- IPC TPK Dorong Budaya Sadar Keselamatan Warakas Nuansa K3 Nasional 2026
- Seminar Nasional HPN 2026: Bangun Infrastruktur, Transportasi dan Pelabuhan Ciwandan untuk Banten
- Arus Petikemas IPC TPK Pontianak Dinamis Tumbuh 7,47% Sepanjang 2025, Logistik Kalbar Menggeliat
- IPC TPK Implementasi ESG Utamakan Keselamatan Kerja, TKBM Dilatih K3
- IPC TPK Palembang Melejit Saat Perdagangan Global Lesu, Tumbuh 6,15% Sepanjang 2025
- Cek Kesiapan Angkutan Lebaran 2026 Ditjen Hubla Uji Petik di Labuan Bajo
- Integrated Planning & Control IPC TPK Tingkatkan Efektivitas Operasional Pelabuhan Panjang
- 10 Korban Pesawat ATR 42-500 Berhasil Ditemukan, Kasi Basarnas Makassar Sujud Syukur
- Jenazah Pegawai KKP Deden Maulana, Korban Pesawat ATR 42-500 Sudah Teridentifikasi
- Korban Kedua Pesawat ATR 42-500 Ditemukan di Jurang 500 Meter Gunung Bulusaraung
Menteri AHY Lepas KRI Semarang-594 Bawa Bantuan Kemanusiaan ke Sumatera
Pray For Sumatera

Keterangan Gambar : Menko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) melepas keberangkatan Satgas Bantuan Kemanusiaan menggunakan KRI Semarang-594 TNI AL di Dermaga Kolinlamil, Jakarta Utara, Senin (22/12/2025).
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: Menko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) melepas keberangkatan Satgas Bantuan Kemanusiaan menggunakan KRI Semarang-594 TNI AL di Dermaga Kolinlamil, Jakarta Utara, Senin (22/12/2025).
Keberangkatan Satgas ini dalam rangka mendukung pengiriman bantuan kemanusiaan bagi korban bencana di wilayah Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Menko IPK didampingi oleh Panglima Koarmada Republik Indonesia (Pangkoarmada RI) Laksamana Madya TNI Dr. Denih Hendrata; Panglima Komando Lintas Laut Militer (Pangkolinlamil) Laksamana Muda TNI Rudhi Aviantara; Komandan Kodaeal III Laksamana Muda TNI Uki Prasetia; dan Wakil Menteri Kesehatan, dr. Benjamin Paulus Octavianus.
Baca Lainnya :
- Kapal MV Egon Sandar di Aceh, Bawa 1 Truk Bantuan Logistik, 13 Motor Brimob & 2 Swamp Boat Polairud0
- PWI Pusat Finalisasi Draf AD/ART, KEJ, dan KPW, Siap Disahkan di Konkernas 20260
- Lepas Kapal Barito Mas Bawa Bantuan ke Aceh, Menhub: Wujud Kehadiran Negara untuk Masyarakat0
- Solidaritas Tanpa Batas! Elpala SMA 68 dan PAS 68 Kirim Bantuan ke Sumatera Lewat Kolinlamil0
- 24 Sumur Bor Polri Sudah Ngucur di Aceh Tamiang, Warga Korban Bencana Terbantu0
AHYA dalam keterangannya mengatakan, Kemenko IPK fokus pada upaya perbaikan infrastruktur dasar yang rusak, hancur, hilang akibat banjir bandang dan juga longsor. Bencana tersebut telah melumpuhkan aktivitas masyarakat, aktivitas ekonomi di cukup banyak kabupaten/kota di tiga provinsi yaitu Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
“Kami jajaran Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan hari ini kembali membuka ruang kolaborasi dalam semangat peduli dan berbagi untuk bisa membantu masyarakat saudara-saudara kita yang sampai dengan hari ini terdampak bencana alam di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat,” ujar AHY.
Lebih lanjut ia menjelaskan, bantuan kemanusiaan yang dikirimkan menggunakan KRI Semarang-594 berupa bahan makanan, pakaian, alat perlengkapan perorangan, life support, termasuk untuk jembatan perintis, rumah modular, kebutuhan untuk sanitasi, dan obat-obatan.
Selain itu juga dikirim juga material pendukung pengungsian, seperti tenda pengungsian, toilet portable, genset, pompa air, toren air, bahan penjernih air, serta perlengkapan dapur dan kebersihan.
Sebelumnya KRI Semarang-594 dengan Komandan KRI Letkol Laut (P) Agus Yunianto telah melaksanakan embarkasi bantuan kemanusiaan selama dua hari, mulai 19-20 Desember 2025, dengan melibatkan berbagai unsur pemerintah, TNI, instansi, komunitas, serta masyarakat.
Keberangkatan Satgas Bantuan Kemanusiaan ini merupakan wujud kesiapsiagaan dan komitmen TNI AL dalam mendukung program pemerintah serta membantu meringankan beban masyarakat terdampak bencana alam.
Hal ini sejalan dengan perintah Presiden RI Prabowo Subianto dan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali, sekaligus menegaskan peran TNI AL dalam Operasi Militer Selain Perang (OMSP), khususnya di bidang kemanusiaan.
Seperti diketahui, banjir bandang dan longsor menerjang sejumlah wilayah di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat pada 22-25 November 2025. Bencana alam ini mengakibatkan lebih dari 1.000 orang meninggal dunia dan lebih dari 100 warga hilang. Bencana alam ini membuat sejumlah infrastuktur rusak. (Arry/Mar)











