- Momen Haru Presiden Prabowo Cium Balita Anak Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon
- Hadapi Tantangan Industri Logistik, Pekerja TTL Ikuti Pelatihan CTO di Terminal Petikemas Berlian
- Pasca Gempa Bumi 7,6 SR, TPK Bitung dan TPK Ternate Kembali Beroperasi
- Pilu, Tangis Keluarga Memeluk Peti Jenazah Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon
- Tiga Jenazah Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon Tiba di Indonesia
- 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon Dapat Santunan Rp1,8 Miliar dan Kenaikan Pangkat Luar Biasa
- HUT Ke-64 Pasukan Katak Donor Darah dan Bagikan Sembako ke Nelayan
- Kolaborasi Maritim Indonesia–Jepang, KSOP Patimban dan Yokohama City Teken MoU
- Kapal Perang dan 480 Prajurit TNI AL Kawal Arus Balik Lebaran 2026 di Pelabuhan Ketapang
- Pengaturan Gate Pass di Tanjung Priok Terkoordinasi Lintas Sektoral, Arus Barang Lancar
Geliat Ekonomi Sulawesi, Pelindo Dorong Peran Pelabuhan Makassar jadi Gerbang Utama Ekspor KTI

Keterangan Gambar : Diskusi bertajuk “Menggeliatkan Peningkatan Komoditas Ekspor Sulawesi melalui Optimalisasi Pelabuhan Makassar” digelar oleh Pelindo Regional 4. Salah satu pembicaranya adalah Abdul Azis, Executive Director 4 Pelindo Regional 4. Foto: ist
Indonesiamaritimenews.com (IMN), MAKASSAR: PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo Regional 4 terus memantapkan peran Pelabuhan Makassar sebagai gerbang utama ekspor Kawasan Timur Indonesia (KTI).
Hal itu terungkap dalam diskusi bertajuk “Menggeliatkan Peningkatan Komoditas Ekspor Sulawesi melalui Optimalisasi Pelabuhan Makassar” yang digelar Rabu (25/6/2025).
Baca Lainnya :
- Ini Langkah Strategis TTL Bina UMKM Sabet 4 Kategori BUMN Award 20250
- Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, PT BJTI Tanam 100 Pohon0
- TPS Sabet Penghargaan Indonesia DEI & ESG Awards 20250
- Misi Ekonomi, Delegasi Maritim Belanda Kunjungi Pelindo Regional 2 Tanjung Priok0
- Gandeng Itera, ASDP Bangun Kolam Retensi di Pelabuhan Bakauheni, Ini Fungsinya0
Kegiatan ini mempertemukan pemangku kepentingan, mulai dari regulator, operator pelabuhan, hingga asosiasi eksportir, dengan tujuan merumuskan langkah konkret memperluas volume dan ragam komoditas ekspor Sulawesi Selatan dan sekitarnya.
Abdul Azis, Executive Director 4 Pelindo Regional 4 menegaskan, Pelindo siap menjadi enabler atau penggerak ekspor yang lebih kompetitif. “Pelindo selalu berupaya menempatkan peningkatan layanan ekspor sebagai salah satu prioritas,” kata dia.
Pelindo Regional 4 juga berencana menyosialisasikan terkait TPK New Makassar dan semua fasilitas yang ada kepada para pemangku kepentingan khususnya di Sulawesi Selatan.
Menurut Abdul Azis, Pelindo sudah pernah melakukan direct export dari Pelabuhan Makassar. Bahkan Pemerintah Provinsi Sulsel juga beberapa kali pernah melakukan ekspor dalam jumlah yang cukup besar dan dikirim langsung dari Pelabuhan Makassar ke negara tujuan.
“Rencananya kami akan menggalakkan lagi kegiatan ekspor bahkan meningkatkan volume pengirimannya dari Pelabuhan Makassar,” ujar Abdul Azis.
Dukungan Pemda
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sulsel, Ahmadi Akil mengatakan bahwa pihaknya menyambut baik inisiatif Pelindo sebagai operator pelabuhan yang aktif membangun jejaring ekspor.
“Ruang diskusi ini menjadi bagian penting dalam penyusunan peta jalan ekspor Sulsel ke depan. Kita tidak bisa bekerja sendiri-sendiri. Perlu satu ekosistem yang mendukung dari hulu ke hilir, mulai dari produksi, pengemasan, hingga ke pelabuhan dan pasar internasional,” ujar Ahmadi.
Sedangkan Kepala Dinas Perdagangan Kota Makassar, Evy Aprialty mengungkapkan bahwa Kota Makassar sebagai pusat perdagangan tentu harus mampu memfasilitasi pelaku ekspor dengan lebih adaptif. “Kami terus mendorong kemudahan layanan perizinan dan digitalisasi dokumen ekspor. Dengan adanya diskusi ini, kami mendapat banyak masukan dari pelaku industri dan pelabuhan untuk menyempurnakan sistem layanan kami,” ujar Evy.
Membantu Pelaku Ekspor
Ketua DPD Gabungan Perusahaan Ekspor Indonesia (GPEI) Sulawesi Selatan dan Barat (Sulselbar), Arief R. Pabettingi mengungkapkan, bagi pelaku ekspor, waktu adalah segalanya. "Adanya pelabuhan yang responsif dan layanan yang cepat sangat menentukan keberhasilan kami di pasar global," kata dia.
“Peluang kita sangat besar, tinggal bagaimana seluruh pihak terus menjaga semangat kolaborasi seperti yang kita bangun hari ini bersama Pelindo dan pemerintah,” sambung Arief.
Sementara itu, Terminal Head TPK New Makassar Teguh Firdaus mengatakan bahwa TPK New Makassar saat ini sudah memiliki kapasitas dan peralatan untuk mendukung layanan ekspor yang lebih efisien.
“Namun kami terus melakukan pengembangan dan penyesuaian, termasuk penguatan konektivitas pelayaran langsung ke sejumlah negara tujuan utama. Harapan kami, kegiatan ekspor bisa semakin lancar dan waktu pengiriman makin singkat,” ujar Teguh.
Simpul Utama Ekspor KTI
Executive Director 4 Pelindo Regional 4, Abdul Azis menambahkan, diskusi ini menjadi bagian dari upaya nyata Pelindo Regional 4 dalam memperkuat peran Pelabuhan Makassar sebagai simpul utama ekspor di Indonesia Timur.
“Kami percaya bahwa peningkatan komoditas ekspor tidak cukup hanya dari sisi infrastruktur, tetapi juga membutuhkan sinergi aktif dari pemerintah, pelaku usaha, dan komunitas logistik. Kami siap menjadi enabler melalui pengembangan terminal petikemas modern dan sistem layanan digital yang terintegrasi,” tukasnya.
Diharapkan melalui kolaborasi erat antar¬pihak, Pelabuhan Makassar kian siap menjadi simpul logistik ekspor yang andal, efisien, dan berdaya saing global. Pelindo Regional 4 juga menegaskan bahwa keberhasilan agenda diskusi ini tidak hanya mendongkrak kinerja perusahaan, tetapi juga akan memperkuat perekonomian Sulawesi dan Indonesia Timur secara menyeluruh. (Arry/Oryza)











