- PELNI dan Pelindo Buka Posko Bersama di Tanjung Priok, Gratis Kirim Bantuan Bencana NTT
- Kemnaker Perkuat Kompetensi Pemandu Wisata Gunung di NTB
- Siap-Siap! Kemnaker Bakal Buka Pendaftaran MagangHub Angkatan II Batch2
- Wapres Gibran Tinjau Pelabuhan Maumere, Pantau Dampak Gempa NTT
- Lewat Jalur Udara, TNI AL Percepat Distribusi Bantuan Logistik untuk Masyarakat NTT
- KM Tidar Bawa 41 Koli Barang Bantuan untuk Korban Gempa NTT
- Meski Terdampak Gempa, Pelindo Tetap Gerak Cepat Bantu Warga Flores
- TNI AL Kerahkan 5 Kapal Perang, 2 Helikopter dan Ratusan Prajurit di Lokasi Gempa Bumi NTT
- The North Green Movement IPC TPK Dukung Rehabilitasi Mangrove Nasional
- Lagi, TNI AL Gagalkan Penyelundupan 75,7 Ton Pasir Timah di Bangka Belitung
Uji Petik 4 Kapal Penumpang, Ditjen Hubla Pastikan Angkutan Lebaran 2026 Aman

Keterangan Gambar : Menghadapi arus mudik Lebaran 2026, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan menggelar uji petik kelaiklautan kapal penumpang di Pelabuhan Makassar. Kegiatan dipimpin oleh Direktur Perkapalan dan Kepelautan, Samsuddin, bersama tim KSOP Utama Makassar. Foto: Ditjen Hubla
Indonesiamaritimenews.com (IMN), MAKASSAR: Menghadapi arus mudik Lebaran 2026, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan menggelar uji petik kelaiklautan kapal penumpang di Pelabuhan Makassar.
Kegiatan tersebut digelar pada tanggal 18-20 Februari 2026 dalam rangka memastikan keselamatan pelayaran dan kesiapan penyelenggaraan Angkutan Laut Lebaran Tahun 2026.
Uji petik dipimpin langsung oleh Direktur Perkapalan dan Kepelautan, Samsuddin, bersama tim KSOP Utama Makassar, sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam menjamin aspek keselamatan, keamanan, dan kenyamanan penumpang selama periode Angkutan Lebaran.
Baca Lainnya :
- Libur Imlek Dongkrak Arus Penyeberangan Sumatera-Jawa-Bali0
- Ditjen Hubla Revalidasi Auditor ISPS Code 2026, Perkuat Pengawasan Keamanan Kapal dan Pelabuhan0
- Hidupkan Budaya Keselamatan Maritim di Labuan Bajo, Kemenhub Gelar Kampanye0
- Kemenhub dan BRIN Dorong SBNP Lewat Smart Buoy, Tekan Risiko Kecelakaan Kapal0
- Mudik Gratis 2026 Bersama PELNI Dibuka, Buruan Daftar0
Samsuddin menegaskan, kegiatan uji petik merupakan langkah preventif untuk meminimalkan risiko kecelakaan laut selama lonjakan penumpang pada periode mudik Lebaran.
“Uji petik ini kami lakukan untuk memastikan seluruh kapal penumpang yang beroperasi pada masa Angkutan Lebaran benar-benar memenuhi persyaratan kelaiklautan. Keselamatan adalah prioritas utama dan tidak bisa ditawar,” tegas Samsuddin dalam keterangan tertulis, Sabtu (21/2/2026).
Sebanyak empat kapal penumpang dilakukan uji petik kelaiklautan, yaitu
KM Dobonsolo, KM Ciremai dan KM Dorolonda milik PT Pelni (Persero) serta KM Mutiara Ferindo I milik PT Atosim Lampung Pelayaran.
Uji petik dilakukan secara menyeluruh terhadap aspek teknis dan administratif kapal, meliputi pemeriksaan dokumen kapal, sertifikat keselamatan, sistem navigasi dan komunikasi, alat-alat keselamatan, alat pemadam kebakaran, kondisi mesin dan kelistrikan, hingga kesiapan awak kapal sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Ia menambahkan bahwa Ditjen Hubla tidak akan memberikan toleransi terhadap kapal yang belum memenuhi standar keselamatan yang sejalan dengan prinsip Zero Compromise for Safety.
“Secara umum keempat kapal dalam kondisi laiklaut. Namun kami merekomendasikan agar seluruh temuan hasil pemeriksaan dapat segera ditindaklanjuti dan dipenuhi paling lambat sebelum tanggal 1 Maret 2026,” ujar Samsuddin.
Selain pemeriksaan fisik kapal, tim juga melakukan pengecekan terhadap prosedur tanggap darurat, familiarisasi awak kapal terhadap peralatan keselamatan, serta kapasitas angkut penumpang agar sesuai dengan manifes dan tidak melebihi batas yang ditetapkan.
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian persiapan nasional Angkutan Laut Lebaran 2026 yang mencakup pengawasan terpadu di pelabuhan-pelabuhan utama, peningkatan koordinasi dengan operator kapal, serta optimalisasi fungsi Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan.
"Kami juga mengimbau kepada seluruh operator kapal untuk secara proaktif melakukan pemeriksaan internal dan memastikan standar keselamatan dipenuhi," pungkasnya. (Bow/Mar)











