- Satgas ORRUDA 2026 Dilepas ke Rusia, Asah Kemampuan dengan Russian Navy
- KKP Siapkan 573 Pelatih Manajerial Pengelola Koperasi Nelayan Merah Putih
- Wamenaker: Kepercayaan Publik Dibangun Melalui Pelayanan Cepat dan Transparan
- Baksos di KRI Panah-626, Nelayan Kota Tual Berobat Gratis dan Dibagi Sembako
- Uji Naskah Doktrin TNI AL, Perkuat Landasan Operasi Maritim Adaptif dan Modern
- KRI Siwar-646 Berbagi Kasih di Panti Asuhan Muhammadiyah Lhokseumawe
- Goodbye Manila.. KRI Bima Suci Satlak KJK 2026 Otewe Tanah Air, Pelayaran Muhibah 124 Hari Berakhir
- Ini Komitmen Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Menandatangani Maklumat Standar Pelayanan
- Gerakan Brebes ASRI, Danlanal Tegal Tanam Mangrove Bersama Menteri Lingkungan Hidup
- Ekspedisi Rupiah Berdaulat, KRI Beladau-643 Sambangi 5 Pulau Terpencil
Teeet.. Wooy! Teriakan & Klakson Motor Pemudik Bersahutan, Demo Kapal Telat Sandar di Bakauheni

Keterangan Gambar : Pemudik bersepeda motor yang menumpang kapal rute Merak-Bakauheni protes karena berjam-jam kapal yang ditumpangi terlambat sandar di Bakauheni. Foto: property of indonesiamaritimenews.com
Indonesiamaritimenews.com (IMN), BAKAUHENI: Keterlambatan kapal dari Merak untuk sandar di Bakauheni sudah berulang terjadi. Kali ini kapal yang membawa pemudik pemotor, Rabu (18/3/2026) telat sandar hingga membuat mereka marah.
Keterlambatan sandarnya kapal membuat ratusan pemotor tak bisa menahan emosi. Apalagi mereka sudah duduk di motor masing-masing menanti keluar dari kapal karena Pelabuhan Bakauheni sudah di depan mata. Namun kapal tak juga sandar. Teriakan protes pun menggema. Demo para pemudik tak bisa dicegah. Mereka kompak membunyikan klakson motor masing-masing.
Baca Lainnya :
- H-4 Lebaran, 6 Juta Pemudik Pulkam Naik Angkutan Umum0
- Pantau Puncak Arus Mudik Kapal PELNI, Wamen PANRB dan Wamenhub Kunjungi KM Labobar Hingga ke Anjungan Kapal0
- Tinjau Pelabuhan Ciwandan, Menhub: Puncak Mudik Lebaran 2026 Kondusif dan Lancar0
- Menhub Tinjau Pelabuhan Ciwandan, Pastikan Kelancaran Angkutan Lebaran 20260
- Edan! H-7 Lebaran Merak-Bakauheni Ditempuh 5 Jam, Buka Puasa Cuma Minum Air0
Teet... teet... suara klakson motor pemudik bersahutan. "Wooy... wooy, kapan sandarnya! nggak jelas ini kapal. Gimana iniii..!, teriak satu pemudik. Mereka juga menggeber motor meluapkan kekesalannya.
Juned, salah satu pemudik yang mau pulang ke Lampung mengatakan perjalanan mudik kali ini diluar perkiraan.
"Hampir 6 jam kami luntang lantung di laut gara-gara kapal nggak bisa sandar. Perjalanan kapal dari Ciwandan lancar, tapi nunggu sandar waktunya kok lebih lama dibanding waktu berlayar," kata Juned.
Petugas merespon protes penumpang dengan meminta mereka bersabar. "Sabar Pak. Nunggu antre sandar," kata petugas. Kru kapal ini tidak bisa memberi solusi bagaimana supaya kapal cepat sandar.
Kesal Terlambat Sandar
Pantauan tim indonesiamaritimenews.com, kekesalan penumpang dipicu karena lamanya mereka menanti kapal sandar, padahal waktu magrib hampir tiba. Apalagi sebagian pemudik berpuasa dan berencana berbuka di darat.
Lian, salah satu penumpang bermotor asal Bekasi mengatakan ia berangkat dari rumah pukul 09.00, lalu naik kapal dari Pelabuhan Ciwandan. Sekitar pukul 14.00 kapal berlayar. Ketika di Pelabuhan Ciwandan, semua berjalan tertib, nyaman dan kapal berangkat tepat waktu.
Seperti diketahui, pemudik berkendaraan motor selama masa Angkutan Lebaran 2026 harus melalui Pelabuhan Ciwandan, bukan Merak. Lian, mahasiswa yang akan mudik ke Metro Lampung ini memprediksi bila perjalanan normal dengan waktu tempuh kapal 2 jam, maka pukul 16.00 atau paling 14.30 kapal sudah merapat di Bakauheni.
Ternyata semuanya diluar perkiraan. Begitu masuk perairan Lampung, kapal berhenti alias ngetem di laut. Ketika dikonfirmasi ke petugas, dikatakan bahwa kapal harus menunggu antrean sandar. Berjam-jam kapal tidak bergerak juga hingga membuat para pemudik demo.
"Jam setengah tujuh malam (18.30) kami baru sampai Bakauheni. Ya wajarlah kalau penumpang protes," ucap Lian. "Ini harus jadi evaluasi pemerintah, kenapa kapal sering telat sandar baik di Merak maupun Bakauheni," tegas Lian.
Sebelumnya, kasus serupa dialami para penumpang kapal Wira Kencana pada Minggu (15/3/2025). Kapal yang ditumpangi terlambat sandar di Pelabuhan Bakauheni karena harus menunggu antrean. "Edan! Dari Merak ke Bakauheni ditempuh hampir 6 jam," tukas Achmad salah satu penumpang.
ASDP Selidiki Penyebabnya
Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Heru Widodo, mengakui adanya insiden keterlambatan sandar yang dialami oleh salah satu kapal.
"Ya, sesungguhnya begini. Yang tadi pagi terjadi, ini adalah kapal swasta," jelas Heru Widodo di Dermaga Eksekutif Pelabuhan Merak, Kamis (19/3/2026).
Meski kapal tersebut bukan milik armada ASDP, namun menurut Heru pihaknya tidak akan tinggal diam. ASDP akan segera berkoordinasi dengan KSOP (Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan) terkait untuk mencari tahu penyebab pasti keterlambatan tersebut. (Arry/Mar)











