- Peduli Lingkungan Laut, Pelindo Regional 2 Banten Gelar Konservasi Terumbu Karang di Pulau Merak Besar
- Kapal KM Nurul Salsa Angkut 70 Penumpang Tenggelam, 46 Selamat, 1 Tewas, Puluhan Hilang
- POR Angkatan Laut 2026 Ditutup, Ini Juaranya Masing-masing Cabor
- 3 Hari Berturut-turut TNI AL Gagalkan Upaya Penyelundupan Obat Terlarang di Bandara Juanda
- Indonesia dan Inggris Luncurkan 3 Instrumen Teknis Ekosistem Maritim Rendah Karbon
- Kembangkan Inovasi Ekosistem Karbon Biru, KKP Gandeng Perusahaan Amerika
- Harga BBM Khusus Kapal 30-200 GT per Liter Rp15.000, KKP: Jaga Stabilitas Produksi dan Daya Saing
- Menuju 5 Abad Jakarta, Wagub Rano Karno Ajak Insan Pers Sukseskan Anugerah Jurnalistik MHT 2026
- Tok! Harga BBM Solar Kapal Nelayan 30 GT per Liter Rp15.000, Perintah Presiden Prabowo
- Pelindo Terminal Petikemas Gondol 2 Penghargaan Green and Smart Port 2026
Pelindo Regional 2 Gelar Drill K3, Semua Elemen Dilatih Siap Hadapi Tanggap Darurat

Keterangan Gambar : PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 dan Holding melaksanakan kegiatan Drill Simulasi Penanggulangan Keadaan Darurat. Simulasi tersebut diikuti oleh semua elemen pekerja. Foto: Pelindo
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 dan Holding melaksanakan kegiatan Drill Simulasi Penanggulangan Keadaan Darurat. Simulasi tersebut mencakup skenario gempa bumi, kebakaran, dan ceceran bensin.
Kegiatan digelar di area gedung dan halaman kantor Pelindo, Jalan Pasoso Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Rabu (15/10/2025). Simulasi dilakukan secara terpadu dengan melibatkan unsur tim tanggap darurat, Pemadam Kebakaran (Damkar), serta para pekerja dari berbagai elemen.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Pelindo Regional 2 dan HO dalam meningkatkan kesiapsiagaan dan kemampuan tanggap darurat bagi seluruh pekerja di lingkungan pelabuhan, khususnya di area Gedung Kantor Regional 2.
Baca Lainnya :
- Tangani Krisis Sampah, Pelindo Terminal Petikemas Gandeng Universitas Lambung Mangkurat0
- Dukung MHT Award 2025, KSO TPK Koja Dapat Apresiasi Ketua PWI Jaya Kesit Budi Handoyo0
- Dirjenhubla:TKBM Tulang Punggung Logistik Nasional Harus Mendapatkan Perhatian Serius0
- Ramah Lingkungan & Tingkatkan Layanan, Petikemas TPK Koja Tumbuh 1,53% Optimistis Capai 1 Juta TEUs 0
- Pelindo Regional 4 Gelar Standardisasi Audit, Tingkatkan Kualitas Pengawasan0
Regional Division Head Operasi Pelindo Regional 2, Wasistianto menyampaikan kegiatan Drill ini bertujuan untuk memastikan seluruh personel di area kerja Gedung Kantor Regional 2 siap dalam menghadapi situasi darurat dengan prosedur penanganan yang cepat, tepat, dan aman.
"Melalui kegiatan Drill ini pula kami harus memastikan kesigapan regu Damkar dalam penanganan bencana kebakaran, memastikan alat proteksi kebakaran di dalam gedung berfungsi dengan baik, dan yang utama adalah memastikan semua pekerja mengetahui prosedur evakuasi saat terjadi keadaan darurat, seperti cara evakuasi, jaur evakuasi dan titik kumpul," Wasistianto.
“Pelabuhan merupakan kawasan vital nasional dengan tingkat risiko tinggi. Karena itu, latihan seperti ini sangat penting untuk memastikan seluruh elemen memahami peran dan tanggung jawab masing-masing ketika kondisi darurat terjadi,” sambung dia.
Dilatih Langkah Evakuasi
Dalam simulasi tersebut, pekerja dilatih tentang langkah-langkah evakuasi saat terjadi gempa bumi, penanggulangan kebakaran akibat konsleting listrik, serta penanganan tumpahan oli yang berpotensi mencemari lingkungan.
Bukan hanya sekedar pelaksanaan kegiatan Drill semata, pekerja juga dilatih cara menggunakan APAR yang benar. Tujuannya selain meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pekerja dalam penggunaannya, juga dapat melatih kecepatan dan ketepatan tindakan awal saat terjadi kebakaran sebelum bantuan petugas Damkar tiba di lokasi.
Pelaksanaan drill ini juga menjadi bagian dari komitmen Pelindo terhadap penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) dan ISO 45001 serta perlindungan lingkungan sesuai standar ISO 14001.
Kegiatan ini, diharapkan seluruh insan Pelindo memiliki kesadaran yang tinggi terhadap pentingnya keselamatan, keamanan, dan tanggung jawab lingkungan dalam setiap aktivitas operasional. (Arry/Oryza)











