- Peduli Lingkungan Laut, Pelindo Regional 2 Banten Gelar Konservasi Terumbu Karang di Pulau Merak Besar
- Kapal KM Nurul Salsa Angkut 70 Penumpang Tenggelam, 46 Selamat, 1 Tewas, Puluhan Hilang
- POR Angkatan Laut 2026 Ditutup, Ini Juaranya Masing-masing Cabor
- 3 Hari Berturut-turut TNI AL Gagalkan Upaya Penyelundupan Obat Terlarang di Bandara Juanda
- Indonesia dan Inggris Luncurkan 3 Instrumen Teknis Ekosistem Maritim Rendah Karbon
- Kembangkan Inovasi Ekosistem Karbon Biru, KKP Gandeng Perusahaan Amerika
- Harga BBM Khusus Kapal 30-200 GT per Liter Rp15.000, KKP: Jaga Stabilitas Produksi dan Daya Saing
- Menuju 5 Abad Jakarta, Wagub Rano Karno Ajak Insan Pers Sukseskan Anugerah Jurnalistik MHT 2026
- Tok! Harga BBM Solar Kapal Nelayan 30 GT per Liter Rp15.000, Perintah Presiden Prabowo
- Pelindo Terminal Petikemas Gondol 2 Penghargaan Green and Smart Port 2026
Kapolri dan Menteri LH Tanam Mangrove di Kalbar: Jaga Lingkungan Demi Masa Depan Anak Cucu

Keterangan Gambar : Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo didampingi Kapoda Kalbar Irjen Pol. Pipit Rismanto bersama Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq melakukan kegiatan penanaman mangrove di Mempawah, Kalimantan Barat (Kalbar), Jumat (8/8/2025). Foto: Polri
Indonesiamaritimenews.com (IMN), MEMPAWAH: Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama Menteri Lingkungan Hidup (LH), Hanif Faisol Nurofiq, melakukan kegiatan penanaman ribuan mangrove di Mempawah, Kalimantan Barat (Kalbar), Jumat (8/8/2025).
Penanaman mangrove di kawasan pesisir Mempawah Mangrove Park, Kab. Mempawah, Kalimantan Barat ini adalah agenda nasional rehabilitasi ekosistem pesisir. Program ini merupakan bagian dari Gerakan Nasional Rehabilitasi Mangrove dengan target luas penanaman mencapai 600 ribu hektare.
Menteri Hanif mengatakan, ribuan bibit mangrove ditanam di lahan seluas 8 hektare, dengan melibatkan TNI-Polri, pemerintah daerah, pelajar, serta masyarakat sekitar. "Penanaman mangrove ini sebagai mitigasi perubahan iklim, pencegahan abrasi, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir," kata Hanif.
Baca Lainnya :
- Muhibah Diplomasi Duta Bangsa, KRI Bima Suci Singgah di Pelabuhan Teluk Bayur Padang0
- Dianugerahi Distinguished Fellow BOSF, Menteri Trenggono Ajak Anak Muda Bangun Sektor Kelautan 0
- Etape Kedua Pelayaran Muhibah Duta Bangsa, Taruna AAL dan Cadet Asean Dilepas Oleh Asops Kasal 0
- Bersama Sukseskan Program Sebasah, Pengentasan Sampah dari Hulu hingga Hilir0
- 155 Kadet Angkatan Laut dari Penjuru Dunia Arungi Pelayaran Persahabatan0
Ia juga menekankan akan pentingnya ekosistem mangrove sebagai benteng alami pesisir yang mampu menyerap emisi karbon, menjaga keanekaragaman hayati, serta memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat lokal.
Jaga Masa Depan Anak Cucu
Sementara itu Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menyatakan dukungan institusional terhadap kebijakan pemerintah di sektor lingkungan hidup, termasuk upaya menjaga kelestarian lingkungan. "Penanaman mangrove tidak hanya penting bagi ekosistem, tetapi juga melindungi masyarakat dari dampak perubahan iklim," kata Listyo Sigit.
"Utamanya bagaimana kita menghadapi isu-isu terkait dengan emisi rumah kaca dan tentunya dengan gerakan tanam mangrove ini, kita sama-sama menjaga lingkungan kita, sama-sama menjaga masa depan anak cucu kita," sambung Sigit.
Dari hasil pemaparan pihak terkait, Sigit mengungkapkan bahwa, kegiatan rutin penanaman mangrove tersebut sudah berjalan sejak tahun 2015. "Ini dilakukan untuk mengantisipasi terkait dengan proses abrasi yang terjadi," ujar Sigit.
Menurut Sigit, tentunya hal tersebut harus dilakukan dengan sinergisitas seluruh elemen. Dengan saling bergandengan menjaga alam, generasi penerus Bangsa Indonesia tetap bisa menikmati kekayaan alam yang luar biasa dimiliki Tanah Air.
"Tentunya kami terima kasih atas kerja keras dari Kabupaten Mempawah kemudian teman-teman relawan dan juga masyarakat sekitar sangat peduli terhadap lingkungan dan ini sangat penting untuk keberlanjutan generasi penerus," tandas Sigit. (Bow/Oryza)











