- Latma Orruda 2026 di Rusia Dimulai, Uji Ketangguhan dan Kesiapan Tempur Prajurit Jalasena
- Edukasi Maritim, PELNI Gelar Lomba Menggambar dan Mewarnai Diikuti 250 Anak-anak
- Perkuat Diplomasi Maritim, Kasal Tinjau Exercise Orruda 2026 di Rusia
- KKP dan BP Batam Kawal Mutu Perikanan di Zona Perdagangan Bebas
- Pelaut Meninggal Dunia di Singapura, Kemenhub Fasilitasi Penyerahan Asuransi ke Ahli Waris
- KKP Pamerkan Kampung Nelayan Merah Putih Lateng ke Delegasi ASEAN-ID Blue
- Perayaan Hari Puisi Indonesia 2026 Dimeriahkan Tokoh Lintas Generasi dan Negeri, Menteri Kebudayaan Fadli Zon Siap Orasi Budaya
- Pelindo Regional 2 Banten Catat Tren Pertumbuhan Operasional Positif Sepanjang Semester I 2026
- Pelabuhan Patimban Layani Impor Peti Kemas Internasional Perdana, Terima Bongkar Muat MV. MSC CARLA III
- KPK Suvervisi Tata Kelola BBM PELNI, Pastikan Transparansi dan Cegah Korupsi
Perang Informasi Kian Masif, Kadispenal: Prajurit TNI AL Harus Kreatif dan Inovatif

Keterangan Gambar : Kepala Dispenal (Kadispenal) Laksamana Pertama TNI I.M. Wira Hady A.W, menutup Kursus Fotografi dan Kameramen TA 2023 yang digelar Dinas Penerangan Angkatan Laut (Dispenal). Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: Kemampuan seorang prajurit akan semakin berkembang jika diasah terus dengan permasalahan yang dihadapi, melalui ide-ide kreatif dan inovatif. Jangan takut keluar dari pakem yang ada (out of the box).
Pesan tersebut disampaikan Kepala Dispenal (Kadispenal) Laksamana Pertama TNI I.M. Wira Hady A.W, saat menutup Kursus Fotografi dan Kameramen TA 2023 yang digelar Dinas Penerangan Angkatan Laut (Dispenal) di ruang rapat Nusantara Sagoro 2 Dispenal, Jumat (30/11/2023).
Baca Lainnya :
- Satgas MTF TNI Konga XXVIII-N/UNIFIL Terima LAF Medal dan Letter of Appreciation Lebanese Armed For0
- Latma Keris Marine Exercise Tahun 2023, Latihan Menembak Mortir dan General Purpose Machine Gun 0
- Upaya Sabotase PLTU Digagalkan Pasukan VBSS Lanal Cirebon0
- Prajurit Kolinlamil Diberi Pelatihan Teknologi Informasi0
- Jenderal Agus Subiyanto Resmi Memegang Tongkat Komando Panglima TNI0
Kursus ini digelar bertujuan memberikan bekal pengetahuan dan wawasan kepada peserta. Karena para peserta kursus dihadapkan pada tuntutan tugas TNI AL tentang kameramen dan fotografi. Sehingga personel yang berdinas di lingkungan penerangan TNI AL sudah mempunyai kapasitas, keahlian, dan kemampuan sebagai kameramen dan fotografer. Harapannya mereka mampu menghasilkan produk yang menarik dan dapat menciptakan image positif bagi TNI AL.
“Para peserta harus memahami bahwa peperangan yang kita hadapi sekarang ini lebih kepada perang informasi dan kita menjadi ujung tombak dari peperangan tersebut," kata Kadispenal.
"Bisa kita lihat bersama bahwa hebatnya dampak dari medsos yang begitu masif dan dampaknya yang sangat luar biasa. Oleh karena itu para peserta harus dapat memberikan kontribusi positif dalam mendukung tugas TNI Angkatan Laut", sambung Kadispenal.
Ia berharap, dengan berakhirnya kursus ini para peserta dapat menjadikan ilmu maupun materi yang didapatkan sebagai bekal dalam menghadapi tantangan yang semakin berat dan kompleks. Para peserta kursus diharapkan telah mengusai dan dapat menghasilkan produk foto dan video yang memiliki nilai seni dalam rangka mendukung tugas TNI Angkatan Laut.
Adapun materi yang telah diberikan kepada para peserta meliputi: Sinematografi dan Script Writing, Dasar Jurnalistik dan Penulisan, Etika Peliputan, Konsep Dasar Kamera Video, Pengenalan Foto/Video Jurnalistik, Pengenalan Alat Bawah Air, Pengenalan Drone, Editing Photoshop, Pengenalan Alat, Kamera dan Video, Layout Desain Majalah dan Pengenalan Video.
Hal ini sejalan dengan penekanan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali dimana TNI AL fokus untuk meningkatkan kesiapan operasional baik alutsista, satuan operasi, diikuti dengan kemampuan kapabilitas Sumber Daya Manusia (SDM) dalam menjawab tugas-tugas yang bersifat multi dimensi. (ARRY/Oryza)











