- Operasi Ketupat dan Arus Mudik Lebaran 2026 Sukses, ASDP dan Korlantas Polri Perkuat Kolaborasi
- Pasukan Katak TNI AL Siaga Objek Vital, Antisipasi Serangan Pembajak Pesawat
- TNI AL dan Royal Australian Navy Gelar MOWG 2026, Perkuat Kerjasama Operasi dan Latihan Maritim
- Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026 Bersama KRI Dorang-874: BI dan TNI AL Sasar Pulau 3T di Maluku
- Tabrakan Maut Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Menhub: Korban 106 Orang, 15 Meninggal, 91 Luka-luka
- Transformasi PELNI 74 Tahun Berlayar untuk Indonesia, Perubahan Logo hingga Peremajaan Kapal
- Tragedi Tabrakan KA di Bekasi Timur, Korban Tewas Bertambah Jadi 14 Orang, 84 Luka-luka
- Kemenhub Tngkatkan Kompetensi Teknisi Telekomunikasi Perkuat Keselamatan Pelayaran
- Presiden Prabowo Jenguk Korban Tabrakan KA di RSUD Bekasi, Pastikan Penanganan Medis Terbaik
- Standar Kesehatan Pelaut Ditingkatkan, Kemenhub Perkuat Kompetensi Dokter Pemeriksa
Ditjen Hubla Layani Vaksinasi Bagi Pelaut, Jemaah dan Pelancong

Keterangan Gambar : Ditjen Hubla Kementerian Perhubungan melayani vaksinasi bagi pelaku perjalanan ke luar negeri. Foto: Kemenhub
indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: Direktorat Jenderal Perhubungan Laut (Ditjen Hubla) menyediakan layanan vaksinasi bagi pelaut, jemaah haji, umroh, dan pelaku perjalanan internasional yang ingin melancong ke luar negeri.
Hal ini disampaikan dalam acara Coffee Morning Balai Kesehatan Kerja Pelayaran (BKKP) yang bertema 'Vaksinasi untuk Imunitas Tubuh yang Optimal bagi Pelaut, Jemaah Haji, dan Umroh serta Travellers.'
Baca Lainnya :
- Kemenhub Optimalkan PNBP Selenggarakan Bimtek Penggunaan Perairan Diikuti 59 UPT0
- Ditjen Hubla Gandeng Kejaksaan dan Bea Cukai, AIS Wajib ditegakkan0
- Sebatik Pulau Terluar, Alur Pelayaran Masuk Pelabuhan Segera Ditetapkan0
- Pelaut Tulang Punggung Rantai Logistik Global, Hak-haknya Harus Dijamin0
- Pelaut Tulang Punggung Rantai Logistik Global, Hak-haknya Harus Dijamin0
Kepala BKKP, Dr. Anwarudin mengatakan pelaksanaan vaksinasi internasional merupakan salah satu upaya pemerintah dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat melalui pencegahan dan pengendalian penyakit tertentu. "Ini penting untuk meningkatkan daya tahan tubuh, khususnya bagi pelaku perjalanan lintas negara seperti jemaah haji dan umroh," ujar Anwarudin.
Berdasarkan Keputusan Menteri Perhubungan No. 40 Tahun 2019 dan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM. 73 Tahun 2021 serta dengan terbitnya SE Kemenkes No.HK.02.02/A/3717/2024 BKKP meningkatkan layanan kesehatannya dengan menyediakan layanan vaksinasi yang mencakup berbagai jenis vaksin internasional. Termasuk vaksin meningitis bagi jemaah haji dan umroh, vaksin yellow fever, dan vaksin influenza bagi pelaut serta pelaku perjalanan Internasional lainnya.
Data dari Kementerian Kesehatan RI menunjukkan bahwa beberapa penyakit yang sering diderita oleh jemaah haji dan umroh, seperti meningitis, dapat dicegah melalui vaksinasi. Oleh karena itu, travel agen haji dan umroh harus dibekali dengan informasi penting mengenai vaksinasi untuk melindungi jemaahnya.
Pada acara ini, Dr. Anwarudin mengajak pimpinan travel agen dan perusahaan pelayaran untuk mendukung program vaksinasi pemerintah. "Kami berharap melalui layanan vaksinasi ini, kita dapat mencapai kesehatan yang optimal bagi para pelaut dan pelaku perjalanan internasional termasuk jemaah haji dan umroh," tambah dia.
Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memfasilitasi layanan vaksinasi yang aman, nyaman, dan efektif bagi para pelaku perjalanan dalam dan luar negeri, serta mewujudkan pelayanan kesehatan one-stop service bagi pelaut. Adapun peserta acara ini terdiri dari pimpinan perusahaan pelayaran, travel agent, dan asosiasi manning agents.
Sedangkan para narasumber yang hadir adalah Direktur Bina Umroh dan Haji Khusus Kementerian Agama, DR. H. Jaja Jaelani, MM, dr. Levina S. Pakasi sebagai Praktisi Medis yang tergabung pada Asosiasi Travel Medicine serta dr. Wagner Tulus sebagai tenaga vaksinator berpengalaman dari BKKP. (Bow/Riz)











