- Dua Kapal Perang TNI AL Perkuat Keamanan Laut Timur Indonesia
- Tarif 0% Ekspor Tuna ke Jepang, KKP Siap Fasilitasi Unit Pengolah Ikan, Ini Tata Caranya
- Tugboat Equator 10 Bocor di Laut Jawa, KM Kelimutu Bantu Evakuasi 8 Awak Kapal
- Kecelakaan di Laut Arafuru, KRI Banjarmasin-592 Selamatkan 12 ABK KM Putra Kwantan
- Timba Ilmu Bahari: Taruna TNI, Akpol dan Mahasiswa Unhan Berlayar Naik KRI Radjiman Wedyodiningrat
- Hari Dharma Samudera, Tabur Bunga dan Bakti Sosial di Bangka Belitung
- Presiden Prabowo Perkuat Kemitraan Strategis Indonesia–Inggris
- IPC TPK Mantapkan Arah Strategis 2026, Ini Strateginya
- TPK Bagendang Catatkan Kinerja Solid, Arus Peti Kemas Tumbuh Positif
- Mursyid Thariqah an-Naqsyabandiyyah K.H. Muhammad Rohmat Noor Telah Pergi
Dibangun PT PAL, Kapal Selam Gregate Merah Putih Bakal Perkuat Militer Indonesia

Keterangan Gambar : Danlantamal V Brigjen TNI (Mar) Joni Sulistiawan menghadiri first steel cutting atau pemotongan baja pertama pembangunan kapal selam Frigate Merah Putih di PT PAL Surabaya. Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), SURABAYA: Militer Indonesia akan kembali memiliki kapal selam terbesar produksi anak bangsa. Pembangunan kapal kebanggaan TNI AL itu dilakukan oleh PT PAL.
Komandan Pangkalan Utama TNI AL (Danlantamal) V Brigjen TNI (Mar) Joni Sulistiawan, menghadiri Ceremony Of First Steel Cutting atau pemotongan baja pertama Kapal Frigate Merah Putih yang ke- 2 yang digelar di workshop Fabrikasi Divisi Kapal Niaga PT PAL, Jl. Ujung Surabaya, pada Rabu (5/6/2024)
Baca Lainnya :
- Pelindo Regional 4 dan Kejati Sulsel Teken MoU Masalah Hukum0
- Pelindo Grup Raih TOP CSR Awards dan TOP Leader on CSR Commitment 2024.0
- Terminal Teluk Lamong Raih Penghargaan The Most Promising Company Marketing 3.00
- Pelindo Dukung Kemudahan Operasional Operator Kapal Wisata, Pelabuhan Didorong Jadi Home Port0
- Pelindo Group Sosialisasi Hidup Bersih, Periksa Kesehatan Masyarakat Nelayan Kaluku Bodoa0
Kembali dipercayanya PT PAL sebagai main player pembangunan kapal-kapal TNI Angkatan Laut, menjadi bukti keseriusan Indonesia untuk melangkah maju menjadi bangsa yang mandiri.
Kegiatan ini dihadiri oleh pejabat utama dari Kapuskod Baranahan Kemhan RI, Laksma TNI Mochammad Taufiq Hidayat dan Waaslog Kasal Laksma TNI Budi Raharjo dan didampingi oleh COO PT PAL Indonesia bapak Iqbal Fikri.
Dalam sambutannya, COO PT PAL Indonesia Iqbal Fikri menjelaskan Frigate adalah kapal pertama di PT PAL Indonesia. "Desainnya menggunakan regulasi Naval Rules dari Class LR. Proses produksi sampai dengan Pengujian (HAT & SAT), dilakukan oleh insan PT PAL. Kapal ini akan menjadi combatant ship terbesar dan tercanggih yang pernah dibangun di Indonesia”, ucapnya.
Iqbal Fikri menambahkan, sampai Mei 2024 progres pembangunan Kapal Frigate kedua mencapai 33,5% dari rencana 24,8% terdapat deviasi positif yang sangat signifikan mencapai 8,7%”.
Pembangunan Frigate Merah Putih akan menambah deterence effect bagi pertahanan Indonesia. "Sehingga dalam pembangunan proyek ini semoga kedepannya dapat berjalan dengan lancar dan dapat selesai tepat waktu”, tambah dia.
Kapuskod Kemhan RI membacakan sambutan dari Kabaranahan Kemhan Marsda TNI Yusuf Jauhari menyebutkan bahwa momen penting FSC ini adalah hasil sinergitas antara galangan, biroklasifikasi, dan satgas yakni terselesaikannya proses review desain dan seluruh persyaratan mendasar bangunan kapal.
“Tahapan desain ini menjadi sangat penting untuk memastikan hasil pembangunan kapal sesuai dengan spesifikasi teknis, dan proses pembangunan dapat dilaksanakan secara efektif dan efisien”, pungkas Kapuskod Kemhan RI membacakan sambutan dari Kabaranahan Kemhan.
Ceremony Of First Steel Cutting ditandai dengan penekanan tombol oleh COO PAL Iqbal Fikri bersama Kapuskod Baranahan Kemhan RI Laksma TNI Mochammad Taufiq Hidayat, didampingi Waaslog Kasal Laksma TNI Budi Raharjo, Dansatgas Frigate Laksma TNI Taat Siswo Sunarto, Kepala Proyek Frigate Bambang Djunaedi.
Dilanjutkan penandatanganan Berita Acara oleh Kapuskod Baranahan Kemhan dan COO PT PAL, dan penandantanganan siluet kapal Frigate Merah Putih kedua. (MAR)











