- Hari ke-18 Pencarian Korban, Penyelam Sisir Badan KMP Virgo Transport 8
- Pelantikan Ketua PWI Jabar, Akhmad Munir dan KDM Ingatkan Independensi Pers
- Aksi Sosial Lintas Negara, Satgas Port Visit 2026 Gelar Bakti Kesehatan di Vanuatu
- Perusahaan Diminta Serap Tenaga Kerja Disabilitas, Menaker: Kami Latih, Kami Siapkan
- Ketum PWI: Pers di Tengah Gempuran Algoritma, Negara Harus Hadir
- Reshuffle ke-7 KMP: 18 Pejabat Baru mulai Menteri-Wamen hingga Kapolri-Wakapolri Dilantik Presiden
- PWI Pusat Luncurkan Website, Konektivitas Informasi 38 Daerah
- Sehari Jabat Kapolri, Suyudi Bongkar Gerbong Polri, 78 Pati Dirotasi, 19 Kapolda Diganti, Siapa Saja ?
- Presiden Prabowo Lantik Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri, dan Wahyu Hadiningrat Wakapolri
- DPR RI Setujui Komjen Suyudi jadi Kapolri, Puan Tepis Anggapan Proses Kilat: Sudah Sesuai Mekanisme
24 Pekerja Migran Ilegal Pulang ke Indonesia Bawa Balita & Bayi Turun di Laut Diamankan TNI AL

Keterangan Gambar : TNI Angkatan Laut (TNI AL) dalam hal ini Fleet One Quick Respond (F1QR1) Lanal Dumai jajaran Koarmada I berhasil mengamankan 24 orang Pekerja Migran Indonesia (PMI) non prosedural .Foto: Dispenal yg
Indonesiamaritimenews.com (IMN), Pekerja Migran Indonesia ilegal dari Malaysia sebanyak 24 orang membawa bayi dan balita diturunkan di laut diamankan TNI AL.
TNI Angkatan Laut (TNI AL) dalam hal ini Fleet One Quick Respond (F1QR1) Lanal Dumai jajaran Koarmada I berhasil mengamankan 24 orang Pekerja Migran Indonesia (PMI) non prosedural tersebut saat kembali dari Malaysia di Pesisir Pelintung, Dumai Prov. Riau, Selasa (30/1).
Baca Lainnya :
- Satgas MTF TNI Konga Lakukan Advance Maneuvering Exercise di Laut Mediterania0
- Tak Kuat Lawan Arus, Petugas Damkar Hanyut di Sungai Martapura, TNI AL dan Tim SAR Temukan Korban0
- Prajurit Bintara Pembina Maritim Posal Banyuwangi Perbaiki Rumah Apung Nelayan0
- Ratusan Liter Miras Mau Dikirim Pakai Kapal Pelni, Digagalkan Prajurit TNI AL0
- TNI AL Terima Helikopter Phanter Anti Kapal Selam, Ini Spesifikasinya0
Pengungkapan PMI non prosedural dari Malaysia ini merupakan hasil dari penyisiran, pemantauan, dan pengintaian tim gabungan di bibir Pantai Pelintung Kota Dumai. PMI Non Prosedural yang berhasil diamankan itu 24 orang, terdiri dari 16 laki-laki dan 6 perempuan dimana diantara terdapat 1 Balita berusia 3 tahun dan 1 Bayi berusia 6 bulan.
Dari keterangan yang didapat, PMI ini berangkat dari Sungai Rumbai Malaka (Malaysia) menuju Indonesia tepatnya di wilayah Pelintung, Dumai, Riau dengan biaya keberangkatan bervariasi antara 4 – 5 juta Rupiah menggunakan HSC (High Speed Craf) dengan kapasitas 3 mesin tempel (3X200 PK) dan selanjutnya mereka diturunkan di laut sekitar 1 NM dari bibir pantai.
Komandan Lanal Dumai Kolonel Laut (P) Kariady Bangun, menyampaikan bahwa sebanyak 24 orang PMI non Prosedural ini diamankan di Mako Lanal Dumai untuk pemeriksaan awal, selanjutnya PMI Non Prosedural dan barang bukti diserahkan ke Pos Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P4MI) Kota Dumai untuk proses lebih lanjut.
Di tempat terpisah, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali menyampaikan bahwa keberhasilan TNI AL dalam mengamankan Pekerja Migran Indonesia (PMI) Non Prosedural dari Malaysia, merupakan salah satu bentuk kesiapan dan kesiapsiagaan TNI AL dalam menghadapi berbagai ancaman Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di wilayah teritorial Indonesia.(Bow/Oryza)











