Breaking News
- 5 Bulan Disandera Perompak Somalia, 4 ABK Kapal MT Honour 25 Selamat Bisa Kembali ke Indonesia
- Tok! DPR Sahkan UU Ketenagakerjaan, Ini 13 Poin Aturan Baru Lindungi Pekerja
- Tolak Kekerasan, KKP Jamin Keselamatan Awak Kapal Perikanan, Catat Nomor Pengaduan 24 Jam
- Dugaan Penyiksaan ABK, KKP Tangguhkan Izin Operasional KM Maulana 23
- Menaker: RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Hadirkan Era Baru Hukum
- Dirut Pelindo Sambangi Mabes TNI AL, Ada Apa ?
- IPC TPK Gelar Cek Kesehatan Gratis dan Bagikan Kacamata untuk 150 Sopir Truk Peti Kemas
- Direktur UKW PWI Pusat Aat Surya Safaat: Jaga Integritas Profesi Wartawan
- Buka UKW Angkatan ke-66 PWI Jaya, Wali Kota Jakpus: Pemprov dan Pers Bergandengan
- RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Disetujui Lanjut ke Pembicaraan Tingkat II
Nyaris Tenggelam, Kapal Berbendera Gabon dari UEA Diselamatkan TNI AL

Keterangan Gambar : Prajurit TNI AL menyelamatkan kapal berbendera Gabon dari Uni Emirat Arab (UEA) yang nyaris tenggelam.Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com ( IMN),NIAS: TNI Angkatan Laut selalu melaksanakan Operasi Militer Selain Perang (OMSP) dan fungsi SAR. Seperti di perairan Kabupaten Nias, Prajurit TNI AL menyelamatkan kapal berbendera Gabon dari Uni Emirat Arab (UEA) yang nyaris tenggelam.
Prajurit TNI AL dari Pos Angkatan Laut (Posal) Lahewa, di bawah Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Nias, berhasil menyelamatkan kapal berbendera Gabon, MT. Aashi yang mengalami kebocoran, pada Sabtu (11/2/2023) di Perairan Laut Muara Sungai Noyo, Kabupaten Nias Utara.
MT. Aashi yang membawa muatan Aspal tersebut berangkat dari Pelabuhan Khor Fakkan di Pantai Timur Uni Emirat Arab. Kapal itu akan berlayar menuju Padang (Sumbar) dan Sibolga (Sumut). Namun saat melintasi perairan Muara Sungai Noyo, kapal tersebut mengalami kebocoran dan harus lego jangkar.
Menerima informasi tersebut, Personel TNI AL dari Posal Lahewa berkoordinasi dengan Kepala Desa Faekhunaa berangkat menuju titik lego MT. Aashi untuk melakukan pemeriksaan tentang kondisi kapal tersebut.
Ditemukan kebocoran akibat dari keroposnya plat dinding kapal. Akibatnya kapal itu bocor karena hantaman ombak besar. Kapal yang dinahkodai Sandeep Kumar Bhaskar beserta 20 orang ABK berkebangsaan India saat ini dalam kondisi baik-baik saja.
Di tempat terpisah, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali menegaskan bahwa, satuan TNI AL akan selalu sigap merespon kondisi kedaruratan.
“Kita akan terus melaksanakan Operasi Militer Selain Perang, bekerja sama dengan Pemerintah Daerah maupun Pemerintah Pusat, terlebih jika masyarakat membutuhkan kehadiran personel ataupun unsur TNI AL”, tegas Laksamana TNI Muhammad Ali. (Riz/Oryza)
Write a Facebook Comment











