Kapal Baru KRI Canopus-936 Tiba dari Jerman, Disambut Pesud Wing Udara 1. Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: Kapal perang yang baru dipesan dari Jerman, KRI Canopus-936 memasuki wilayah Indonesia tepatnya perairan Selat Sunda, Rabu (6/5/2026). Kedatangan kapal canggih ini disambut oleh unsur kekuatan TNI AL baik laut maupun udara.
Unsur Pesawat Udara Wing Udara 1, Casa 212-200 MPA P-8202, turut menyambut kedatangan Kapal Perang Indonesia Canopus-936 saat memasuki wilayah perairan Indonesia, Rabu (6/5/2026). Pesud yang diawaki Mayor Laut (P) Musmuliadi tersebut melakukan flypass atau terbang rendah, Photex (photo exercise) dan komunikasi udara sebagai bentuk penghormatan atas kedatangan kapal Bantu Hidro-Oseanografi (BHO) tercanggih milik TNI AL.
KRI Canopus-936 merupakan kapal BHO Ocean Going buatan galangan Abeking & Rasmussen, Jerman, yang difungsikan untuk riset laut dalam. Kapal sepanjang 105 meter ini mampu beroperasi hingga 60 hari tanpa henti dan dilengkapi teknologi AUV serta ROV canggih untuk memetakan dasar laut hingga kedalaman 11.000 meter. Kapal bertolak dari Jerman sejak awal April 2026 dan resmi memasuki perairan Indonesia hari selasa 6 april 2026.
Baca Lainnya :
- Gagalkan Penyelundupan Sisik Trenggiling, Danlanal Banten Raih Penghargaan dari Kasal0
- Kolinlamil Sahabat Masyarakat, Kerahkan KRI Youtefa-552 Bakti Sosial untuk Warga Timika0
- Tinggalkan Singapura, KRI Bima Suci Lanjut Pelayaran KJK 2026 Etape 5 ke Vietnam0
- Mantap! Lanal Lampung Panen Raya Padi di Pesawaran, Dukung Ketahanan Pangan0
- Pasukan Katak TNI AL Siaga Objek Vital, Antisipasi Serangan Pembajak Pesawat0
Komandan Wing Udara 1 Kolonel Laut (P) Dani Widjanarka, M.Tr.Opsla., menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas keterlibatan Pesud P-8202 dalam penyambutan alutsista strategis TNI AL tersebut. “Terima kasih atas pelaksanaan giat tersebut. Tetap perhatikan keselamatan terbang selama di daerah operasi,” tegas Danwing.
Selain disambut Pesud P-8202 Wing Udara 1, KRI Canopus-936 juga disambut KRI Bung Tomo-357 di perairan Selat Sunda. Kehadiran KRI Canopus-936 akan memperkuat kemampuan survei dan pemetaan hidro-oseanografi TNI AL guna mendukung kepentingan pertahanan, keselamatan pelayaran, serta penelitian sumber daya kelautan nasional.
Pelaksanaan penyambutan oleh unsur udara Wing Udara 1 berjalan aman dan lancar. Momen ini menjadi bukti sinergi unsur laut dan udara TNI AL dalam mengamankan wilayah yurisdiksi sekaligus menyambut kedatangan alutsista baru yang akan memperkuat diplomasi maritim Indonesia. (Arry/Mar)











