- PELNI Rampungkan SisKomKap di 25 Kapal Penumpang, Konektivitas Pelayaran Lebih Optimal
- Disergap TNI AL, Kapal Penyelundup Balpress dan Rokok Bodong Tak Berkutik
- KNMP di NTT-NTB Mampu Dongkrak Ekonomi Daerah Rp29,2 Miliar Tiap Tahun
- Angkutan Lebaran 2026, Menhub Cek Kesiapan Armada Kapal dan Pelabuhan di Maluku Utara
- Menteri Trenggono Dorong Pengembangan Budidaya Kerang Mutiara di Pulau Bungin
- PTP Nonpetikemas Cabang Banten, Ekspor Perdana Wind Mill Tower ke Kanada
- Sertifikasi Kompetensi Digital, IPC TPK Dorong Generasi Muda Pesisir Mandiri
- Arus Logistik Meningkat, Merauke Butuh Depo Peti Kemas di Luar Pelabuhan
- Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Indonesia Timur, KKP Terjunkan 87 Surveyor
- Perkuat Layanan Petikemas Teluk Bayur, IPC TPK Tambah Reach Stacker
Tinggal Bawa Tumbler, KAI Sediakan 102 Water Station Gratis di 39 Stasiun, Cek Lokasinya

Keterangan Gambar : PT Kereta Api Indonesia (Persero) kini menyediakan 102 unit Water Station yang tersebar di 54 titik lokasi pada 39 stasiun. Foto: KAI
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: PT Kereta Api Indonesia (Persero) kini menyediakan 102 unit Water Station yang tersebar di 54 titik lokasi pada 39 stasiun di seluruh wilayah operasional Divisi Regional dan Daerah Operasi. Calon penumpang tinggal mengisi air minum gratis pakai tumbler masing-masing.
Vice President Public Relations KAI, Anne Purba menyatakan pihaknya mendukung upaya pengurangan penggunaan botol plastik sekali pakai.
Baca Lainnya :
- Wujudkan Asta Cita Prabowo ASDP Lepas KMP Jatra II Nias-Sibolga Perkuat Koneksitas Indonesia Barat0
- Buruan, 503.275 Tiket Diskon 30% KAI Terjual, Ini 10 KA Favorit Dikejar Penumpang0
- Perjalanan Ramah Kantong KAI Diskon 30% Promo 14 Kereta Api Ekonomi Stainless Steel New Generation0
- PELNI Diskon Tiket 50 Persen Dukung Kebijakan Stimulus Ekonomi, Ini Syaratnya0
- Asyik, Liburan Sekolah Lebih Hemat, Presiden Putuskan Diskon Tarif Pelabuhan ASDP Hingga 100 %0
"Water Station ini kami hadirkan untuk mendukung pengurangan penggunaan botol plastik sekali pakai. Pelanggan cukup membawa tumbler masing-masing, bisa isi ulang air minum dengan mudah, nyaman, dan gratis di area stasiun," kata Anne Purba dalam keterangan tertulis dikutip Sabtu (14/6/2025).
Adapun sebaran Water Station KAI saat ini meliputi:
• Daop 1 Jakarta:
- Stasiun Gambir
- Stasiun Pasar Senen
- Stasiun Bekasi
- Stasiun Jatinegara
- Stasiun Cikarang
• Daop 2 Bandung:
- Stasiun Bandung
- Stasiun Kiaracondong
- Stasiun Purwakarta
- Stasiun Padalarang
• Daop 3 Cirebon:
- Stasiun Cirebon
- Stasiun Cirebon Prujakan
- Stasiun Jatibarang
• Daop 4 Semarang:
- Stasiun Semarang Tawang Bank Jateng
- Stasiun Semarang Poncol
• Daop 5 Purwokerto:
- Stasiun Purwokerto
- Stasiun Kutoarjo
- Stasiun Kroya
- Stasiun Kebumen
• Daop 6 Yogyakarta:
- Stasiun Yogyakarta
- Stasiun Lempuyangan
- Stasiun Solo Balapan
- Stasiun Solo Jebres
- Stasiun Purwosari
• Daop 7 Madiun:
- Stasiun Madiun
- Stasiun Kertosono
- Stasiun Kediri
- Stasiun Tulungagung
- Stasiun Jombang
- Stasiun Blitar
• Daop 8 Surabaya:
- Stasiun Surabaya Gubeng
- Stasiun Surabaya Pasarturi
- Stasiu Malang
- Stasiun Lamongan
- Stasiun Sidoarjo
- Stasiun Wonokromo
• Daop 9 Jember:
- Stasiun Jember
• Divre I Medan:
- Stasiun Medan
- Stasiun Tebing Tinggi
• Divre IV Tanjungkarang:
- Stasiun Tanjungkarang
Dalam waktu dekat, KAI akan menambah fasilitas Water Station di Stasiun Banjar, Tasikmalaya, Ketapang, dan Banyuwangi Kota sebagai bagian dari upaya memperluas jangkauan layanan hijau ke lebih banyak wilayah operasional.
“Kami terus memperluas jangkauan Water Station agar semakin banyak pelanggan terbiasa membawa tumbler saat bepergian naik kereta,” ujar Anne.
Selain itu, KAI juga konsisten memperkuat berbagai program ESG. Teknologi Face Recognition Boarding kini mempermudah proses boarding sekaligus mengurangi pemakaian kertas cetak tiket. Di sisi layanan makanan, penggunaan wooden cutlery mulai menggantikan plastik sekali pakai untuk menekan limbah di dalam perjalanan.
"Seluruh inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen KAI dalam mendukung pengurangan dampak lingkungan sektor transportasi, sekaligus menghadirkan layanan kereta api yang relevan dengan tren global menuju transportasi ramah lingkungan," tandas Anne. (Arry/Oryza)











