- Pelindo Regional 4 Peduli Korban Kebakaran di Makassar, Salurkan Bantuan
- Pelindo Indonesia Network Pendulum Diluncurkan, Perkuat Konektivitas dan Efisiensi Logistik Nasional
- KRI Alamang-644 Tebar Kebaikan, Nelayan Tanjung Balai Asahan Dibagi Sembako dan Cek Kesehatan
- TNI AL dan Tentara Australia Asah Kemampuan, Operasi Pendaratan Amfibi di Situbondo
- Senangnya Bocah-bocah TK Dewi Sartika Wonokromo Naik Tank Amfibi 2 Marinir
- Kapolri Suyudi Temui Panglima TNI di Mabes Cilangkap, Ini yang Dibahas
- Misi Kemanusiaan di Fiji Berakhir Sukses, Satgas Port Visit 2026 Lanjutkan Berlayar ke Solomon
- Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026, Menembus Lautan Distribusikan Rp25 Milyar ke Pulau 3T
- Aksi Sosial Lintas Benua, Bakti Kesehatan Satgas Port Visit 2026 Disambut Antusias Masyarakat Fiji
- Edukasi Keselamatan Melaut, Posal Sungai Kakap Gelar Penyuluhan Nelayan Kecil
Ini Dia, Kekuatan Alutsista TNI AL Dikerahkan di Latihan Armada Jaya 2023

Keterangan Gambar : Kapal perang TNI AL dikerahkan dalam latihan Armada Jaya XLI 2023. Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN),JAKARTA: Deretan alutsista milik TNI Angkatan Laut diturunkan dalam Latihan Armada Jaya XLI TA 2023. Kapal Perang Republik Indonesia (KRI), pesawat udara, helikopter, hingga kendaraan tempur dilibatkan dalam kegiatan latihan puncak TNI AL ini.
Sejumlah kapal perang terbagi dalam dua Komando Tugas (Kogas) yaitu Komando Tugas Gabungan Amfibi (Kogasgabfib) dan Komando Tugas Laut Gabungan (Kogaslagab).
Terdapat lima KRI yang tergabung dalam Kogasgabfib adalah KRI Alugoro-405, KRI Surabaya-591, KRI Teluk Banten-516, KRI Pulau Rengat-711, dan KRI Pulau Raas-722.
Baca Lainnya :
- Kijing Harapan Baru, Pelabuhan Pontianak Jadi Wisata Heritage0
- TNI AL Maknai Idul Adha 1444 H, Sarana Peningkatan Ketakwaan dan Kepedulian0
- Perempuan Bisa Terbang, Pilot Kawakan Berbagi Ilmu dengan Wanita Penerbang TNI AL0
- 21 Kapal Perang, Puluhan Ranpur Dikerahkan dalam Latihan Armada Jaya 20230
- Mudik Idul Adha Kendaraan Antre Berjam-jam di Merak, Kesiapan ASDP Dipertanyakan0
Selanjutnya, 13 KRI tergabung dalam Kogaslagab yaitu:
- KRI I Gusti Ngurah Rai-332
- KRI John Lie-358
- KRI Abdul Halim Perdanakusuma-355
- KRI Sultan Hasanuddin-366
- KRI Sultan Iskandar Muda-367
- KRI Layang-635
- KRI Halasan-630
- KRI Tombak-629
- KRI Sampari-628
- KRI Kerambit-627
- KRI Leuser-924
- KRI Raden Eddy Martadinata-331
- KRI Soputan-923.
Selain itu, alutsista udara yang ditugaskan dalam Latihan Armada Jaya antara lain:
- pesawat udara (pesud) CN 235-220 P-8304
- pesud CN 235-220 P-8301
- Helikopter AS 565 MBe HS-1305
- Helikopter AS 565 MBe HS-1309
- UAV Scan Eagle QR-7102/QR-7103
- pesud NC212-200 Aviocar U-6215
Selain itu Helicopter Bell 412 HP HU-4203 yang standby di Surabaya dan Helicopter Bell 412 HP-HU 4206 standby di daerah pendaratan Banongan.
Sedangkan dari unsur darat TNI AL menyiapkan 41 kendaraan tempur (Ranpur), 40 unit kendaraan taktis (Rantis) dan 20 unit Alat Apung (Alpung) Marinir.
Dalam Latihan Armada Jaya XLI TA 2023 melibatkan 1.916 prajurit pada tahap Gladi Posko dari Koarmada RI, Koarmada I, Koarmada II, Kodiklatal, Pushidrosal, Lantamal IV/Batam, Kolinlamil, Guspurla Koarmada I ,Pasmar 2, Puskopaska, Lantamal XIV/Sorong, Disinfolahtal, dan Dispamsanal. Sementara pada tahap Manuver Lapangan sebanyak 5.900 personel.
Seluruh prajurit serta unsur TNI AL telah melaksanakan fase laut yang dimulai pada tanggal 28 hingga 30 Juni 2023 di perairan Laut Jawa, perairan Laut Bali, dan perairan Asembagus, Situbondo, Jawa Timur. Tanggal 1 Juli 2023, pasukan pendarat Marinir akan melaksanakan pendaratan amfibi di Pantai Banongan, Jawa Timur.
Latihan Armada Jaya dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan kemampuan unsur pimpinan - staf komando gabungan TNI dan komando tugas gabungan dalam melaksanakan Proses Pengambilan Keputusan Militer (PPKM) pada pelaksanaan operasi gabungan TNI, meningkatkan profesionalisme prajurit TNI Angkatan Laut dan kesiapan operasional serta keterpaduan komponen SSAT, dan menguji doktrin operasi gabungan TNI.
Pelaksanaan kegiatan Latihan Armada Jaya XLI TA 2023 ini merupakan program prioritas Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali yaitu TNI Angkatan Laut memfokuskan diri untuk mencapai kekuatan yang siap dioperasionalkan dalam bentuk kesiapan dan kesiagaan yang tinggi.
“TNI Angkatan Laut bertanggung jawab dalam melaksanakan pembinaan kesiapan tempur laut yang dimilikinya, termasuk di dalamnya pembinaan kemampuan material dan personel pengawak alutsista, sebagai bagian penting dari upaya membangun TNI Angkatan Laut yang profesional, modern, dan tangguh”, pungkas Kasal. (Arry/ Oryza)











