- KRI Bima Suci Sandar di Shanghai China, Taruna AAL dan Genderang Suling Bakal Unjuk Kebolehan
- 31.255 Benih Lobster Mau Diselundupkan dari Lampung ke Vietnam, Digagalkan KKP
- ASDP Gandeng Pemprov Aceh Buka Lintasan Jakarta-Malahayati, Perkuat Jalur Logistik Wilayah Barat
- PELNI Angkut 825 Ekor Sapi dari Kupang ke Jakarta, Sambut Iduladha 2026
- Tanduk Rusa, Senapan Angin dan Aneka Sajam Diselundupkan Penumpang Kapal, Disita Prajurit TNI AL di Pelabuhan Ambon
- UKW Angkatan ke-65, Wali Kota Jakpus dan Ketua PWI Jaya Tekankan Pentingnya Kompetensi Wartawan
- Pos TNI AL Muara Kubu dan Masyarakat Patroli Bersama, Awasi Sumber Daya Kelautan
- 9 WNI Korban Kekejaman Israel Tiba di Jakarta, Menlu Sugiono: Terimakasih Pemerintah Turki, Yordan dan Mesir
- Bikin Gemes, Murid-murid TK Hang Tuah Sorong Berseragam Kelasi Tinjau Kapal Perang KRI Bawal-875
- Surabaya Kota Pilihan Rangkaian Nasional Indonesia Coffee Expo 2026, Pengunjung Disuguhi Pengalaman Interaktif
Fregat Terbesar di Asia Tenggara, KRI Brawijaya-320 Tiba di Indonesia, Menhan: Kawal Kedaulatan NKRI

Keterangan Gambar : KRI Brawijaya-320, gregat terbesar di Asia Tenggara tiba di Indonesia. Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: Setelah menempuh perlayaran selama 44 hari, KRI Brawijaya-320 yang dibeli dari Italia tiba di Dermaga Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (8/9/2025). Kedatangan kapal kebanggaan RI ini disambut oleh Menhan Sjafrie Sjamsoedin.
Kapal buatan perusahaan pertahanan Italia, Fincantieri, kemudian bersandar di Dermaga 107 Tanjung Priok disambut oleh Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, didampingi Penglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Kasal Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali dan pejabat tinggi lainnya.
Menhan dan rombongan kemudian masuk ke dalam KRI Brawijaya-320 meninjau bagian-bagian kapal. Acara seremonial penyambutan digelar di helly deck kapal.
Baca Lainnya :
- Latma Super Garuda Shiled 2025, Ini Peran Aktif Kapal Perang TNI AL0
- Kartika Jala Krida 2025, KRI Bima Suci dan KRI Semarang-594 Singgah di Brunei Darussalam0
- Tinjau Kesiapan Prajurit TNI AL di Lapangan, Kasal: Kebanggaan Rakyat Indonesia0
- Pasukan Elite Marinir TNI AL Unjuk Kekuatan Tempur di Yordania0
- Manuver KRI Sultan Iskandar Muda-367, Pimpin Miscex di Laut Mediterania0
Dalam sambutannya, Menhan Sjafrie atas nama Presiden Pemimpin Tertinggi Tentara Nasional Indonesia, menyampaikan selamat datang. "Atas nama seluruh rakyat Indonesia, kita berbangga hati menerima KRI Brawijaya 320 sebagai bagian yangbtidak terpisahkan dari penguatan pembangunan kekuatan TNI yang kita sebagai perisai Trisula Nusantara," jelas Menhan.
Ia menambahkan, KRI Brawijaya-320 merupakan kebanggaan sekaligus tantangan untuk terus memelihara kemampuan dan ketrampilan agar apa yang diharapkan rakyat Indonesia yaotu TNI bisa mengawal kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dari Sabang sampai Merauke dan dari Miangas sampai Pulau Rote.
Menhan juga berpesan kepada para personel untuk meningkatkan semangat dalam bertugas menjaga kawasan laut Indonesia. "Itulah harapan kita, semoga kita semua bisa bekerja sama dan terus bekerja dan sama-sama kita bekerja untuk kepentingan bangsa dan negara, kesatuan Republik Indonesia," tegas Sjafrie.
KRI buatan negeri pizza ini memiliki panjang 143 M dan kecepatan maksimal 32 knot. Kapal yang dapat menampung 171 awak ini merupakan kapal fregat yang memiliki kemampuan peperangan anti udara atau anti air warfare (AAW) dengan desain yang menitikberatkan fleksibilitas, modularitas dan skalabilitas desain kapal.
Kemampuan tersebut memungkinkan kapal dikonfigurasi untuk memenuhi persyaratan teknis dan peran operasional untuk Angkatan Laut modern. KRI Brawijaya-320 juga dilengkapi sistem navigasi modern dan combat system terintegrasi untuk kontrol mencakup combat management system (CMS), sensor, senjata, komunikasi dan navigasi sistem yang terhubung melalui jaringan kecepatan data tinggi.
KRI Brawijaya-320 diresmikan oleh Kasal Laksamana Muhammad Ali di galangan kapal Fincantieri, Muggiano, Italia, pada 2 Juli 2025. Kasal juga mengukuhkan Kolonel Laut (P) John David Nalasakti Sondakh sebagai komandan pertama kapal tersebut. KRI Brawijaya-320 adalah fregat terbesar di Asia Tenggara (Asteng). (Arry/Oryza)











