- 80 Tahun TNI AL, Optimisme di Tengah Tantangan Geopolitik
- KRI Kujang-642 Sergap 25 Kontainer Minerba Ilegal Mengandung Bahan Radioaktif, Kasum TNI Tinjau BB
- Iduladha 2026, PELNI Tebar Hewan Kurban di Wilayah Operasional
- 80 Tahun NKRI, Menggantung Asa Kemerdekaan di Semua Sektor
- Semangat Iduladha, KSO TPK Koja Bagikan 33 Sapi & 7 Kambing ke Stakeholder dan Masyarakat
- Siap-siap! Operasi Patuh 2026 Digelar 8-21 Juni, Jangan Langgar Ketentuan ETLE
- Salat Iduladha 1447 H di Geladak KRI Bima Suci di Shanghai China, Pengalaman Religi Taruna AAL Satlak KJK 2026
- Kapal Perang KRI Bung Hatta-370, KRI Teluk Kupang-519 dan Heli JS-1302 Manuver di Daerah Operasi
- Presiden Prabowo Salat Iduladha 1447 H di Paris, Bersama Diaspora Indonesia
- Menteri Trenggono Kurban 5 Sapi Limosin, Berat Rata-rata 1 Ton
Wow! Satgas KJK 2023 TNI AL Dipuji Putri Kerajaan Inggris, Princess Anne

Keterangan Gambar : Pricess Anne, Princess Royal British mengunjungi KRI Bima Suci. Foto Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN),JAKARTA: Misi TNI Angkatan Laut yang diwakili oleh Satuan Tugas Misi Pelayaran Diplomasi dan Duta Bangsa Kartika Jala Krida (Satgas KJK 2023), menuai pujian Princess Anne, Princess Royal British. Putri Kerajaan Inggris Raya ini mengunjungi KRI Bima Suci pada event bergengsi kapal layar internasional Tall Ship Race 2023 di Port Holmsgrat pier no.5, Lerwick, Skotlandia, pada Jumat (28/7/2023).
Kunjungan Princess Anne ke KRI Bima Suci merupakan salah satu rangkaian kunjungannya ke Lerwick dalam rangka meninjau langsung pelaksanaan Tall Ship Race 2023. Adik kandung Raja Charles III tersebut disambut oleh Komandan KRI Bima Suci Letkol Laut (P) M.Sati Lubis, didampingi perwira lainnya.
Baca Lainnya :
- Singgah di Skotlandia, KRI Bima Suci dan Atraksi Satgas KJK 2023 Dipuji Spektakuler0
- Lanjut Berlayar Menuju Skotlandia, KRI Bima Suci Dilepas Ribuan Warga Norwegia0
- Keren! KRI Bima Suci Sudah Raih 6 Tropi di Tall Ship Race 20230
- Multilateral PALS 2023 Komandan Pasukan Amfibi 24 Negara Kumpul di Bali, Bahas Apa ?0
- Sidang IMO MEPC 80 di London, Indonesia Soroti Emisi Gas Rumah Kaca Industri Pelayaran0
Putri dari Ratu Elizabeth II dan Pangeran Philip tersebut menyampaikan rasa takjubnya atas diaspora Indonesia di daratan Eropa khususnya di wilayah Inggris. Terlebih atas kehadiran dan penampilan prajurit TNI AL dalam menampilkan berbagai kesenian maupun budaya Indonesia. Selain itu kebolehan para Taruna Akademi Angkatan Laut (AAL) angkatan ke-70 yang tampil memukau, membuat semakin banyak dikenal masyarakat utamanya di Kota Lerwick.
Komandan KRI Bima Suci menyampaikan rasa terima kasihnya atas dukungan serta keramahan yang diberikan masyarakat Kota Lerwick kepada KRI Bima Suci selama sandar. Hal ini merupakan kesempatan yang sangat istimewa, karena KRI Bima Suci didaulat dan dipercaya untuk menampilkan kekayaan budaya bangsa Indonesia dalam penyambutan Princess Royal British Anne di Lerwick.
KRI Bima Suci dipilih karena keunikan, kemeriahan dan keindahan budaya Indonesia yang ditampilkan selama melaksanakan misi duta bangsa di Eropa khususnya di wilayah United Kingdom.
"Ini adalah bukti nyata cermin tingginya minat dan antusiasme masyarakat internasional terhadap budaya Indonesia, kita bangga misi Bima Suci sebagai Satgas Misi Pelayaran Diplomasi dan Duta Bangsa untuk mempromosikan Indonesia dan menjalin hubungan persaudaraan dapat terus tercipta", jelas Letkol Laut (P) M. Sati Lubis.
Kedatangan Princess Royal British selain disuguhi penampilan kesenian Reog dari Jawa Timur, juga disambut dengan kehebohan penampilan Genderang Suling Gita Jala Taruna AAL angkatan ke-70 Satlat KJK 2023 yang juga membuat decak kagum salah satu orang ternama di negara Inggris ini. Hal ini tentunya membuat kehadiran KRI Bima Suci berhasil menyuguhkan tingginya nilai budaya bangsa Indonesia di setiap kota/negara yang disinggahinya.
Pelaksanaan kegiatan ini sesuai dengan arahan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali bahwa peran serta TNI AL dalam pelayaran muhibah diplomasi, merupakan implementasi dari cita-cita bangsa Indonesia untuk menciptakan persahabatan dan memperkenalkan budaya kepada dunia. “Maka dari itu para prajurit yang ditugaskan harus bangga karena merupakan bagian dari kepercayaan yang diberikan oleh negara", tegas Kasal. (Bow/Oryza)











