- PELNI Sabet Penghargaan Excellence in National Maritime Connectivity 2026
- Nyaris Diselundupkan, 20 Penyu Hijau Dilepasliarkan KKP di Bali
- KKP Bidik Pengakuan Sertifikat Pelaut Perikanan Indonesia di Eropa, Tingkatkan Daya Saing Global
- Danantara Cek Langsung Pusat Kendali Operasi IPC TPK, Pastikan Standardisasi Bongkar Muat
- Pastikan Keamanan Obvit Nasional, IPC TPK Jalani Asasmen BNPT
- Dashboard ACS Pelindo, Transparansi dan Kemudahan Transaksi Kepelabuhanan
- Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Perkuat Sinergi dan Sosialisasikan Transformasi Layanan
- Indonesia CSR Brilliance Award 2026, Terminal Teluk Lamong Borong 4 Penghargaan
- Listyo Sigit Dicopot, Letjen TNI Ariyo Windutomo Diangkat jadi Plt Kepala Staf Kepresidenan
- Ini Langkah Strategis Dirjen Hubla Hadapi Angkutan Nataru 2026/2027
PELNI Sabet Penghargaan Excellence in National Maritime Connectivity 2026

Keterangan Gambar : PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT PELNI (Persero) meraih penghargaan Excellence in National Maritime Connectivity yang diselenggarakan di Jakarta pada Jumat (6/11/2026). Penghargaan diterima oleh Direktur Usaha Angkutan Penumpang PELNI, Nuraini Dessy. Foto: PELNI
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT PELNI (Persero) meraih penghargaan Excellence in National Maritime Connectivity yang diselenggarakan di Jakarta pada Jumat (6/11/2026).
Penghargaan diserahkan langsung oleh Direktur Utama detikNetwork Abdul Aziz dan diterima oleh Direktur Usaha Angkutan Penumpang PELNI, Nuraini Dessy.
Direktur Usaha Angkutan Penumpang PELNI Nuraini Dessy menyampaikan bahwa penghargaan ini menjadi apresiasi atas komitmen PELNI dalam menjalankan penugasan pemerintah untuk menjaga konektivitas antardaerah melalui transportasi laut.
Baca Lainnya :
- Ini Langkah Strategis Dirjen Hubla Hadapi Angkutan Nataru 2026/20270
- Singgah Perdana di Pelabuhan Donggala, KM Dorolonda Perkuat Konektivitas Sulawesi Tengah0
- Insiden KM Lawit di Ende, PELNI Siapkan Alternatif Transportasi Layani Penumpang Terdampak0
- Buoy dan Oil Boom Terpasang di Lokasi Bangkai KMP Batumandi, ASDP Perkuat Penanganan0
- Zero Kendaraan ODOL 2027, Pelabuhan Tanjung Perak Lokasi Uji Coba Penertiban0
“Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi yang luar biasa atas komitmen PELNI dalam mendukung program pemerintah untuk menjamin konektivitas maritim nasional dan distribusi logistik yang vital bagi masyarakat, khususnya di wilayah 3TP. Kami juga menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Perhubungan atas kepercayaan dan penugasan yang diberikan kepada PELNI untuk mengemban misi penting ini,” ujar Dessy dalam keterangan yang diterima.
Komitmen ini terlihat dari peningkatan jumlah penumpang yang dilayani kapal-kapal PELNI. Sepanjang Januari hingga Oktober 2026, PELNI melayani sebanyak 4.558.000 penumpang, meningkat 295.339 penumpang atau sekitar 6,9% dibandingkan periode yang sama tahun 2025 sebanyak 4.262.661 penumpang.
“Kami optimis peningkatan jumlah penumpang tersebut akan terus berlanjut selama periode Natal 2026 dan Tahun Baru 2027 (Nataru). Kami siap meningkatkan kualitas pelayanan guna memastikan masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman selama periode libur akhir tahun,” tambah Dessy.
Menurut Dessy, penghargaan tersebut juga menjadi dorongan bagi PELNI untuk terus melakukan transformasi dan meningkatkan kualitas layanan secara berkelanjutan.
“Kami ingin memastikan masyarakat mendapatkan pengalaman perjalanan yang semakin baik, didukung kemudahan layanan digital, fasilitas kapal yang nyaman, serta operasional yang andal. Dengan begitu, peran PELNI dalam memperkuat mobilitas masyarakat dan ketahanan logistik nasional, termasuk hingga wilayah 3TP, dapat terus ditingkatkan,” pungkas Dessy.
Memasuki tahun 2027, PELNI berharap pemerataan konektivitas dan logistik nasional dapat semakin kuat. Perusahaan juga berkomitmen memperkuat armada serta meningkatkan sinergi dengan Kementerian Perhubungan untuk menghadirkan layanan transportasi laut yang andal dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
PELNI sebagai perusahaan Badan Usaha Milik Negara yang bergerak di bidang jasa pelayaran, saat ini mengoperasikan 83 kapal yang terdiri dari 26 kapal penumpang, 30 kapal perintis, 17 kapal rede, 9 kapal tol laut, serta 1 kapal ternak yang melayani masyarakat di berbagai wilayah Indonesia. (Riz/Wa)











