- Cetak Instruktur Kompeten Generasi Muda Maritim, Pusteral Gelar Kursus Instruktur Saka Bahari Nasional
- Inovasi Daur Ulang Life Jacket, PELNI Raih Penghargaan ESG NOW Leadership Forum & Awards 2026
- Pelindo Regional 4 Peduli Korban Kebakaran di Makassar, Salurkan Bantuan
- Pelindo Indonesia Network Pendulum Diluncurkan, Perkuat Konektivitas dan Efisiensi Logistik Nasional
- KRI Alamang-644 Tebar Kebaikan, Nelayan Tanjung Balai Asahan Dibagi Sembako dan Cek Kesehatan
- TNI AL dan Tentara Australia Asah Kemampuan, Operasi Pendaratan Amfibi di Situbondo
- Senangnya Bocah-bocah TK Dewi Sartika Wonokromo Naik Tank Amfibi 2 Marinir
- Kapolri Suyudi Temui Panglima TNI di Mabes Cilangkap, Ini yang Dibahas
- Misi Kemanusiaan di Fiji Berakhir Sukses, Satgas Port Visit 2026 Lanjutkan Berlayar ke Solomon
- Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026, Menembus Lautan Distribusikan Rp25 Milyar ke Pulau 3T
Bravo! Gugus Tempur TNI AL Kibarkan Bendera Merah Putih di Karang Unarang Ambalat

Keterangan Gambar : Gugus Tempur Laut (Guspurla) Koarmada II mengibarkan bendera Merah Putih di Karang Unarang Blok Ambalat pada HUT ke-80 Kemerdekaan RI, Minggu (17/8/2025). Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), KARANG UNARANG: TNI AL menegaskan komitmen menjaga kedaulatan maritim Indonesia di wilayah perairan blok Ambalat. Bendera Merah Putih pun dikibarkan di Suar Karang Unarang pada upacara HUT ke-80 Kemerdekaan RI, dikawal oleh tiga kapal perang yang berjejer rapih.
Upacara pengibaran bendera Merah Putih dalam rangka HUT ke-80 RI digelar khidmat di Suar Karang Unarang, tepat di perbatasan Indonesia–Malaysia, Minggu (17/8/2025).
Upacara dipimpin langsung oleh Komandan Gugus Tempur Laut (Guspurla) Koarmada II, Laksma TNI Endra Hartono bertindak sebagai Inspektur Upacara di atas KRI Ajak-653. Peserta upacara adalah prajurit KRI di bawah BKO Guspurla Koarmada II, yakni KRI Sidat-851, KRI Badik-623, dan KRI Singa-651, yang lego jangkar dalam formasi rapi di sekitar Karang Unarang.
Baca Lainnya :
- Khidmat, Prajurit KRI WSH-991 Gelar Upacara HUT ke-80 Kemerdekaan RI di Tengah Laut Seram0
- Seru! Lomba 17 Agustusan di Atas KRI Bima Suci, Taruna AAL dan Peserta ASEAN Plus Cadet Sail Gembira0
- Lintasi Selat Malaka, Satgas KJK 2025 dan Cadet APCS Upacara HUT Proklamasi di KRI Bima Suci 0
- Syukuran Validasi Organisasi TNI AL, Kasal: Jadikan Sebagai Harapan Baru Penuh Dedikasi0
- KRI Brawijaya-320 Uji Kemampuan, Passex dengan Angkatan Laut Mesir di Laut Mediterania0
Pasukan Komando Pasukan Katak (Kopaska) dan Marinir yang tergabung dalam Satgas Pengamanan Perbatasan ditunjuk sebagai pasukan pengibar bendera. Mereka mengibarkan Sang Merah Putih di Karang Unarang usai menerima bendera dari Danguspurla di atas geladak KRI Ajak-653.
Selain prajurit TNI AL, upacara ini juga diikuti oleh tokoh-tokoh adat setempat yang onboard di KRI Sidat-851, serta dimeriahkan oleh para nelayan Indonesia yang berada di sekitar Karang Unarang. Kehadiran masyarakat maritim dalam upacara ini menjadi simbol kuatnya sinergi antara TNI AL, tokoh adat, dan rakyat dalam menjaga kedaulatan negara.
“Pengibaran bendera Merah Putih di Karang Unarang bukan hanya simbol perayaan kemerdekaan, tetapi bukti nyata kehadiran negara di wilayah perbatasan. TNI AL akan terus menjaga kedaulatan laut Indonesia,” tegas Laksma TNI Endra Hartono.
Operasi pengamanan perbatasan laut Indonesia–Malaysia ini merupakan implementasi langsung dari arahan Panglima TNI pada peringatan HUT ke-80 RI. Ada empat hal pokok yang ditekankan, yakni:
- memperkuat persatuan seluruh komponen bangsa
- menegakkan kedaulatan di darat, laut, dan udara
- mengabdikan kekuatan TNI untuk keamanan serta kesejahteraan rakyat
- membangun profesionalisme prajurit serta modernisasi alutsista
Kehadiran TNI AL di Ambalat juga sejalan dengan visi Presiden RI yang menegaskan pentingnya pertahanan nasional, pengelolaan sumber daya maritim untuk kemakmuran rakyat, serta kemandirian ekonomi.
“Dengan menjaga Ambalat, kita bukan hanya menjaga garis batas, tetapi juga memastikan kekayaan laut Indonesia dapat dikelola untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat, sesuai amanat konstitusi,” tandas Laksma TNI Endra Hartono.
Pada kesempatan terpisah, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali menekankan bahwa seluruh Prajurit Jalasena siap menegakkan kedaulatan demi keutuhan NKRI. (Arry/Oryza)











