- Refleksi Kerisauan Keselamatan Pelayaran Rentan Kecelakaan, Apa yang Harus di Benahi Pemerintah ?
- Terminal Petikemas Nilam Tambah E-RTG Baru, KSOP Utama Tanjung Perak Tinjau Kesiapan Operasional
- Misi Diplomasi Maritim, Satgas Port Visit 2026 Lanjut Berlayar Menuju Vanuatu
- Pelindo Regional 2 Banten Layani Bongkar Muat Gandum di Pelabuhan Ciwandan
- Kemenhub Perkuat Tata Kelola dan Akuntabilitas Patroli Kapal Negara
- Safety Training PELNI di Kapal Penumpang, Siap Hadapi Kondisi Darurat
- Penyelundupan 3 Ton Sianida Senilai Rp2,2 Miliar Asal Filipina Digagalkan TNI AL di Perairan Gorontalo
- 1.048 Ton Udang Impor Disita KKP, Diduga Langgar Aturan
- Dua Hari Hilang Saat Cari Kepiting, ABK KMN Rahmad Safaat Ditemukan Lemas di Pesisir Sungai
- Cegah IUU Fishing, KKP Dorong Perlindungan Awak Kapal Perikanan
Laksamana Malahayati, Wanita Inspiratif Pejuang Maritim Nusantara

Keterangan Gambar : TNI Angkatan Laut menyelenggarakan acara Silaturahmi Bincang Sejarah dengan mengangkat tema 'Ketokohan Laksamana Malahayati dalam Pengembangan Kekuatan dan Perjalanan Sejarah Maritim Indonesia'. Foto: Kolinlamil
,
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: TNI Angkatan Laut menyelenggarakan acara Silaturahmi Bincang Sejarah dengan mengangkat tema 'Ketokohan Laksamana Malahayati dalam Pengembangan Kekuatan dan Perjalanan Sejarah Maritim Indonesia'.
Acara tersebut berlangsung di Kapal Perang jajaran Komando Lintas Laut Militer KRI Banda Aceh-593 yang saat ini sedang sandar di dermaga Mako Kolinlamil, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (18/8/2023).
Baca Lainnya :
- Cinta Buatan Dalam Negeri, TNI AL Bangun 2 Kapal Tunda Karya Anak Bangsa0
- Peringatan Hari Pramuka, TNI AL Tanamkan Jiwa Bahari ke Peserta Raimuna Nasional0
- Luar Biasa! Prajurit TNI AL Upacara HUT ke-78 RI di Tengah Laut Samudra Atlantik Utara0
- Peringatan Hari Pramuka Tabur Bunga di Laut Naik Kapal Perang Kolinlamil 0
- Pimpin Sertijab Kadispotmaral dan Kadiskesal, Kasal: Rotasi Bagian dari Proses Pembinaan0
Acara ini dihadiri oleh Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Muhammad Ali, para Pejabat Utama Mabesal, para Pimpinan Kotama TNI AL yang salah satunya adalah Panglima Kolinlamil Laksda TNI Edwin. Seminar ini juga menghadirkan sejumlah tokohantara lain praktisi sejarah militer, pengamat militer, hingga jurnalis sebagai pembicara dalam kegiatan tersebut.
Para pembicara yang dihadirkan yaitu Pengamat Militer dan Intelijen Dr. Susaningtyas Nefo Handayani Kertapati; Deputi V Kantor Staf Presiden (KSP) Dra. Jaleswari Pramodharwardani dan Wartawan Senior dari media Kompas Edna Caroline Pattisina. Acara dipandu oleh moderator Kolonel Laut (KH/W) Dr. Renny Setiowati yang sehari-hari menjabat sebagai Komandan Lanal Bandung.
Kasal dalam sambutannya menyampaikan, acara bincang sejarah ini selain dilaksanakan dalam rangka peringatan hari jadi TNI Angkatan Laut tahun 2023, juga bertujuan untuk menggali inspirasi dari pahlawan wanita asal Aceh dalam mengembangkan kekuatan maritim Nusantara di masa lalu, yang tentunya dapat diproyeksikan dalam mewujudkan kekuatan maritim untuk kejayaan bangsa di masa depan.
“TNI Angkatan Laut telah banyak mengambil inspirasi dari ketokohan dan perjuangan Laksamana Malahayati, bahkan jauh sebelum tokoh ini dikukuhkan sebagai pahlawan nasional pada tahun 2017," kata Laksamana TNI Muhammad Ali.
Kasal menambahkan, masa lalu adalah guru kehidupan untuk masa kini dan masa depan. "Laksamana Malahayati menjadi bagian penting saat Aceh mencapai kejayaan melalui basis pengembangan maritimnya. Kita ketahui bahwa negara-negara maju yang memiliki pengaruh besar dalam percaturan politik dan perekonomian dunia saat ini adalah negara-negara yang telah membangun kekuatan maritimnya”, tandas Kasal. (Arry/Oryza)











