- BI Rate Naik Demi Menahan Tekanan Rupiah dan Capital Outflow
- Dilantik Jadi Penasihat Khusus Presiden Prabowo Bidang Kesejahteraan Buruh, Ini Kata Said Iqbal
- Presiden Prabowo Lantik Kepala BGN dan Penasihat Khusus Bidang Kesejahteraan Buruh
- Modus Penyelundupan Merkuri Ilegal Rp 1,5 M Diendus TNI AL Gagal Masuk Priok
- Kampus Bukan Prioritas?
- Presiden Prabowo Copot Ketua BGN Dadan Hindayana dan 2 Wakilnya, Diganti Nanik S Deyang
- TNI AL Musnahkan Miras, Pengawasan Jalur Laut di Perbatasan Diperketat
- Mulai Juni,Tiap Akhir Pekan ASDP Layani Penyeberangan Hunimua–Waipirit 24 Jam
- Peringati WOD & Coral Triangle Day 2026, KKP Perkuat Kolaborasi Lindungi Laut
- Bakes Satgas Operasi Trisula-26, Ratusan Kantong Darah Terkumpul di Atas KRI Teluk Kupang-519
TNI AL Terima Helikopter Phanter Anti Kapal Selam, Ini Spesifikasinya

Keterangan Gambar : Presiden Joko Widodo didampingi Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan Kasal Laksamana TNI Muhammad Ali. Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: Guna memperkuat Sistem Senjata Armada Terpadu (SSAT) sebagai garda terdepan penjaga kedaulatan bangsa, TNI Angkatan Laut menerima secara simbolis helikopter Anti Kapal Selam (AKS) hasil perbaikan dari Kementerian Pertahanan RI (Kemhan RI).
Penyerahan secara simbolis helikopter tersebut disaksikan oleh Presiden Joko Widodo di Terminal Selatan, Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Rabu (24/1/2024). Helikopter Panther AS 565 MBE hasil refurbishment/perbaikan diserahkan secara simbolis oleh Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto kepada Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali.
Baca Lainnya :
- Kenalkan TNI AL Sejak Dini, Bocah-bocah PAUD Ceria Kunjungi Lanal Cilacap0
- Saksikan Penyerahan Pesawat C-130J Super Hercules, Presiden Jokowi: Penting untuk Berbagai Operasi0
- Kasal Pimpin Sertijab 8 Pejabat TNI AL, Ini Daftarnya0
- Lomba Mancing Mania Kasal Cup 2024, Wow! Warga Kemayoran Dapat Hadiah Mobil0
- Singgah di Oman, KRI Frans Kaisiepo-368 Disambut Bangga Dubes RI0
Dalam sambutannya, Menhan mengatakan bahwa penambahan dan perbaikan alutsista akan semakin memperkuat TNI dalam menjawab tantangan-tantangan di masa depan.
“Ini tentu juga semakin memperkuat posisi Indonesia sebagai negara yang memiliki kekuatan pertahanan yang disegani di kawasan. Pemerintah terus berkomitmen untuk terus meningkatkan kemampuan pertahanan nasional guna menjaga kedaulatan dan keamanan negara", kata Menhan RI.
SPESIFIKASI
Helikopter AS565 MBe Panther Full Mission Anti Kapal Selam (AKS) yang berada di bawah Komando Skuadron 100 Wing Udara 2 Puspenerbal ini, mampu mendeteksi keberadaan kapal selam yang dilengkapi dengan Dipping Sonar L3 Ocean System DS-100 Helicopter Long-Range Active Sonar (HELRAS), yang dapat beroperasi optimal di area laut dangkal, maupun laut dalam.
Helikopter AKS ini dirancang ideal untuk melakukan redetection, melokalisir sasaran dan melancarkan serangan torpedo di perairan. Sebagai helikopter AKS, AS565 MBe Panther tentunya juga sebagai helikopter multiperan yang mampu melaksanakan berbagai misi seperti Search And Rescue (SAR) Tempur, pengawalan, penerbangan VIP dan lain-lain.
Kemampuan heli ini tidak diragukan lagi, bahkan hingga menjadi salah satu helikopter yang diandalkan dalam misi perdamaian dunia dalam Maritime Task Force (MTF).
Selain penyerahan secara simbolis helikopter AS565 MBe Panther Full Mission, Menhan Prabowo juga secara simbolis menyerahkan hasil refurbishment helikopter Fennec dan suku cadangnya kepada TNI AD yang diterima oleh Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, serta penyerahan Pesawat keempat C-130J-30 Super Hercules dengan tail number A-1344 kepada Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo. (Riz/Oryza)











