- Menaker: Pelatihan Vokasi, Bekal Hadapi Dunia Kerja
- Indonesia Tuan Rumah Regional Marpolex 2026, Gandeng Filipina dan Jepang Tanggulangi Pencemaran Laut
- Dukung Konektivitas Nasional, PELNI dan BPH Migas Perkuat Tata Kelola JBT
- Presiden Prabowo Luncurkan 11 Proyek Hilirisasi dan Lepas Perdana Ekspor Baterai Kendaraan Listrik
- 800 Pati TNI dan Polri Dikumpulkan di Istana, Ini Taklimat Presiden Prabowo Soal Keadaan Negara
- PELNI Tebar Ribuan Life Jacket, Peduli Keselamatan Masyarakat Pesisir
- Operasi Penyergapan Tengah Malam, Penyelundupan 8,8 Ton Pasir Timah Ilegal Digagalkan TNI AL
- 5 Bulan Disandera Perompak Somalia, 4 ABK Kapal MT Honour 25 Selamat Bisa Kembali ke Indonesia
- Tok! DPR Sahkan UU Ketenagakerjaan, Ini 13 Poin Aturan Baru Lindungi Pekerja
- Tolak Kekerasan, KKP Jamin Keselamatan Awak Kapal Perikanan, Catat Nomor Pengaduan 24 Jam
PTP Nonpetikemas Tingkatkan Kompetensi TKBM melalui Pelatihan dan Sertifikasi BNSP di Pelabuhan Panjang

Keterangan Gambar : PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP Nonpetikemas) memberi pelatihan dan sertifikasi kepada 10 Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) di Cabang Panjang .Foto : PTP Nonpetikemas
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP Nonpetikemas) memberi pelatihan dan sertifikasi kepada 10 Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) di Cabang Panjang sebagai bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bidang pendidikan pada 19 s/d 21 Agustus 2026.
Program tersebut mencakup pelatihan dan sertifikasi untuk bidang oGeneral Cargo, Curah Kering, dan Curah Cair (Barang Berbahaya). Peserta memperoleh pembekalan berdasarkan standar kompetensi yang berlaku, kemudian mengikuti uji kompetensi untuk memperoleh sertifikasi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) melalui Lembaga Sertifikasi Profesi Pelabuhan Indonesia.
Baca Lainnya :
- Terminal Kijing PTP Nonpetikemas Bukukan Total Throughput 3,27 juta ton, Tumbuh 88,25%0
- Arus Petikemas IPC TPK Tembus 2,17 Juta TEUs per-Juli 2026, Naik 8%0
- Wuiih.. Lele Bandung Mendunia, Tembus Pasar Taiwan0
- Dorong Transparansi dan Kelancaran Logistik, IPC TPK Operasikan Alat Pemindai Peti Kemas Ekspor0
- Lancarkan Logistik dan Transparansi, IPC TPK Operasikan Alat Pemindai Peti Kemas Ekspor0
SM Sekretaris Perusahaan PTP Nonpetikemas, Fiona menyatakan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya PTP Nonpetikemas menerapkan pendekatan Creating Shared Value (CSV) dalam pelaksanaan TJSL. Peningkatan kapasitas TKBM memberikan manfaat bagi tenaga kerja melalui penguatan keterampilan dan pengakuan kompetensi, sekaligus mendukung kebutuhan operasional perusahaan terhadap tenaga kerja bongkar muat yang memenuhi standar.
“Melalui program ini, kami ingin memberikan bekal yang dapat digunakan secara langsung oleh para TKBM dalam menjalankan pekerjaannya. Sertifikasi juga menjadi bentuk pengakuan atas kemampuan yang dimiliki, sehingga dapat membuka ruang bagi peningkatan daya saing tenaga kerja.” ujar Fiona.
Selain memberikan manfaat bagi peserta, program tersebut turut mendukung SDGs Nomor 4: Pendidikan Bermutu, melalui pengembangan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.
Branch Manager PTP Nonpetikemas Cabang Panjang, Doddy Setiawan mengatakan, program ini diharapkan dapat menjadi kesempatan bagi para TKBM untuk meningkatkan kapasitas sekaligus memperkuat kesiapan mereka dalam menghadapi tuntutan pekerjaan di lingkungan pelabuhan.
“Kami berharap ilmu yang diperoleh selama pelatihan dapat diterapkan dalam pekerjaan sehari-hari dan menjadi bekal bagi mereka untuk berkembang ke depannya. Dari sisi operasional, kami juga berharap peningkatan kapasitas ini dapat mendukung kelancaran kegiatan bongkar muat di PTP Nonpetikemas Cabang Panjang.” tambah Doddy.
PTP Nonpetikemas akan terus mengembangkan program pemberdayaan masyarakat yang relevan dengan kebutuhan di sekitar wilayah operasional, dengan mengedepankan manfaat yang dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat sekaligus mendukung keberlangsungan bisnis perusahaan.(Arry/Oryza)











