- Pesantren Kilat di Kapal Perang TNI AL Selesai, Ratusan Pelajar Peroleh Ilmu Agama dan Perkuat Karakter
- Setahun Danantara Indonesia, Presiden Prabowo Tekankan Integritas dan Tata Kelola Jangka Panjang
- Mudik Nyaman Bersama PELNI, 1.230 Pemudik Naik Kapal Gratis Balikpapan-Surabaya
- PELNI Ajak Pejabat BP BUMN dan Kemenhub ke Tanjung Priok Pantau Langsung Arus Mudik Lebaran 2026
- Angkutan Lebaran 2026, Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Siapkan Layanan Terbaik
- Setahun Danantara Indonesia, PELNI Salurkan 2.000 Paket Perlengkapan Sekolah di Maluku
- Angkutan Lebaran 2026, Pelindo Regional 2 Banten Siapkan Pelabuhan Ciwandan Layani Pemudik
- Dilepas Kasal, Ratusan Peserta Pesantren Kilat Ramadhan 2026 Berlayar Naik KRI Semarang-594
- Ketika Pelaksanaan Bongkar Muat di Pelabuhan Tak Sesuai Perencanaan Teknologi Operasi Kembaran Digital Super Cerdas Hadir Menyelesaikan
- Arus Mudik Lebaran 2026, Pelindo Perkuat Koordinasi Lintas Sektoral
Genjot Program Kampung Nelayan Merah Putih, Menteri Trenggono Blusukan ke Kepri

Keterangan Gambar : Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono menjau sejumlah desa di Kepulauan Riau untuk mempercepat program Kampung Nelayan Merah Putih (KMNP). Foto: KKP
Indonesiamaritimenews.com (IMN), KEPULAUAN RIAU: Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono meninjau sejumlah calon lokasi pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Kepulauan Riau. Ia ingin memastikan kesiapan calon lokasi sekaligus sebagai upaya percepatan realisasi program strategis tersebut.
Adapun calon lokasi yang ditinjau di Kepulauan Riau (Kepri) yakni di Desa Cemaga Utara di Kabupaten Natuna; Desa Sembulang, Pulau Rempang, Kota Batam; serta Kelurahan Kasu dan Kelurahan Sekanak Raya, Kecamatan Belakang Padang, Kota Batam.
Trenggono menegaskan, peninjauan ini penting agar lokasi yang dipilih benar-benar sesuai kebutuhan dan dapat segera direalisasikan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.
Baca Lainnya :
- Revitalisasi Tambak Pantura, Tilapia Indonesia Bisa Mendunia0
- Serbuan Teritorial, TNI AL Tanam 1.456 Mangrove di Pantai Cemara Lombok0
- Ini Dia, Tiga Inovasi KKP Peraih Outstanding Public Service Innovation di KIPP 20250
- Sekolah Lapang Cuaca Nelayan di Cilacap, BMKG Beri Edukasi Hadapi Krisis Iklim0
- Joy Sailing KRI Surabaya-591 Bersama Universitas Hang Tuah Surabaya0
“Program ini merupakan arahan langsung Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat pesisir. Kami harus pastikan program ini berjalan dengan benar dan bermanfaat,” kata Trenggono dalam keterangan tertulis, Kamis (28/8/2025).
KNMP merupakan program terobosan pemerintah untuk mengubah wajah kampung nelayan tradisional menjadi lebih modern dan produktif. Untuk itu, KKP akan membangun sarana prasarana pendukung kegiatan perikanan, hingga infrastruktur sosial bagi nelayan dalam satu kawasan. Seperti dermaga, pasar ikan higienis, cold storage, bengkel kapal, tempat pelelangan ikan (TPI), balai pelatihan, hingga area kuliner.
“Dengan fasilitas ini, kami ingin kawasan pesisir menjadi lebih tertata, produktif menghasilkan produk-produk perikanan berdaya saing tinggi, sehingga rantai pasok hasil laut bisa lebih kuat dan menguntungkan nelayan,” ujar Trenggono.
Antusiasme masyarakat terlihat jelas di lokasi calon KNMP di Pulau Rempang. Seorang nelayan, Hasan (47), mengungkapkan harapannya. “Kami sangat menunggu adanya kampung nelayan ini. Selama ini banyak kendala, mulai dari tempat tinggal yang kurang memadai sampai kesulitan menyimpan hasil tangkapan. Kalau ada kampung nelayan dengan fasilitas lengkap, tentu akan sangat membantu kehidupan kami,” ungkap Hasan.
Kementerian Kelautan dan Perikanan menargetkan pelaksanaan program KNMP dilaksanakan tahun ini, setelah melaksanakan tahapan-tahapan seleksi calon lokasi pembangunan di berbagai wilayah pesisir Indonesia. (Arry/Oryza)











