Innalillahi... Maestro Seni-Politisi Guruh Soekarnoputra Tutup Usia

By Indonesia Maritime News 26 Sep 2026, 09:32:03 WIB Seni & Budaya
Innalillahi... Maestro Seni-Politisi Guruh Soekarnoputra Tutup Usia

Keterangan Gambar : Guruh Soekarnoputra saat merayakan pernikahannya pada tahun 2002. Foto:ist


Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: Kabar duka datang dari keluarga besar proklamator Bung Karno. Guruh Soekarnoputra, putra bungsu Presiden pertama RI Soekarno, Sabtu (26/9/2026) dini hari tutup usia.

Guruh menghembuskan nafas terakhir  di RS Hospital Siloam Semanggi, Jakarta, pada pukul 04.16 WIB dalam usia 73 tahun. Tokoh seni yang juga politisi PDIP itu disebutkan sudah dua minggu dirawat. Namun tidak disebutkan sakit apa yang dideritanya.

Pria yang punya nama lengkap Muhammad Guruh Irianto Soekarnoputra itu adalah putra bungsu Bung Karno dari Ibu Fatmawati. Guruh dilahirkan di Jakarta pada 13 Januari 1953.

Baca Lainnya :

Lima saudara kandung Guruh dari satu ibu yaitu: Muhammad Guntur Soekarnoputra (sulung), Megawati Soekarnoputri, Rahmawati Soekarnoputri, Sukmawati Sukarnoputri.

Kiprah Guruh lebih dikenal masyarakat di panggung seni ketimbang di dunia politik. Guruh dikenal bertangan dingin dalam mendidik seniman dan penyanyi. Itulah sebabnya ia disebut sebagai maestro seni. Grup band dan musik kolosal yang didirikannya pada 1980, Swara Mahardika, banyak melahirkan penyanyi-penyanyi papan atas antara lain Memes, Titi DJ, Reza Artamevia, Deny Malik dan lainnya.

Sederet lagu ciptaannya juga selalu berhasil merebut pasar dan disukai masyarakat antara lain  Kala Cinta Menggoda (dipopulerkan Chrisye), Kala Sang Surya Tenggelam (Dhenok Wahyudi dan Chrisye), Anak Jalanan (Chrisye), Melati Suci (persembahan untuk Ibu Fatmawati) dan sederet lagu lainnya.

Beberapa soudtrack film juga digarap oleh Guruh antara lain Gita Cinta dari SMA (lagu Galih dan Ratna), kemudian Puspa Indah Taman Hati. Kedua film ini dibintangi oleh Rano Karno dan Yessy Gusman.

Guruh merambah dunia politik ketika Megawati Soekarnoputri mulai memimpin Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Guruh juga menjadi anggota DPR RI di periode awal 1992-1997. Pada periode berikutnya dinera reformasi, Guruh juga tetap menjadi anggota DPR RI dari fraksi PDIP.

Kondisi Kesehatan Menurun

Kondisi kesehatan Guruh disebutkan sudah mengalami penurunan sejak setahun belakangan ini. Hal ini diungkapkan oleh Didi Mahardika, keponakan Guruh atau putra dari Rahmawati Soekarnoputri.

Beberapa hari sebelum Guruh meninggal dunia, Didi mengatakan kondisi kesehatan pamannya tersebut secara bertahap sudah mulai menurun.

"Om Guruh Soekarno Putra saat ini sedang di rawat di ICU dan sudah dalam kondisi kritis dan tidak sadarkan diri. Bahkan beliau sudah sempat tiga kali kejang," kata Didi kepada wartawan, Kamis (24/9/2026).

Diungkapkan Didi, omnya itu sebelumnya sudah sempat dirawat di RS Medistra Jakarta selama empat minggu. "Sempat membaik, namun saat ini kondisinya kembali memburuk," ungkap Didi. Setelah dirawat dua pekan di RS Hospital Siloam Semanggi, pada Sabtu subuh Guruh meninggal dunia.

Hingga akhir hayatnya, Guruh tidak meninggalkan anak maupun istri. Guruh pernah menikah dengan wanita Usbekistan, Sabina Guseynova pada 20 September 2002. Namun pada Oktober 2009 keduanya bercerai sebelum sempat dikaruniai anak.

Setelah bercerai hingga akhir hayatnya, paman dari Ketua DPR Puan Maharani ini memilih hidup sendiri. Jenazah Guruh semayamkan di rumah duka di Jalan Sriwijaya, Jakarta Selatan, sebelum dimakamkan di dekat makam ibundanya, Fatmawati, di TPU Karet Bivak Jakarta. (Riz/Oryza)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook