- Upaya Penyelundupan Benih Bening Lobster Rp1,6 M di Bandara Juanda Digagalkan
- Navy Fair 2026 di Monas: Kopaska, Marinir hingga Dapur Lapangan Makan Gratis Dipadati Pengunjung
- Komisi V DPR RI Cek Kualitas Pelayanan dan Keamanan Pelabuhan Makassar
- Kasal Tinjau Kegiatan Kemaritiman di Tanjung Pinang, Marathon Layar Kasal Cup 2026 hingga Surya Bhaskara Jaya
- Ikan Bersertifikat KKP Dorong Peningkatan Ekspor ke Negara Tetangga
- Workshop Safety Training PT PELNI, Kemenhub Bekali Keselamatan Awak Kapal Hadapi Situasi Darurat
- Syukuran 100 Tahun Perjalanan Gontor, Presiden Prabowo Cium Mushaf Al-Quran Gontor
- Menaker: KBJI 2026 Jadi Acuan Bersama Dunia Kerja
- Lampung Dipilih Jadi Pangkalan Kapal Induk KRI Sriwijaya-100, Kasal Ungkap Alasannya
- Kinerja 2025 Tumbuh, Pelindo Naik Tiga Peringkat di Fortune Indonesia 100
Ekspedisi Rupiah Berdaulat, KRI Surabaya-591 Kawal Distribusi Uang ke Pulau Terluar

Keterangan Gambar : Tim Ekspedisi Rupiah Berdaulat. Foto: Puspen TNI
Indonesiamaritimenews.com (IMN), SURABAYA: KRI Surabaya-591 unsur Satban Koarmada II, mendukung pelayaran Ekspedisi Rupiah Berdaulat Tahun 2023. Program ini merupakan kerja sama antara Bank Indonesia (BI) dengan TNI AL dalam pendistribusian, pengamanan, dan pengawalan uang rupiah.
Pangkoarmada II Laksda TNI Yayan Sofiyan, didampingi Ketua Daerah Jalasenastri Armada II Ny. Peni Yayan Sofiyan menghadiri Seremonial Pelepasan Tim Ekspedisi Rupiah Berdaulat Tahun 2023 di gedung Panti Cahaya Armada, Ujung Koarmada II, Sabtu (7/10/2023).
Baca Lainnya :
- Mutasi TNI, Ini Daftar 41 Kolonel Naik Pangkat Pecah Bintang0
- Byur... 10 Personel Satgasmar PAM Ambalat XXIX Nyemplung ke Laut Usai Naik Pangkat0
- HUT ke-78 TNI, Presiden Jokowi Anugerahi Bintang Kehormatan0
- HUT ke-78 TNI, Atraksi Pesawat Tempur, Parade Alutsista dan Bagi-bagi 55 Ribu Paket Sembako0
- Kerahkan Armada Tempur, TNI AL dan 9 Negara Unjuk Kekuatan di Filipina0
Kegiatan Ekspedisi Rupiah Berdaulat bertujuan untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat Indonesia yang berada di wilayah Terdepan, Terluar, dan Terpencil (3T) untuk mendapatkan uang layak edar.
Asops Kasal Laksda TNI Dr. Denih Hendrata, dalam sambutannya yang dibacakan oleh Pangkoarmada II menyampaikan bahwa Bank Indonesia dan TNI Angkatan Laut memiliki kesamaan dalam menjaga kedaulatan serta kesamaan kepentingan dalam mendukung pembangunan nasional.
"Bank Indonesia senantiasa mengkampanyekan cinta, bangga, dan paham rupiah kepada masyarakat karena rupiah merupakan simbol kedaulatan bangsa yang harus dijaga sebagai wujud nyata ajang bela negara, sedangkan TNI AL sebagai garda terdepan pertahanan bangsa memiliki tugas menjaga dan menegakkan kedaulatan NKRI," ucap Pangkoarmada II.
Di akhir sambutannya, juga disampaikan bahwa untuk menyukseskan kegiatan Ekspedisi Rupiah Berdaulat Wilayah Jawa Timur, TNI AL memberikan dukungan pelayaran menggunakan KRI Surabaya-591.
BERI KEMUDAHAN MASYARAKAT
Pendistribusian uang dilakukan dari BI ke Wilayah Perbatasan Terdepan, Terluar, serta Terpencil di NKRI. Pelepasan ekspedisi KRI Surabaya-591 berlangsung di Dermaga Madura Koarmada II, Ujung Surabaya, Sabtu (7/10/2023).
Keberangkatan KRI Surabaya-591 dilepas oleh Waasops Kasal Laksamana Pertama TNI Ariantyo Condrowibowo, didampingi Kaskoarmada II Laksamana Pertama TNI Isswarto, M.Tr.Opsla., CHRMP., mewakili Pangkoarmada II Laksamana Muda TNI Yayan Sofiyan.
Kaskoarmada II dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas apresiasi dan kepercayaan yang telah diberikan kepada TNI AL dalam hal ini Koarmada II, dalam mendukung BI dalam pendistribusian uang yang berkualitas ke seluruh wilayah Pulau terluar.
"Koarmada II akan siap mendukung kegiatan positif BI yaitu untuk membantu dan memudahkan bagi masayarakat Indonesia terutama yang berada di wilayah Terdepan, Terluar, dan Terpencil (3T) supaya mendapatkan uang layak edar" ujar Laksma Ariantyo.
Pelayaran Ekspedisi Rupiah Berdaulat dilaksanakan mulai tanggal 7 Oktober hingga 12 Oktober 2023. Beberapa pulau yang akan dituju antara lain Pulau Pagerungan Besar, Pulau Pagerungan Kecil, Pulau Tanjung Kiaok, Pulau Raos, dan Pulau Gili Ginting. (Fat/Oryza)











