- Seminar Nasional HPN 2026: Peran Strategis Pelabuhan Banten dalam Sistem Logistik Nasional
- Seminar Nasiona HPN 2026: Pelabuhan Ciwandan Simpul Logistik Berdampak Nyata Bagi Masyarakat Banten
- Seminar Nasional HPN 2026 Membangun Infrastruktur Pelabuhan Ciwandan Go Internasional untuk Banten
- Bantu Petambak Garam Genjot Produksi, KKP Terapkan Teknologi SWSO
- Presiden Prabowo dan PM Albanese Tandatangani Traktat Keamanan Bersama
- Baharkam Polri dan Prancis Jajaki Kerja Sama Teknologi Alutsista Modern
- IPC TPK Dorong Budaya Sadar Keselamatan Warakas Nuansa K3 Nasional 2026
- Seminar Nasional HPN 2026: Bangun Infrastruktur, Transportasi dan Pelabuhan Ciwandan untuk Banten
- Arus Petikemas IPC TPK Pontianak Dinamis Tumbuh 7,47% Sepanjang 2025, Logistik Kalbar Menggeliat
- IPC TPK Implementasi ESG Utamakan Keselamatan Kerja, TKBM Dilatih K3
Tegakkan Kedaulatan di Ambalat, KRI Badik-623 dan KRI Pulau Rimau-724 Unjuk Kekuatan di Perbatasan

Keterangan Gambar : Passing Exercise (PASSEX) oleh KRI Badik-623 dan KRI Pulau Rimau-724 di perairan Ambalat, Kalimantan Utara, Rabu (24/12/2025) sekaligus menjaga kedaulatan negara. Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), AMBALAT: TNI AL bermitmen kuat menjaga kedaulatan dan keamanan wilayah perairan yurisdiksi Indonesia, khususnya di kawasan Ambalat. Dua kapal perang TNI unjuk kemampua di perairan Ambalat, Kalimantan Utara.
Salah satu upaya menjaga keamanan dan kedaulatan diwujudkan melalui pelaksanaan latihan Passing Exercise (PASSEX) oleh KRI Badik-623 dan KRI Pulau Rimau-724 di perairan Ambalat, Kalimantan Utara, Rabu (24/12/2025).
Latihan yang digelar di tengah patroli rutin sekaligus saat momentum Natal dan Tahun Baru 2026 ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan unsur-unsur KRI dalam menghadapi berbagai potensi ancaman di laut.
Baca Lainnya :
- 200 Wartawan Bakal Ikuti Retret di Akmil Magelang, Digodok Bela Negara0
- Dukungan Logistik Udara TNI AL, Bantuan Bencana Diterbangkan ke Aceh0
- Diresmikan Kasal di Italia, KRI Prabu Siliwangi-321 Kapal Tercanggih Perkuat Maritim Indonesia0
- Pastikan Kedaulatan Negara, Dankodaeral VII Turun Langsung ke Pulau Batek0
- Tak Kalah Gagah, KRI John Lie-358 Unjuk Kemampuan Bersama Kapal AS dan ASEAN0
Dalam siaran resmi TNI AL dijelaskan, Passex merupakan latihan terpadu yang menekankan pada peningkatan kemampuan komunikasi, manuver taktis, serta koordinasi antar unsur laut.
Dalam latihan tersebut, kedua KRI melaksanakan berbagai serial kegiatan, antara lain latihan komunikasi menggunakan isyarat bendera dan radio, serta manuver formasi. Seluruh rangkaian latihan dilaksanakan dengan mengutamakan aspek keamanan dan ketepatan prosedur operasi standar.
Latihan Passing Exercise ini merupakan bagian dari upaya untuk memastikan setiap prajurit dan alutsista selalu siap menjalankan tugas menjaga kedaulatan NKRI. Perairan Ambalat memiliki nilai strategis bagi Indonesia sehingga memerlukan pengawasan yang intensif dan berkelanjutan.
Kehadiran KRI Badik-623 dan KRI Pulau Rimau-724 di wilayah tersebut diharapkan dapat menjamin keamanan aktivitas maritim nasional. Melalui latihan ini, TNI AL menegaskan kesiapan dan komitmennya dalam menjaga keutuhan wilayah laut Indonesia, sekaligus mendukung stabilitas dan keamanan kawasan perairan perbatasan. Hal tersebut merupakan implementasi dari program prioritas Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali.
Sebagai catatan, perairan Ambalat berbatasan dengan negara tetangga, Malaysia. Gesekan antara Indonesia dan Malaysia sempat terjadi soal Ambalat. (Arry/Mar)











