- Disandera Militer Israel, 9 WNI Ditendang, Dipukul, Disetrum
- 9 WNI Disandera Israel Akhirnya Dibebaskan, Menlu Sugiono: Pemerintah Mengecam Perlakuan Tidak Manusiawi
- Bagaimana Keterlambatan Kecil Menjelma Menjadi Pengeluaran Nasional?
- Diwisuda Kasal, 240 Perwira Remaja AAL Calon Pemimpin Masa Depan Siap Mengabdi
- Dibawa Naik Kapal Perang KRI Marlin-877 di Kepulauan Selayar, Bocah TK Kepingin Jadi Tentara
- Awal Triwulan II 2026, IPC TPK Catat Pertumbuhan Positif
- PELNI Sabet CSR Award 2026: Sukses Berdayakan Warga Desa dan Dorong Ekonomi Masyarakat di Cianjur
- Perkuat Kerja Sama Maritim, Petinggi Angkatan Laut Singapura Temui Wakasal
- Jelang Iduladha 2026, Pelindo Petikemas dan Pemkot Surabaya Pastikan Hewan Kurban Sehat
- PT Terminal Teluk Lamong Gandeng BRIN Gelar Pelatihan Pengayaan Diversivikasi Tumbuhan
Ramah Lingkungan & Tingkatkan Layanan, Petikemas TPK Koja Tumbuh 1,53% Optimistis Capai 1 Juta TEUs

Keterangan Gambar : KSO TPK Koja. Foto: Property of Indonesiamaritimenews.com
Indonesiamaritimenews.com (IMN),JAKARTA:Derit Crane Container memecah kesunyian saat bongkar muat barang dari dan ke kapal di Terminal Kontainer Koja dan kesibukan truk membawa Kontainer keluar masuk pelabuhan mewarnai optimistis KSOP TPK Koja mencapai 1 juta TEUs pada tahun 2025.Arus petikemas
tumbuh signifikan.
Baca Lainnya :
- Libur Nataru 2026, Buruan Pesan Tiket Kapal via Ferizy Mulai Sekarang0
- Wonderful Kepri Start Fun Fishing, Kembangkan Sektor Maritim dan Wisata Bahari0
- Bangun Budaya Keselamatan Pelayaran, Kemenhub Bagikan 230 Life Jacket di Desa Pangkil, Kepri0
- ASDP Siaga Layani Penyeberangan di Tengah Erupsi Gunung Lewotobi, Segini Tarifnya0
- ASDP Dorong Pariwisata Kepulauan Bintan, Segini Tarif Lintasan Telaga Punggur-Tanjung Uban0
Koja melangkah untuk meraih pencapaian itu, dengan komitmen kuat meningkatkan Pelayanan dengan nuansa pelabuhan ramah lingkungan.
Target pencapaian itu menunjukkan angka positif hingga September 2025, "TPK Koja berhasil mencatat arus petikemas sebesar 777.133 TEUs, atau 0,21% di atas target RKA dan tumbuh 1,53% dibandingkan tahun sebelumnya,"terang Banu Astrini, General Manager KSO TPK Koja didampingi Sekretaris Perusahaan Sapuan dan M Zul H. Humas Koja, Kamis (9/10/25) di Jakarta.
Capaian ini menjadi sinyal positif atas kinerja operasional yang solid, lanjut Banu, serta meningkatnya kepercayaan pelanggan dengan indikasi tren pertumbuhan yang terus berlanjut.
"Manajemen TPK Koja menargetkan untuk menembus 1 juta TEUs hingga akhir tahun, dengan semangat dan fokus pada peningkatan efisiensi serta pelayanan pelanggan," ungkap Banu.
Selain performa operasional, TPK Koja juga menunjukkan keseriusan dalam pengembangan fasilitas dan teknologi ramah lingkungan, melalui investasi strategis seperti penambahan Quay Container Crane (QCC) untuk mendukung produktivitas bongkar muat.
Koja, tambah Banu, akan menerapkan Electric Rubber Tyred Gantry (E-RTG) secara bertahap sebagai bagian dari komitmen perusahaan terhadap pengurangan emisi karbon dan efisiensi energi.
"Upaya ini menjadi bukti bahwa TPK Koja terus bertransformasi menuju terminal yang modern, berkelanjutan, dan berorientasi pada kepuasan pelanggan," pungkas Banu mengakhiri penjelasannya di saat mentari condong ke ufuk Barat berwarna merah jingga menunjukan saatnya pekerja pulang, namun Wanita asal Yogyakarta ini masih berada di ruang kerja.(M.Arifin Mukendar)











