- Operasi Gugus Tempur Laut, KRI Imam Bonjol Amankan 10 ABK Kapal Ikan Diduga Pakai Sabu
- Bareskrim Polri Sita Pabrik Pemurnian Emas di Sidoarjo, Diduga Tampung Hasil Tambang Ilegal
- Libur Sekolah Pastikan Keselamatan Pelayaran, Kemenhub Uji Petik Kelaiklautan di Pelabuhan Merak
- Inovasi IPC TPK ReWear Project, Manfaatkan 209 Kg Seragam Bekas
- Dukung Peluang Pelindo Kerja Sama Internasional IPC TPK Terima Delegasi Amerika Serikat dan Estonia
- KRI Bima Suci Sandar di Vladivostok Port Rusia, Atraksi Genderang Suling Jala Gita Disambut Meriah
- Kembangkan Pelabuhan Kolbano, Kemenhub Dapat Hibah Tanah dari Pemkab Timor Tengah Selatan
- Pemeriksaan Petikemas Dipercepat, Ini Komitmen 3 Intansi Menjaga dan Lancarkan Arus Logistik di Priok
- Bawa Sekilo Sabu di Termos dan 582 Pil Inex dari Malaysia, Nakhoda Disergap Tim Kodaeral IV dan Lanal TBK
- KKP Perkuat Penataan Pesisir dan Perairan di KEK Industropolis Batang
Subhanallah... Nelayan Tua Seminggu Terombang-ambing di Laut, Srlamat di Dalam Kotak Ikan

Keterangan Gambar : Nelayan tua seminggu terapung di laut. Foto: ist
Indonesiamaritimenews. com(IMN),BATAM: Subhanallah. Seorang nelayan tua, selamat dari maut meski telah seminggu terombang-ambing di laut lepas di dalam kotak fiber ikan. Ia ditemukan oleh kapal tanker lalu dievakuasi.
Nelayan tersebut, Sunardi, berusia sekitar 65 tahun asal Kijang, Kecamatan Bintan Timur, Kabupaten Bintan, Riau. Dia terombang-ambing selama 7 hari dari perairan Bintan hingga ke perairan Bangka Belitung.
Perahu yang digunakan Sunardi pecah dihantam gelombang tinggi saat ia tengah melaut. Sunardi selamat setelah ia masuk ke dalam boks fiber penampung ikan.
Baca Lainnya :
- Inbreng Saham Anak Usaha Pelindo Dituntaskan, Ini Pesan Dirut Arif Suhartono0
- Pelindo Solusi Logistik Efisiensi dan Optimalkan Layanan Integrasi Multimoda 0
- Panglima Kolinlamil: Prajurit Harus Militan dan Berjiwa Ksatria0
- Seminggu Ditempa Arungi Samudera, 1.558 Siswa Kodiktanal Kembali ke Kawah Candradimuka0
- Kasus Korupsi di Tanjung Priok, Mantan Kepala Kantor Bea Cukai Diganjar 8 Tahun Penjara0
Kepala Satuan Polairud Polres Bintan, Iptu Sarianto, Rabu (1/2/2023) kepada wartawan mengatakan Sunardi diselamatkan oleh kapal yang melintas. Ia lalu dibawa ke Jakarta sebelum dipulangkan ke kampungnya.
Dijelaskan Sarianto, nelayan itu pergi memancing menggunakan kapal pompong. memancing di perairan Pulau Numbing, Kecamatan Bintan Pesisir, Kabupaten Bintan, Senin (23/1) lalu.
Kapal pompong tersebut di tengah perjalanan mengalami kerusakan pada mesin. Akibatnya kapal tersebut hanyut. "Karena cuaca buruk kapal korban dihantam ombak dan tenggelam. Korban menyelamatkan diri menggunakan fiber penampungan ikan," ungkap Sarianto.
Ia ditemukan dan diselamatkan kru kapal MT Griya Cirebon yang melintas pada Senin (30/1/2023). Awak kapal melihat korban terapung-apung di perairan Pulau Toti Timur, Bangka. Sunardi lalu ikut kapal yang menyelamatkannya ke Jakarta. Ia kemudian dititipkan di rumah singgah Bintan sebelum dipulangkan.
Sunardi adalah warga RT05/RW12, Kampung Keke, Kelurahan Kijang Kota, Bintan. Istrinya, Marini bersyukur suaminya ditemukan selamat. "Alhamdulillah sehat," kata Marini kepada awak media.
Marini mengatakan, pada Senin (23/1) suaminya pamit pergi mancing menggunakan kapal miliknya sendiri sekitar pukul 08.00 WIB.
Seminggu tidak pulang juga, Marini gelisah dan cemas. Ia lalu menelepon teman suaminya, tapi si teman tidak mengetahui nasib Sunardi.
Dikatakan Marini, suaminya baru kali ini kembali melaut untuk memancing. Sudah sekitar 3-4 bulan suaminya tidak turun ke laut. Wanita ini sangat bersyukur suaminya ditemukan selamat. (Riz/Oryza)











