- Buka Peluang Kerja Baru Kemnaker Gandeng TikTok, Dorong Talenta Ekonomi Digital
- Petikemas Internasional Dongkrak Kinerja Terminal Teluk Lamong 4,5%
- Transformasi Terminal Dongkrak Arus Peti Kemas di TPK Sorong 10% Pada Triwulan I 2026
- KRI Bima Suci Bawa Taruna AAL dan Cadet Asean Tiba di Colombo, Misi Diplomasi Kartika Jala Krida 2026
- Heboh Pulau Umang di Banten Dijual Rp65 Miliar, KKP: Langsung Kami Segel
- Taklukkan Medan Sulit Samudra Atlantik, KRI Conapus-936 Sandar di Afrika Selatan
- Layanan Pelindo Masa Angkutan Lebaran 2026 Tembus 2,6 Juta Penumpang, Meningkat 24 %
- PELNI dan Meratus Line Perluas Kerja Sama Strategis Program Tol Laut
- Kapal Perang Fregat Angkatan Laut Thailand Singgah di Surabaya, Ini Kekuatannya
- Yuhuu... 441 Riders Cilik Bersaing Ketat di Kejurnas Push Bike Race Kapten Morgan Tahun 2026
HUT TPK Koja Ke-26 Undang Pedagang Kecil Buka Lapak dan UMKM Binaan

Keterangan Gambar : Zainsl 35 tahun Pedagang sate sedang mempersiapkan hidangan dagangannya Foto: property of indonesiamaritimenewa.com
Indonesiamaritimenews.com (IMN),JAKARTA: Perayaan Hari Ulang Tahun Terminal Peti Kemas Koja (TPK) ke-26 pada Kamis (29/2) lalu berlangsung meriah. Kemeriahan itu bukan saja karena hiburan live music dan suasana tamu yang hadir, namun juga kuliner yang disajikan.
Para tamu yang hadir dimanjakan dengan berbagai hidangan yang didatangkan langsung dengan lapak dan gerobak dan pedagangnya serta UMKM binaan TPK Koja.
Baca Lainnya :
- Bali Ocean Days, KKP Gaungkan Ekonomi Biru0
- Rakernas PIM 2023, Bunda Indah: Generasi Masa Depan di Tangan Perempuan Tangguh0
- 1.628 Usaha Menengah Kecil Difasilitasi Pendampingan Kembangkan Bisnis, Dirjen KKP: Supaya Naik Kela0
- Olahan Gurita Bengkulu Punya Potensi Nilai Ekonomi, KKP Tingkatkan Skill Pengrajin0
- Gernas Bangga Buatan Indonesia dan BBWI Bakal Dongkrak UMKM Daerah0
Mereka berjajar memenuhi tenda di pelataran kantor TPK Koja. Ada gerobak sate padang, bakso, mie ayam, dawet, siomay, serta makanan dan minum lainnya.
Mereka adalah pedagang gerobak di kakilima yg telah lolos seleksi untuk membuka lapak.
Zainal Abidin, 35 tahun, termasuk yang beruntung terpilih untuk memajang gerobak satenya di acara itu.
"Sehari-hari saya mangkal di kaki lima di depan kantor TPK Koja," katanya.
Pelanggannya, selain masyarakat umum, juga karyawan TPK Koja. Jadi, soal cita rasa sate Mas Zainal Abidin, tak diragukan lagi. Karena itulah dia lolos seleksi.
"Alhamdulillah rejeki anak dan istri di kampung," katanya bersyukur.
Untuk acara itu Zainal mendapat order 150 porsi sate padang dengan harga per porsi Rp20 ribu. Untuk itu dia menyiapkan 1500 tusuk sate dan 150 ketupat.
Uniknya, meskipun menjual sate padang, Zainal Abidin bukan orang awak. Dia kelahiran Bumi Ayu, Jawa Tengah.
Belajar memasak sate Padang di mana?
"Saya pernah bekerja delapan tahun bersama pedagang sate Padang asli dari Minangkabau," katanya.
Selama delapan tahun itulah dia banyak menyerap ilmu mengolah sate Padang. Ketika bosnya menyatakan berhenti berjualan, Zainal pun berinisiatif melanjutkan usaha itu dan mangkal di depan kantor TPK Koja. Dalam sehari dia bisa menghabiskan sekitar 500 tusuk sate.
Bagi Zainal, berjualan sate
Padang adalah pilihan terbaik ketimbang menjadi buruh tani di kampungnya.
"Upah buruh tani hanya dua puluh lima ribu rupiah per hari. Tak cukup buat hidup," aku ayah dua anak itu.
Namun Zainal belum bisa membawa keluarganya ke Jakarta karena biaya hidup dan sewa tempat tinggal yang tinggi.
"Saya mudik nengok anak istri kalau dananya sudah mencukupi," katanya sumringah.
Bagi Zainal Abidin, mendapat undangan untuk berjualan di acara HUT TPK Koja kali ini adalah yang ketiga kalinya.
Dia mengapresiasi manajemen TPK Koja yang melibatkan pedagang kecil seperti dirinya. Dia berharap perhatian ini akan terua berlanjut di masa-masa mendatang.
Dia pun terus berdoa dan berharap semoga TPK Koja terus maju dan berkembang.Seperti yel yel yang didengarnya, saat membakar sate dan mengibas-ngibasnya. Para karyawan berteriak, TPK Koja, jaya jaya jaya ..sambil mengepal tangan menghujam ke atas meruak udara. (Herman Syahara/*)











