- Perkuat Diplomasi Maritim, Kasal Tinjau Exercise Orruda 2026 di Rusia
- KKP dan BP Batam Kawal Mutu Perikanan di Zona Perdagangan Bebas
- Pelaut Meninggal Dunia di Singapura, Kemenhub Fasilitasi Penyerahan Asuransi ke Ahli Waris
- KKP Pamerkan Kampung Nelayan Merah Putih Lateng ke Delegasi ASEAN-ID Blue
- Perayaan Hari Puisi Indonesia 2026 Dimeriahkan Tokoh Lintas Generasi dan Negeri, Menteri Kebudayaan Fadli Zon Siap Orasi Budaya
- Pelindo Regional 2 Banten Catat Tren Pertumbuhan Operasional Positif Sepanjang Semester I 2026
- Pelabuhan Patimban Layani Impor Peti Kemas Internasional Perdana, Terima Bongkar Muat MV. MSC CARLA III
- KPK Suvervisi Tata Kelola BBM PELNI, Pastikan Transparansi dan Cegah Korupsi
- 3 Warga Sipil Jadi Korban Kekejian di Yahukimo, Koops TNI Habema Perkuat Pengamanan
- Kemenhub dan Pelindo Kerja Sama Modernisasi Layanan Kapal E-Pilotage Perairan Wajib Pandu
155 Prajurit Naik Pangkat Luar Biasa, Menhan: Bukti Negara Hargai Pengorbanan Prajurit di Papua

Keterangan Gambar : Menteri Pertahanan, Sjafrie Sjamsoeddin memimpin upacara kenaikan pangkat luar biasa (KPLB) terhadap 115 prajurit TNI di Timika, Papua, Jumat (2/1/2026). Foto: Kemenhan
Indonesiamaritimenews.com (IMN), TIMIKA: Sebanyak 115 prajurit TNI menerima anugerah Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) yang dipimpin langsung oleh Menteri Pertahanan, Sjafrie Sjamsoeddin di Timika, Papua, Jumat (2/1/2026).
Dalam siaran resmi Kemenhan disebutkan, penghargaan ini diberikan atas keberhasilan gemilang dalam tiga operasi strategis di wilayah Papua Pegunungan, Papua Tengah, dan Papua Barat.
Para prajurit yang tergabung dalam Koops TNI Habema ini sukses melaksanakan Operasi di Lanny Jaya, Intan Jaya, dan Teluk Bintuni. Pasukan TNI berhasil menguasai markas kelompok bersenjata dan menetralisir ancaman tanpa mengabaikan sisi kemanusiaan, sehingga masyarakat setempat kini terbebas dari intimidasi.
Baca Lainnya :
- Doa Bersama di Penghujung 2025, TNI AL Siap Mengarungi Tahun 20260
- Tegakkan Kedaulatan di Ambalat, KRI Badik-623 dan KRI Pulau Rimau-724 Unjuk Kekuatan di Perbatasan0
- 200 Wartawan Bakal Ikuti Retret di Akmil Magelang, Digodok Bela Negara0
- Dukungan Logistik Udara TNI AL, Bantuan Bencana Diterbangkan ke Aceh0
- Diresmikan Kasal di Italia, KRI Prabu Siliwangi-321 Kapal Tercanggih Perkuat Maritim Indonesia0
Dalam sambutannya, Menhan menekankan bahwa penghargaan ini adalah mandat moral untuk terus meningkatkan profesionalisme.
"Kenaikan pangkat luar biasa bukan sekadar penghargaan simbolik, melainkan bentuk nyata kehadiran negara dalam menghargai pengorbanan prajurit di medan tugas. Penghargaan ini harus diiringi dengan perhatian terhadap kesejahteraan prajurit dan keluarganya,” tegas Menhan Sjafrie di hadapan para prajurit.
Menutup arahannya, Menhan menyampaikan langkah strategis pemerintah ke depan. Presiden RI telah menyetujui penyempurnaan Komando Operasi (Koops) di Papua yang akan diimplementasikan bertahap mulai tahun 2026. Langkah ini bertujuan memperkuat kapasitas teritorial, tempur, dan manajerial guna menjamin stabilitas keamanan dan kedamaian jangka panjang di Tanah Papua.
Sebagai penutup agenda, Menhan secara resmi meresmikan Fasilitas Marshalling Area Jenderal Achmad Yani di Timika. (Bow/Mar)











