- Diskon Tiket PELNI Disambut Antusias, Kuota Terserap 96 Persen
- Paus Bungkuk Terdampar di Pantai Perancak Bali, Tak Kuat Bertahan Hidup
- Penyelundupan 10,9 Ton Pasir dan Balok Timah Rp1,7 M Dibongkar TNI AL di Jakarta Utara
- Penyelundupan 1,9 Ton Pasir Timah ke Malaysia digagalkan Kodaeral IV di Perairan Karimun
- GM Pelindo Regional 2 Panjang: Tren Operasional Semester I Tahun 2026 Positif, Optimistis Kinerja Tumbuh Hingga Akhir Tahun
- Buntut Ucapan Lu Punya Otak Nggak, PWI Seret Hotman Paris ke Jalur Hukum
- Sentil Pernyataan Hotman Paris, PWI Pusat: Hormati Martabat Wartawan dan Kemerdekaan Pers
- Dikejar TNI AL, Mafia Internasional Buang Tas Isi Liqiuid Vape Yakuza ke Laut
- Bangun Budaya Keselamatan Pelayaran, Kemenhub Bagikan 150 Life Jacket ke Nelayan
- Peduli Lingkungan Laut, Pelindo Regional 2 Banten Gelar Konservasi Terumbu Karang di Pulau Merak Besar
KMP Tunu Pratama Jaya Bawa 65 Penumpang Tenggelam di Selat Bali

Keterangan Gambar : Tim SAR dari Basarnas mencari korban tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya di Selat Bali, Kamis (3/7/2025) dini hari. Foto: Basarnas
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Tunu Pratama Jaya membawa 65 orang tenggelam di Selat Bali, Kamis (3/7/2025) dini hari. Kapal tersebut mengalami kerusakan mesin dan diduga bocor.
KMP Tunu Pratama Jaya berlayar dari pelabuhan Ketapang menuju Gilimanuk pada Rabu (2/7/2025) pukul 22.56 WIB. Kemudian, pada pukul 00.16 WITA Kamis (3/7/2025) kru kapal meminta tolong, kemudian mengalami black out atau pemadaman sekitar pukul 00.19 WITA.
Baca Lainnya :
- 3 Jenazah Tim Sepakbola Pulau Nenek Ditemukan Prajurit TNI AL dan Masyarakat di Perairan Pulau Tumbu0
- Longsor Tambang Batu di Cirebon, Korban Tewas 14 Orang, 11 Luka, Ini Identitasnya0
- Longsor Tambang Galian Batu di Cirebon, 10 Pekerja Tewas0
- Pulang dari Pulau Tikus, Kapal Tenggelam di Malabero Bengkulu, 7 Wisatawan Meninggal0
- Kapal Wisata Bocor, 2 Turis Jerman dan Pemandu Wisata Diselamatkan Prajurit Lanal Kumai0
Sebelum tenggelam, kru kapal sempat melapor ke dermaga karena mengalami kerusakan mesin. Operator penyeberangan kapal, Ferry kapal tersebut sempat meminta pertolongan.
"Dilaporkan dari area Dermaga LCM Gilimanuk untuk KMP Tunu Pratama Jaya yang mengalami kebocoran di ruang mesin dan terbalik," kata Ferry kepada wartawan, Kamis (3/7/2025).
"Terdengar informasi di channel 17 untuk KMP Tunu Pratama Jaya meminta tolong dan mengalami kebocoran mesin kapal," ungkap Ferry.
Berdasrkan laporan yang diterima, posisi kapal sudah terbalik dan hanyut ke arah selatan. "Titik koordinat (kapal tenggelam -08°09.371', 114°25, 1569," jelasnya.
Kasi Keselamatan Berlayar Penjagaan dan Patroli (KBPP), Ni Putu Cahyani Negara menduga faktor cuaca juga bisa jadi penyebab kapal tenggelam. Menurut dia, informasi dari BMKG saat itu ombak sekitar 1,7 meter hingga 2,5 meter.
Sementara itu Koordinator Pos Basarnas Banyuwangi, Wahyu Setyabudi menjelaskan data manifes sementara KMP Tunu Pratama Jaya membawa 53 Penumpang dan 12 kru. Kapal tersebut juga mengangkut 14 truk tronton. Proses pencarian dan upaya penyelamatan korban masih terus dilakukan oleh Tim SAR gabungan. (Arry/Oryza)











