- Kemnaker Perkuat Kompetensi Pemandu Wisata Gunung di NTB
- Siap-Siap! Kemnaker Bakal Buka Pendaftaran MagangHub Angkatan II Batch2
- Wapres Gibran Tinjau Pelabuhan Maumere, Pantau Dampak Gempa NTT
- Lewat Jalur Udara, TNI AL Percepat Distribusi Bantuan Logistik untuk Masyarakat NTT
- KM Tidar Bawa 41 Koli Barang Bantuan untuk Korban Gempa NTT
- Meski Terdampak Gempa, Pelindo Tetap Gerak Cepat Bantu Warga Flores
- TNI AL Kerahkan 5 Kapal Perang, 2 Helikopter dan Ratusan Prajurit di Lokasi Gempa Bumi NTT
- The North Green Movement IPC TPK Dukung Rehabilitasi Mangrove Nasional
- Lagi, TNI AL Gagalkan Penyelundupan 75,7 Ton Pasir Timah di Bangka Belitung
- Kapal Kendaraan Terbesar Sandar di Patimban, Uji Car Terminal Construction, Berjalan Lancar di Dermaga Paket 5
Catat, Pelindo Tetap Beroperasi Penuh Selama Masa Angkutan Lebaran 2026, Distribusi Logistik Normal

Keterangan Gambar : PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo memastikan seluruh layanan kepelabuhanan tetap beroperasi penuh selama masa angkutan Lebaran 2026. Foto: Pelindo
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo memastikan seluruh layanan kepelabuhanan tetap beroperasi penuh selama masa angkutan Lebaran 2026.
Langkah ini dilakukan untuk mendukung kelancaran mobilitas masyarakat serta distribusi logistik yang biasanya meningkat signifikan menjelang dan setelah Hari Raya Idulfitri.
Direktur Utama Pelindo, Achmad Muchtasyar menyampaikan pihaknya telah menyiapkan berbagai langkah strategis guna meningkatkan kualitas layanan di pelabuhan selama periode tersebut. Persiapan yang dilakukan meliputi penguatan operasional terminal penumpang, peningkatan koordinasi dengan berbagai pihak terkait, serta optimalisasi fasilitas pelabuhan agar dapat melayani lonjakan penumpang dan barang.
“Pelindo berkomitmen untuk memastikan seluruh layanan kepelabuhanan tetap berjalan optimal selama periode Angkutan Lebaran. Operasional pelabuhan kami siagakan selama 24 jam penuh untuk mendukung kelancaran arus barang dan mobilitas penumpang,” ujar Achmad dalam keterangannya, Minggu (15/3/2026).
Pelindo juga mendukung kebijakan pemerintah terkait pembatasan operasional angkutan barang sumbu 3 atau kebih selama arus mudik dan balik Lebaran 2026, mulai tanggal 13-29 Maret 2026. Kebijakan tersebut bertujuan untuk mengatur arus perjalanan masyarakat sehingga lebih tertib, aman, dan terkendali.
Sejalan dengan kebijakan tersebut, Pelindo menyiapkan berbagai langkah operasional, mulai dari pengelolaan traffic dan kapasitas terminal untuk mengendalikan tingkat penumpukan peti kemas, pengaturan jadwal sandar kapal, hingga optimalisasi layanan operasional terminal agar kegiatan bongkar muat tetap berjalan secara aman dan efisien.
Selain kesiapan operasional terminal barang, Pelindo juga memastikan kesiapan pelayanan di terminal penumpang yang dikelola perusahaan dengan meningkatkan kesiapan sumber daya manusia, sistem pelayanan, serta pengamanan di area pelabuhan. Berbagai fasilitas penunjang bagi penumpang, seperti ruang tunggu, layanan informasi, serta pengaturan alur keberangkatan dan kedatangan kapal turut diperkuat. Hingga 15 Maret 2026, pelayanan di seluruh terminal penumpang Pelindo tercatat berjalan lancar dengan jumlah pemudik yang telah mencapai lebih dari 500 ribu penumpang.
Jumlah tersebut diperkirakan masih akan terus meningkat seiring mendekatnya puncak arus mudik yang diprediksi terjadi pada H-3 hingga H-2 Lebaran, dengan proyeksi total pergerakan penumpang tahun ini meningkat sekitar 5% dibandingkan tahun sebelumnya.
"Dengan berbagai upaya tersebut, Pelindo berharap penyelenggaraan angkutan Lebaran 2026 dapat berjalan lancar, aman, dan nyaman bagi masyarakat yang melakukan perjalanan melalui jalur laut, sekaligus memastikan distribusi logistik nasional tetap terjaga selama periode libur panjang tersebut" pungkas Achmad. (Arry/Mar)











