- Uji Naskah Doktrin TNI AL, Perkuat Landasan Operasi Maritim Adaptif dan Modern
- KRI Siwar-646 Berbagi Kasih di Panti Asuhan Muhammadiyah Lhokseumawe
- Goodbye Manila.. KRI Bima Suci Satlak KJK 2026 Otewe Tanah Air, Pelayaran Muhibah 124 Hari Berakhir
- Ini Komitmen Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Menandatangani Maklumat Standar Pelayanan
- Gerakan Brebes ASRI, Danlanal Tegal Tanam Mangrove Bersama Menteri Lingkungan Hidup
- Ekspedisi Rupiah Berdaulat, KRI Beladau-643 Sambangi 5 Pulau Terpencil
- Genderang Suling Gita Jala Taruna AAL: Perpaduan Disiplin, Seni dan Budaya Bikin Negara Tetangga Kagum
- Atraksi Reog Prajurit KRI Bima Suci Memukau Pengunjung City Parade di Rizal Park Manila
- Pelindo, BNN dan BPBD Kota Surabaya Edukasi Anak Kenal Pelabuhan dan Bahaya Narkoba
- IPC TPK dan PTP Teluk Bayur Sinergi Operasional Perkuat Kinerja Bongkar Muat
Goodbye Manila.. KRI Bima Suci Satlak KJK 2026 Otewe Tanah Air, Pelayaran Muhibah 124 Hari Berakhir

Keterangan Gambar : KRI Bima Suci yang membawa Taruna Akademi Angkatan Laut (AAL) Angkatan ke-73 yang tergabung dalam Satuan Latihan (Satlat) Kartika Jala Krida (KJK) 2026 mengakhiri seluruh rangkaian latihan praktik pelayaran dan kembali ke Indonesia. Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), MANILA: Setelah sukses mengemban misi Muhibah Diplomasi Duta Bangsa di berbagai negara sahabat, KRI Bima Suci melanjutkan pelayaran kembali ke Indonesia. Filipina menjadi kota terakhir yang disinggahi.
KRI Bima Suci dilepas secara resmi oleh Atase Pertahanan Republik Indonesia di Manila, Kolonel Laut (P) Meldi, bersama perwakilan Philippine Navy, di Dermaga Manila, Filipina, Minggu (5/7/2026).
Prosesi pelepasan berlangsung hangat dan penuh persahabatan sebagai simbol eratnya hubungan bilateral Indonesia dan Filipina, khususnya kerja sama antarangkatan laut yang terus berkembang melalui diplomasi maritim.
Baca Lainnya :
- Ekspedisi Rupiah Berdaulat, KRI Beladau-643 Sambangi 5 Pulau Terpencil0
- Genderang Suling Gita Jala Taruna AAL: Perpaduan Disiplin, Seni dan Budaya Bikin Negara Tetangga Kagum0
- Atraksi Reog Prajurit KRI Bima Suci Memukau Pengunjung City Parade di Rizal Park Manila0
- Berlayar Mengarungi Belahan Bumi, KRI Bima Suci Berlabuh di Manila0
- Bakti Kesehatan di Papua, Uluran Tangan TNI AL untuk Masyarakat Pedalaman0
Sebelumnya Taruna Akademi Angkatan Laut (AAL) Angkatan ke-73 yang tergabung dalam Satuan Latihan (Satlat) Kartika Jala Krida (KJK) 2026 telah mengakhiri seluruh rangkaian latihan praktik pelayaran dan kembali ke Indonesia melalui jalur udara pada 3 Juli 2026.
Sementara itu, KRI Bima Suci melanjutkan pelayaran menuju Tanah Air setelah menyelesaikan seluruh agenda muhibah diplomasi di Manila.
Selama pelayaran Muhibah Diplomasi Duta Bangsa 2026, KRI Bima Suci tidak hanya menjadi wahana pembelajaran bagi Taruna AAL, tetapi juga berperan sebagai duta bangsa dalam memperkenalkan Indonesia kepada dunia melalui berbagai kegiatan diplomasi, seperti courtesy call, deck reception, pertukaran budaya, promosi pariwisata, hingga penampilan Genderang Suling Gita Jala Taruna yang mendapat apresiasi tinggi di setiap negara persinggahan.
Komandan KRI Bima Suci, Letkol Laut (P) Sugeng Hariyanto, menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada Atase Pertahanan RI di Manila, Philippine Navy, serta seluruh pihak yang telah mendukung kelancaran kunjungan KRI Bima Suci di Filipina. Sinergi yang terjalin menjadi bukti kuatnya hubungan persahabatan dan kerja sama maritim antara kedua negara.
Keberhasilan Muhibah Diplomasi Duta Bangsa 2026 kembali menegaskan komitmen TNI Angkatan Laut dalam memperkuat diplomasi maritim, meningkatkan kepercayaan dunia internasional terhadap Indonesia. Hal ini sekaligus melaksanakan kebijakan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali untuk membangun TNI Angkatan Laut yang profesional, modern, dan berdaya gentar serta mampu berperan aktif dalam menjaga stabilitas keamanan maritim kawasan.
Sebagai catatan, pelayaran kapal atuh tiang tinggi KRI Bima Suci dan Satlak KJK 2026 ditempuh selama 124 hari yang dimulai pada 26 Maret 2026. Pelayaran muhibah duta bangsa dan latihan praktik bagi Taruna AAL Angkatan ke-73 ini menempuh rute lintas negara dalam beberapa etape.
Kota dan negara yang disinggahi antara lain Colombo, Sri Lanka; Singapura; Ho Chi Minh, Vietnam; dan Shanghai, China; Busan, Korea Selatan; Vladivostok, Rusia; Nagasaki, Jepang; dan Manila, Filipina sebagai kota terakhir sebelum kembali ke Tanah Air. (Arry/Mar)











