- Ikan Bersertifikat KKP Dorong Peningkatan Ekspor ke Negara Tetangga
- Workshop Safety Training PT PELNI, Kemenhub Bekali Keselamatan Awak Kapal Hadapi Situasi Darurat
- Syukuran 100 Tahun Perjalanan Gontor, Presiden Prabowo Cium Mushaf Al-Quran Gontor
- Menaker: KBJI 2026 Jadi Acuan Bersama Dunia Kerja
- Lampung Dipilih Jadi Pangkalan Kapal Induk KRI Sriwijaya-100, Kasal Ungkap Alasannya
- Kinerja 2025 Tumbuh, Pelindo Naik Tiga Peringkat di Fortune Indonesia 100
- Penyelam Pasukan Katak TNI AL Evakuasi 3 Jenazah Korban KMP Virgo Transport 8
- Penyelam Pasukan Katak TNI AL Evakuasi 3 Jenazah Korban KMP Virgo Transport 8
- Dirjen Perhubungan Laut Dicopot, Kemenhub: Tidak Terkait Kecelakaan Kapal
- Kapal Induk ITS Giuseppe Garibaldi Sandar di Tanjung Priok, Menhan Tinjau Keunggulan Operasional
5 Hari Terkendala Cuaca Buruk, Prajurit TNI AL dan Nelayan Kembali Bongkar Pagar Laut di Tangerang

Keterangan Gambar : TNI AL dibantu nelayan kembali melanjutkan pembongkaran pagar laut di Tangerang, Selasa (11/2/2025). Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN),TANGERANG: Setelah sempat terhenti selama 5 hari karena kondisi cuaca yang tidak memungkinkan, pembongkaran pagar laut di Tangerang kembali dilanjutkan.
Pembongkaran kembali dimulai Selasa (11/2/2025) sejak pagi hari ini hingga mencapai total sepanjang 24,9 kilometer. Pembongkaran yang dilakukan pada Selasa mencapai 2,4 Km di wilayah Tanjung Pasir, Tangerang, Banten.
Baca Lainnya :
- Ini Tuntutan Sopir Truk Kontainer di Priok, Pelindo Tampung Aspirasi & Tegaskan Tentang Pungli0
- Tomsi Tohir Balaw Dilantik Jadi Sekjen Kemendagri, Sang Made Jabat Irjen 0
- Hari Pers Nasional 2025, Presiden Prabowo Ingatkan Waspadai Pemodal Besar Pengaruhi Opini Rakyat0
- Banjir di Situbondo, Prajurit Lanal Banyuwangi Salurkan Bantuan dan Gelar Kerja Bakti0
- Prajurit TNI AL Evakuasi Jasad Pria Tanpa Identitas di Pelabuhan Perikanan Muncar0
Dari total sepanjang 30,16 KM pagar laut di wilayah Tangerang, kini tersisa hanya 5,26 KM lagi yang belum terbongkar. Pembongkaran hanya dilaksanakan di Tanjung Pasir. Sedangkan di wilayah Kronjo tidak dilaksanakan karena faktor cuaca ekstrem, yaitu angin kencang dan ombak tinggi.
Kegiatan pembongkaran pada Selasa TNI AL melibatkan 219 personel dari Pasmar 1, Lantamal III, dan Koarmada I yang didukung dengan alutsista seperti 10 perahu karet (PK), 1 RBB (Ranger Boat), serta 1 RHIB (Rigid-Hull Inflatable Boat). Selain itu, sekitar 50 orang nelayan setempat juga turun membantu proses pembongkaran pagar laut dengan menggunakan 10 kapal nelayan.
Kendala dalam pelaksanaan pembongkaran di lapangan antara lain angin dan gelombang tinggi, keterbatasan daya tarik mesin kapal, serta pagar bambu yang banyak dipasang dua lapis.
Pembongkaran pagar laut tentunya selaras dengan penekanan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali kepada seluruh jajaran TNI AL untuk terus membantu kesulitan masyarakat yang sedang dihadapi. (Arry/Oryza)











