Teeet.. Wooy! Teriakan & Klakson Motor Pemudik Bersahutan, Demo Kapal Telat Sandar di Bakauheni

By Indonesia Maritime News 20 Mar 2026, 06:30:10 WIB Perhubungan
Teeet.. Wooy! Teriakan & Klakson Motor Pemudik Bersahutan, Demo Kapal Telat Sandar di Bakauheni

Keterangan Gambar : Pemudik bersepeda motor yang menumpang kapal rute Merak-Bakauheni protes karena berjam-jam kapal yang ditumpangi terlambat sandar di Bakauheni. Foto: property of indonesiamaritimenews.com



Indonesiamaritimenews.com (IMN), BAKAUHENI: Keterlambatan kapal dari Merak untuk sandar di Bakauheni sudah berulang terjadi. Kali ini kapal yang membawa pemudik pemotor, Rabu (18/3/2026) telat sandar hingga membuat mereka marah.

Keterlambatan sandarnya kapal membuat ratusan pemotor tak bisa menahan emosi. Apalagi mereka sudah duduk di motor masing-masing menanti keluar dari kapal karena Pelabuhan Bakauheni sudah di depan mata.  Namun kapal tak juga sandar. Teriakan protes pun menggema. Demo para pemudik tak bisa dicegah. Mereka kompak membunyikan klakson motor masing-masing.

Baca Lainnya :

Teet... teet... suara klakson motor pemudik bersahutan. "Wooy... wooy, kapan sandarnya! nggak jelas ini kapal. Gimana iniii..!, teriak satu pemudik. Mereka juga menggeber motor meluapkan kekesalannya.

Juned, salah satu pemudik yang mau pulang ke Lampung mengatakan perjalanan mudik kali ini diluar perkiraan.
"Hampir 6 jam kami luntang lantung di laut gara-gara kapal nggak bisa sandar. Perjalanan kapal dari Ciwandan lancar, tapi nunggu sandar waktunya kok lebih lama dibanding waktu berlayar," kata Juned.

Petugas merespon protes penumpang dengan meminta mereka bersabar. "Sabar Pak. Nunggu antre sandar," kata petugas. Kru kapal ini tidak bisa memberi solusi bagaimana supaya kapal cepat sandar.

Kesal Terlambat Sandar

Pantauan tim indonesiamaritimenews.com, kekesalan penumpang dipicu karena lamanya mereka menanti kapal sandar, padahal waktu magrib hampir tiba. Apalagi sebagian pemudik berpuasa dan berencana berbuka di darat.

Lian, salah satu penumpang bermotor asal Bekasi mengatakan ia berangkat dari rumah pukul 09.00, lalu naik kapal dari Pelabuhan Ciwandan. Sekitar pukul 14.00 kapal berlayar. Ketika di Pelabuhan Ciwandan, semua berjalan tertib, nyaman dan kapal berangkat tepat waktu.

Seperti diketahui, pemudik berkendaraan motor selama masa Angkutan Lebaran 2026 harus melalui Pelabuhan Ciwandan, bukan Merak. Lian, mahasiswa yang akan mudik ke Metro Lampung ini memprediksi bila perjalanan normal dengan waktu tempuh kapal 2 jam, maka pukul 16.00 atau paling 14.30 kapal sudah merapat di Bakauheni.

Ternyata semuanya diluar perkiraan. Begitu masuk perairan Lampung, kapal berhenti alias ngetem di laut. Ketika dikonfirmasi ke petugas, dikatakan bahwa kapal harus menunggu antrean sandar. Berjam-jam kapal tidak bergerak juga hingga membuat para pemudik demo.

"Jam setengah tujuh malam (18.30) kami baru sampai Bakauheni. Ya wajarlah kalau penumpang protes," ucap Lian.  "Ini harus jadi evaluasi pemerintah, kenapa kapal sering telat sandar baik di Merak maupun Bakauheni," tegas Lian.

Sebelumnya, kasus serupa dialami para penumpang kapal Wira Kencana pada Minggu (15/3/2025). Kapal yang ditumpangi terlambat sandar di Pelabuhan Bakauheni karena harus menunggu antrean. "Edan! Dari Merak ke Bakauheni ditempuh hampir 6 jam," tukas Achmad salah satu penumpang.

ASDP Selidiki Penyebabnya

Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Heru Widodo, mengakui adanya insiden keterlambatan sandar yang dialami oleh salah satu kapal.

"Ya, sesungguhnya begini. Yang tadi pagi terjadi, ini adalah kapal swasta," jelas Heru Widodo di Dermaga Eksekutif Pelabuhan Merak, Kamis (19/3/2026).

Meski kapal tersebut bukan milik armada ASDP, namun menurut Heru pihaknya tidak akan tinggal diam. ASDP akan segera berkoordinasi dengan KSOP (Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan) terkait untuk mencari tahu penyebab pasti keterlambatan tersebut. (Arry/Mar)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook