- Disandera Militer Israel, 9 WNI Ditendang, Dipukul, Disetrum
- 9 WNI Disandera Israel Akhirnya Dibebaskan, Menlu Sugiono: Pemerintah Mengecam Perlakuan Tidak Manusiawi
- Bagaimana Keterlambatan Kecil Menjelma Menjadi Pengeluaran Nasional?
- Diwisuda Kasal, 240 Perwira Remaja AAL Calon Pemimpin Masa Depan Siap Mengabdi
- Dibawa Naik Kapal Perang KRI Marlin-877 di Kepulauan Selayar, Bocah TK Kepingin Jadi Tentara
- Awal Triwulan II 2026, IPC TPK Catat Pertumbuhan Positif
- PELNI Sabet CSR Award 2026: Sukses Berdayakan Warga Desa dan Dorong Ekonomi Masyarakat di Cianjur
- Perkuat Kerja Sama Maritim, Petinggi Angkatan Laut Singapura Temui Wakasal
- Jelang Iduladha 2026, Pelindo Petikemas dan Pemkot Surabaya Pastikan Hewan Kurban Sehat
- PT Terminal Teluk Lamong Gandeng BRIN Gelar Pelatihan Pengayaan Diversivikasi Tumbuhan
Kapal Nelayan Ditabrak Tongkang, 4 ABK Selamat, 1 Hilang

Keterangan Gambar : Tim SAR melakukan pencarian terhadap Suwito, nelayan yang hilang setelah kapalnya ditabrak tongkang di perairan Pasauran, Serang, Banten. Foto: ist
Indonesiamaritimenews.com (IMN), BANTEN: Kapal nelayan membawa 5 ABK ditabrak tongkang di perairan Pasauran, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang, Banten, Jumat (12/9/2025) dini hari.
Dalam kecelakaan laut tersebut 4 nelayan bisa diselamatkan, namun seorang lainnya hilang. Tim SAR masih mencari keberadaan korban atas nama Suwito yang hilang terbawa ombak. Empat korban lainnya yakni Sujai (nahkoda), Tarim (ABK), Hamdan (ABK), dan Masudi (ABK) selamat setelah ditolong kapal nelayan lainnya.
Informasi yang dihimpun indonesiamaritimenews.com insiden tersebut terjadi Jumat dininhari sekitar pukul 01.00–02.00 WIB ketika KM Nanjung Sari GT 5 yang tengah berlabuh di perairan Pasauran. Kapal nelayan asal Kampung Perikanan 2, Desa Teluk, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, Banten itu tiba-tiba ditabrak oleh sebuah tongkang.
Baca Lainnya :
- Kasal Buka Take Scane Pertama Film The Hostages Hero di KRI Dewa Ruci 0
- Berlabuh di Tarakan, KRI Bima Suci Disambut Adat Melayu Tepung Tawar0
- ASDP Hadirkan Green Port di Pelabuhan Merak dan Bakauheni, Ramah Lingkungan0
- Pulang dari Qatar, Presiden Prabowo Blusukan ke Lokasi Bencana di Bali Temui Warga Korban Banjir0
- Bertemu di Abu Dhabi, Presiden Prabowo dan Presiden MBZ Bahas Dinamika Global0
Hamdan (27), salah satu ABK yang selamat mengatakan kapal mereka ditabrak dari belakang. Ketika itu mereka sedang istirahat tidur. Salah satu temannya berteriak membangunkan teman yang lain, namun kapal penabrak sudah dekat.
Ketika itu menurut Hamdan kondisi cuaca sedang hujan angin. Kapal mereka pun sudah dilengkapi lampu penerangan. Tapi tetap saja ditabrak hingga terbalik. Mereka berusaha menyelamatkan diri dengan berpegangan pada drum pelampung.
Sekitar pukul 05.30 WIB mereka ditolong oleh kapal nelayan KM Doa Ibu MA 2 milik nelayan Panimbang, lalu dievakuasi ke Teluk Labuan. Namun salah seorang di antaranya, Suwito tidak ditemukan.
Tim SAR dari Basarnas dan tim gabungan segera turun melakukan penyisiran sejauh 12 mil dari lokasi kejadian, namun korban belum ditemukan. (Arry/Oryza)











